Home / Palu

Rabu, 5 April 2023 - 01:56 WIB

Bahas Kesehatan Reproduksi Calon Pengantin, Wawali Palu Ikuti Pertemuan Virtual Bersama Kemenkes

Bahas kesehatan reproduksi calon pengantin, Wawali Palu ikuti pertemuan virtual bersama Kemenkes/Pemkot Palu

Bahas kesehatan reproduksi calon pengantin, Wawali Palu ikuti pertemuan virtual bersama Kemenkes/Pemkot Palu

HARIANSULTENG.COM, PALU – Wakil Wali Kota (Wawali) Palu, Reny A Lamadjido menghadiri pertemuan tentang pelayanan kesehatan reproduksi bagi calon pengantin (Catin), Selasa (4/4/2023).

Kegiatan itu dilaksanakan secara virtual oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang diikuti sejumlah pemerintah daerah se-Indonesia.

Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lanjut Usia Kemenkes RI, drg. Kartini Rustandi

“Pertemuan ini bertujuan untuk menyosialisasikan kebijakan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan reproduksi Catin,” ujar Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lanjut Usia Kemenkes RI, drg. Kartini Rustandi.

Kartini menyebut Catin merupakan kelompok strategis untuk membantu penurunan angka kematian ibu dan bayi, serta penurunan stunting.

“Mengingat 70 persen dari Calon Pengantin diperkirakan akan hamil pada tahun pertama,” katanya.

Di Indonesia, terdapat dua juta pasangan pengantin, atau sekitar empat juta anak-anak muda, baik laki-laki dan perempuan yang akan menikah.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono menyatakan Indonesia akan menginjak usia emas kemerdekannya pada 2045.

Baca juga  Sekkot Palu Irmayanti Ajak Warga Ramaikan Event Abadi Offroad Competition di Hutan Kota

Menurutnya, anak-anak yang akan lahir hingga 2024 merupakan angkatan yang menjadi angkatan kerja pada 2045 mendatang.

“Di tangan merekalah masa depan bangsa ini dipertaruhkan,” ujar Dante

Dikatakan Dante, Indonesia masih diperhadapkan dengan tantangan pembangunan dari sektor kesehatan.

Di antaranya angka kematian ibu diperkirakan setiap jam, ada satu sampai dua ibu yang meninggal karena kehamilan, persalinan, dan nifas.

“Tahun 2022, tercatat angka kematian ibu sebanyak 305 dari 100.000 ibu yang melahirkan. Ini masih jauh dari angka target yaitu angka kematian ibu seharusnya di angka 183 per 100.000 kelahiran ibu di tahun 2024,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya Angka Kematian Bayi (AKB) diperkirakan, 9 – 10 kematian bayi setiap jamnya.

“Pada tahun 2020, tercatat AKB masih di angka 16,85 per 1.000 kelahiran ibu. Masih perlu upaya yang lebih lanjut, untuk mencapai target kita yaitu 16 per 1.000 kelahiran ibu tahun 2024,” katanya.

Selain itu, permasalahan lainnya adalah tentang stunting, di mana masih terjadi 21,6 persen dari total Balita di Indonesia. Artinya, ada satu dari empat Balita di Indonesia yang mengalami stunting.

Baca juga  Daftar ke PKS dan PAN, Anwar-Reny Jadi Bapaslon Pertama di Bursa Pilgub Sulteng 2024

“Perlunya upaya yang dilakukan untuk mencapai target 14 persen pada tahun 2024,” ucap Dante.

Di samping itu juga, ada permasalahan lain yakni kelahiran konengital atau kelainan bawaan yang perlu intervensi sejak dini untuk mencegahnya.

“Berbagai masalah ini dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, di antaranya adalah adanya rasio kesehatan dari Catin yang tidak teridentifikasi,” ujarnya.

Wakil Menteri menuturkan, setiap tahunnya ada dua juta Catin yang berpotensi mengalami masalah kesehatan pada kehamilan yang seharusnya dapat dicegah.

Olehnya diperlukan peran semua pihak, dalam mempersiapkan Catin untuk menjadi pasangan dengan kehidupan reproduksi yang sehat, melalui pemeriksaan kesehatan para Catin.

“Karena dengan demikian, Indonesia akan mampu melahirkan Generasi Emas Indonesia pada tahun 2045, yang kita harapkan bersama,” imbuh Dante. (Mrj)

Share :

Baca Juga

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Husaema menghadiri Peringatan Hari AIDS Sedunia, Jumat (1/12/2023)/Pemkot Palu

Palu

Hadiri Peringatan Hari AIDS Sedunia, Husaema Harap Komunitas di Palu Tak Hanya Jadi Penonton
Ilustrasi tambang bawah tanah. (Foto: esdm.go.id)

Palu

Akademisi Sebut Metode Tambang Bawah Tanah Lebih Tepat Diterapkan di Poboya
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, resmi melaunching Pelayanan Kesehatan Gratis bagi warga Kota Palu/istimewa 

Palu

Warga Palu Kini Bisa Periksa Kesehatan Secara Gratis
Mapala Pawana FMIPA Untad gelar aksi penanaman mangrove di pesisir pantai Mamboro Barat/Ist

Palu

Mapala Pawana FMIPA Untad Tanam Mangrove di Pesisir Pantai Peringati Hari Mangrove Sedunia
Ilustrasi/Ist

Palu

Kasus Remaja Tewas Usai Ditangkap, Permintaan Autopsi Belum Direspons Polda Sulteng
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid meninjau langsung pelaksanaan ujian seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 2 untuk instansi Pemerintah Kota Palu, Senin (19/05/2025)/Pemkot Palu

Palu

Tinjau Pelaksanaan Seleksi PPPK Tahap 2, Wali Kota Palu: Semoga Semua Lulus
Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palu, Usman menghadiri acara ramah tamah peringatan HUT ke-13 Kelurahan Pantoloan Boya, Rabu (26/02/2025)/Pemkot Palu

Palu

Asisten Setda Kota Palu Hadiri Ramah Tamah Perayaan HUT ke-13 Kelurahan Poboya
3 pemuda dari Sulteng ikuti HUT Hipmi di Jakarta yakni dari Kabupaten Tolitoli Muhammad Arif selaku Ceo Ghazard Freedom Kopi dan Teh Herbal Gaharu, dari Kabupaten Parigi Moutong Moh Ridwan Nontji selaku Ceo Apotek Jehan dan Dental Care, serta dari Kota Palu dr. Budi Hartono selaku Ceo CV Elite Group.

Ekonomi

HUT Hipmi ke-50, Tiga Energi Muda Siap Bangun Ekonomi Sulteng