Home / Palu

Minggu, 9 Maret 2025 - 23:53 WIB

Aksi Peringatan International Women’s Day, Fraksi Bersih-bersih Sulteng Suarakan Hak Perempuan

Fraksi Bersih-bersih Sulteng menggelar aksi memperingati Hari Perempuan Sedunia atau International Women’s Day 2025, Minggu (09/03/2025)/Ist

Fraksi Bersih-bersih Sulteng menggelar aksi memperingati Hari Perempuan Sedunia atau International Women’s Day 2025, Minggu (09/03/2025)/Ist

“Ketika ruang hidup semakin dipersempit dan akses terhadap pekerjaan layak semakin sulit, perdagangan perempuan semakin marak,” imbuh Stevi.

Stevi menyebut di Kabupaten Sigi, terdapat setidaknya 20 perempuan menjadi korban perdagangan manusia.

Mereka yang awalnya dijanjikan pekerjaan layak, tetapi malah diperjualbelikan sebagai pekerja tanpa hak atau dieksploitasi secara seksual.

Sepanjang 2023, 7 perempuan buruh migran asal Sulawesi Tengah dipulangkan dalam kondisi rentan setelah mengalami kekerasan di tempat kerja mereka.

Antara Juni hingga Desember 2023, Polda Sulawesi Tengah mengungkap 18 kasus TPPO dengan 27 korban perempuan, termasuk anak-anak.

Baca juga  YAMMI Sulteng Kembali Demo Tuntut Penertiban PETI Poboya

“Di tengah meningkatnya kasus perdagangan perempuan, negara justru tidak memiliki mekanisme perlindungan yang memadai untuk mencegah atau menangani kasus ini. Perempuan korban perdagangan manusia sering kali tidak mendapatkan akses ke layanan hukum, kesehatan, atau rehabilitasi psikologis,” tutur Stevi.

“Kami tidak akan diam, dan kami tidak akan mundur. Kami akan terus berjuang untuk hak-hak kami dan keadilan yang seharusnya menjadi milik setiap perempuan,” tegasnya.

Fraksi Bersih-bersih Sulteng menyatakan sikap berdiri bersama seluruh perempuan tertindas untuk menuntut keadilan.

Baca juga  Dies Natalis FISIP Untad, Peserta Expo Unjuk Kebolehan Racik Kopi untuk Rektor Mahfudz

Berikut tuntutan Fraksi Bersih-bersih Sulteng dalam aksi peringatan International Women’s Day 2025.

1. Hentikan eksploitasi dan ketimpangan gender di kawasan industrialisasi
2. Negara harus memberikan jaminan perlindungan dan keamanan bagi nuruh perempuan
3. Berikan hak cuti haid tanpa syarat di tempat kerja
4. Pastikan jaminan strategis kerja yang layak bagi pekerja
5. Hentikan segala bentuk diskriminasi terhadap buruh yang berserikat
6. Hentikan proyek atrategis nasional yang merampas ruang hidup
7. Hentikan upaya union busting terhadap serikat pekerja.

(Red)

Share :

Baca Juga

Imelda Liliana Muhidin bersama BNI Cabang Palu menyerahkan bantuan paket sembako kepada tenaga kebersihan, Rabu (17/12/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Gandeng BNI, Pemkot Palu Serahkan Paket Sembako untuk Petugas Kebersihan
Ketua Adat Poboya Siap Bersinergi Menjaga Stabilitas Keamanan di Wilayah Lingkar Tambang/istimewa

Palu

Ketua Adat Poboya Siap Bersinergi Menjaga Stabilitas Keamanan di Wilayah Lingkar Tambang
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Rapat Kerja Wilayah tahun 2022/istimewa

Palu

PPNI Sulteng Gelar Rakerwil, Fajarillah Kolomboy Malonda : Sarana Evaluasi Program Kerja 
Barantan Indonesia Sulteng gelar peringatan Hari Karantina Pertanian ke-146/hariansulteng

Palu

Pelayanan Sistem Digital, Kepala Barantan Palu Luncurkan Aplikasi SI-CERMAT Peringati Hari Karantina
Ilustrasi SPBU (Dok.Pertamina)

Energi

Pertamina Salurkan Pertalite 320 Kilo Liter Per Hari di Kota Palu
Bacagub Sulteng, Ahmad Ali mengikuti jalan santai Perempuan BERAMAL di Kota Palu, Minggu pagi (8/9/2024)/Ist

Palu

Ahmad Ali Disoraki ‘Gubernurku’ saat Jalan Santai Bareng Ratusan Ribu Warga di Palu
Taman Budaya Golni Palu tampak tak terawat dan dipenuhi semak belukar, Selasa (19/4/2022)/hariansulteng

Palu

Terbengkalai Pascagempa 2018, Bangunan Golni Palu Dipenuhi Semak Belukar
Sebuah truk tertimbun longsor di area PETI Poboya. (Foto: Istimewa)

Palu

Insiden Fatal Sepanjang 2025: Longsor Jadi Pembunuh Utama di Area PETI Poboya