Home / Palu

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:04 WIB

Kasus Dugaan Intimidasi Jurnalis Media Alkhairaat Naik Tahap Penyidikan

Jurnalis Media Alkhairaat, Ikram (kanan) saat mendatangi Kantor Ditressiber Polda Sulteng, Selasa (21/7/2026) malam. (Foto: Istimewa)

Jurnalis Media Alkhairaat, Ikram (kanan) saat mendatangi Kantor Ditressiber Polda Sulteng, Selasa (21/7/2026) malam. (Foto: Istimewa)

HARIANSULTENG.COM, PALU – Kasus dugaan intimidasi dan pengancaman yang menimpa Ikram, jurnalis Media Alkhairaat, resmi naik ke tahap penyidikan.

Ditressiber Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai memeriksa tiga orang saksi pada Selasa (21/7/2026).

Perwakilan Tim Advokasi Koalisi Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulteng, Riswan, mengungkapkan bahwa pemeriksaan terhadap saksi dan saksi korban berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 19.00 WITA.

“Tadi ada tiga orang yang diperiksa, yaitu Ikram (korban), Andi, dan Arif. Proses BAP berlangsung cukup panjang dengan berbagai pertanyaan mendalam terkait kronologi kejadian,” ujar Riswan.

Baca juga  Sederet Kasus Kecelakaan Kerja di Lokasi Tambang Ilegal Poboya

KKJ Sulteng juga terus mendorong agar penyidik menerapkan Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Pasal tersebut menegaskan ancaman pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda maksimal Rp500 juta bagi siapa saja yang menghalangi kerja jurnalistik.

Saat ini, penyidik Ditressiber Polda Sulteng tengah berkoordinasi dengan Dewan Pers guna mematangkan penerapan pasal UU Pers dalam perkara tersebut.

Baca juga  Rapat Kerja Pemkot Palu 2025, Hadianto Rasyid Tekankan Efisiensi Anggaran

“Kami akan terus mengawal proses hukum ini agar transparan dan memberikan kepastian hukum serta perlindungan nyata bagi kerja-kerja pers di Sulawesi Tengah,” tegas Riswan.

Ikram sebelumnya mendapat intimidasi via aplikasi percakapan usai memberitakan aktivitas tambang ilegal di Poboya, Kota Palu, Agustus tahun lalu.

Setelah berkoordinasi dengan bagian redaksi serta organisasi jurnalis, Ikram melaporkan perkara ini ke kepolisian.

(Red)

Share :

Baca Juga

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menghadiri acara pencanangan 1.000 Biopori di Kelurahan Ujuna, Kecamatan Palu Barat, Kamis (27/03/2025)/Pemkot Palu

Palu

Wali Kota Palu Canangkan Gerakan 1.000 Biopori di Kelurahan Ujuna
Polisi mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. (Foto: Istimewa)

Palu

Polda Sulteng Ungkap Kepemilikan 103 Gram Sabu, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Pemerintah Kota (Pemkot) Palu meraih sejumlah penghargaan diserahkan di sela-sela acara Penyerahan DIPA dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah tahun 2025/Pemkot Palu

Palu

Penyerahan DIPA 2025, Pemkot Palu Diganjar Sejumlah Penghargaan
Polresta Palu menggelar rapat koordinasi jelang pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2024, Kamis (28/4/2024)/Ist

Palu

Polresta Palu Gelar Rapat Bahas Persiapan Pengamanan Idulfitri 1445 H
Amat Banjir/Ist

Palu

PPP Datangkan ‘Banjir’ Menuju DPRD Kota Palu
Unit Tipikor Satreskrim Polresta Palu menggeledah Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palu, Senin (21/9/2026). (Foto: Istimewa)

Palu

Polisi Geledah Kantor PDAM Palu terkait Dugaan Korupsi Penyertaan Modal
Rukly Chahyadi/Ist

Palu

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Teknik Geologi Untad
Rutan Kelas IIA Palu membuat sebuah terobosan dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pelayanan/hariansulteng

Palu

Digitalisasi Jadi Jurus Rutan Palu Tingkatkan Pelayanan dan Berantas Pungli