Home / Sulteng

Sabtu, 16 September 2023 - 22:26 WIB

Kemenkumham Sebut Rata-rata Penjara di Sulteng Over Kapasitas Lebih dari 100 Persen

Kadivpas Kemenkumham Sulteng, Ricky Dwi Biantoro (kanan) memimpin pemindahan napi dari Rutan Palu ke Lapas Palu, Jumat malam (15/9/2023)/hariansulteng

Kadivpas Kemenkumham Sulteng, Ricky Dwi Biantoro (kanan) memimpin pemindahan napi dari Rutan Palu ke Lapas Palu, Jumat malam (15/9/2023)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM – Kemenkumham membeberkan hampir semua gedung penjara di Sulawesi Tengah (Sulteng) mengalami over kapasitas.

Hal itu disampaikan Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Sulteng, Ricky Dwi Biantoro saat memimpin pemindahan ratusan napi di Rutan Kelas IIA Palu, Jumat malam (15/9/2023).

Di Sulawesi Tengah, terdapat 17 satuan kerja Kemenkumham dengan rincian 3 Rumah Tahanan Negara (rutan), 8 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan 2 Balai Pemasyarakatan (Bapas).

Kemudian masing-masing satu Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara (Rupbasan) dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), serta 2 Kantor Imigtasi (Kanim).

Baca juga  Guru Besar UIN Datokarama Minta Polri Pertimbangkan Hentikan Operasi Madago Raya di Poso

Rata-rata penjara terutama Rutan dan Lapas di Sulteng mengalami over kapasitas lebih dari 100 persen dari kapasitas idealnya.

“Rata-rata (over kapasitas) lebih dari seratus persen,” ujar Ricky.

Seperti di Rutan Palu, jumlah narapidana dan tahanan sebelum dilakukan pemindahan berjumlah 445 orang dari kapasitas 285 orang.

Artinya meskipun dilakukan pemindahan sebanyak 150 napi, namun jumlah WBP yang tersisa masih melebih kapasitas ideal di gedung penjara yang berlokasi di Jalan Bali, Kota Palu tersebut.

Baca juga  Soal Ferdy Sambo, Komnas HAM Singgung Penembakan Qidam di Poso karena Diduga Teroris

Ricky menyebut hanya 2 UPT Pemasyarakatan di Sulteng yang tingkat kepadatannya masih dalam tingkat yang wajar, yaitu LPKA Kelas II Palu dan LPP Kelas III Palu.

Mantan Kepala Bapas Kelas I Jakarta Selatan itu tak menampik bahwa over kapasitas pada Lapas maupun Rutan sudah menjadi masalah klasik dari tahun ke tahun.

“Ini memang masalah klasik. Tetapi kami berupaya mengurangi over kapasitas seperti melalui percepatan pemberian program-program. Yang pasti kami berupaya memberikan yang terbaik bagi warga binaan,” jelas Ricky. (Bal)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi pemilu/Ist

Palu

Pilkada 2024 Masuk Masa Tenang, Bawaslu Palu Keluarkan Imbauan untuk Media
Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura memberi sambutan di acara Gala Dinner Munas XI KAHMI, Kamis (24/11/2022)/hariansulteng

Palu

Hadiri Gala Dinner Munas XI KAHMI, Gubernur Rusdy Mastura: Yakin Usaha Sampai
Ilustrasi tambang bawah tanah. (Foto: esdm.go.id)

Palu

Akademisi Sebut Metode Tambang Bawah Tanah Lebih Tepat Diterapkan di Poboya
Kapolresta Palu, Kombes Barliansyah memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Tinombala 2024, Senin (14/10/2024)/Ist

Palu

Kapolresta Palu Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Tinombala 2024
Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura bertemu Iksan Baharudin Abd Rauf di acara rapat konsolidasi Perindo Sulteng menuju Pilkada 2024, Minggu (28/4/2024)/hariansulteng

Palu

Bertemu Iksan Abd Rauf di Palu, Rusdy Mastura: Ini ‘Bupati Morowali’
Kantor Kejati Sulteng/Ist

Sulteng

Oknum Pejabat Kejati Sulteng Usir Wartawan Saat Liputan Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa
Rektor Untad, Prof Amar/Ist

Palu

Untad Gandeng Polda Sulteng Cegah Bullying dan Perpeloncoan di Kalangan Mahasiswa
Ilustrasi Densus 88 Antiteror Polri/Ist

Palu

Terduga Teroris yang Ditangkap di Palu Jaringan Anshor Daulah