Home / Palu

Senin, 28 November 2022 - 02:52 WIB

Dihadiri Mantan Gubernur Longki Djanggola, Kontraktor PT CPM Tunaikan Sanksi Adat di Poboya

Badan Musyawarah Adat Sulawesi Tengah (BMA Sulteng) menggelar Posambale Sompoh Pongerolibu sebagau tindaklanjut dari hasil sidang Potangara terhadap Kontraktor PT CPM Musliman Malappa, Minggu (27/11/2022)/hariansulteng

Badan Musyawarah Adat Sulawesi Tengah (BMA Sulteng) menggelar Posambale Sompoh Pongerolibu sebagau tindaklanjut dari hasil sidang Potangara terhadap Kontraktor PT CPM Musliman Malappa, Minggu (27/11/2022)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Badan Musyawarah Adat Sulawesi Tengah (BMA Sulteng) menggelar acara Posambale Sompoh Pongerolibu sebagai tindak lanjut hasil sidang Potangara terhadap kontraktor PT Citra Palu Minerals (CPM) Musliman Malappa.

Musliman dianggap melecehkan adat Sulteng dan telah menjalani sidang peradilan di Rumah Adat Sou Raja, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu pada 18 September 2022 lalu.

Ia pun diganjar sanksi adat 7 ekor sapi, 7 guma (parang adat), 7 doke (tombak), 7 dulang, kain putih, piring adat, seekor ekor kambing untuk akikah, sedekah 15 real dikonversi ke rupiah, serta 7 ekor ayam jantan merah.

Baca juga  Usai Kaledo dan Ikan Bakar Biromaru, Cindy Eks JKT48 Penasaran Cicipi Siomay Mas Muji

Setelah persidangan adat itu, maka dilaksanakan Posambale Sompoh Pongerolibu di Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Minggu (28/11/2022).

Acara itu turut dihadiri mantan Gubernur Sulteng Longki Djanggola, Wakapolresta Palu AKBP Andi Batara Purwacakara dan tokoh masyarakat Hidayat Lamakarate.

Selaku pemangku adat Sulteng, Longki menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk menunaikan sanksi adat oleh orang yang bersalah.

“Hari ini dilaksanakan Givu Adat. Dalam bahasa Indonesia berarti sudah ditunaikan salah bibir, dia punya kesalahan-kesalahan. Masyarakat dan lembaga adat tetap tegakkan wibawa keadatan agar permasalahan yang ada dapat terselesaikan dengan baik ,” imbuhnya.

Baca juga  Bisnis LNG PT Donggi Senoro Jadi Energi Alternatif Hadapi Dampak Perubahan Iklim

Dengan suasana penuh keakraban, Longki bersama sejumlah tokoh adat menikmati aneka makanan khas di sebuah baruga sambil mengenakan ikat kepala siga.

Siga merupakan aksesoris kepala pria dan menjadi simbol kebesaran masyarakat Suku Kaili.

Longki berharap ke depan masyarakat tetap menjaga silaturahmi agar tidak terjadi kesalahan di waktu yang akan datang.

”Saya berharap masyarakat bisa selalu bersilaturahim, berkomunikasi dan menjaga hubungan silaturahim itu agar tidak akan ada lagi kesalahan-kesalahan yang bisa terjadi di wilayah masing-masing,” ujarnya. (Jmr)

Share :

Baca Juga

Lurah Lolu Selatan Sahdin mengimbau masyarakat agar dapat memanfaatkan lahan kosong untuk bertani/istimewa

Palu

Lurah Lolu Selatan Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Bertani
Pedagang di Pasar Inpres Manonda mulai membangun kembali lapak jualan usai musibah kebakaran, Selasa (5/4/2022)/hariansulteng

Palu

Seminggu Usai Kebakaran, Pedagang Pasar Inpres Manonda Mulai Bangun Kembali Lapak Jualan
YBH Hijau Hitam usai penandatanganan MoU pendampingan hukum dengan Paguyuban Usaha Barang Bekas dan Peduli Lindungan Kota Palu, Jumat (17/12/2021)/Ist

Palu

Dirikan YBH Hijau Hitam, Pemuda di Palu Beri Bantuan Hukum Gratis untuk Warga Kurang Mampu
Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido membuka langsung acara Palu Pathology Day 2024, Sabtu (30/11/2024)/Pemkot Palu

Palu

Pemeriksaan Kesehatan Gratis hingga Donor Darah Ramaikan Palu Pathology Day 2024
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, meninjau langsung kondisi Pasar Tavanjuka, Rabu (21/6/2023)/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu Bakal Revitalisasi Pasar Tavanjuka Tahun Ini
Habib Alwi bin Saggaf Aljufri resmi dibaiat sebagai Ketua Utama Alkhairaat, Rabu (20/7/2022)/hariansulteng

Palu

Gantikan Mendiang Habib Saggaf, Habib Alwi Resmi Dibaiat Sebagai Ketua Utama Alkhairaat
Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido menghadiri pertemuan pelaksanaan penilaian kinerja percepatan penurunan stunting Kampung Nelayan Resto, Senin (6/3/2023)/Pemkot Palu

Palu

Wawali Palu Serukan Penurunan Stunting: Sekali Layar Berkembang, Pantang Kita Surut
Korban gempa Palu, Ibu Fat (kanan) terusir dari Huntara Kelurahan Donggala Kodi, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu/hariansulteng

Palu

Cerita Korban Gempa Palu Digusur karena Lahan Huntara Dijadikan Lapangan Bola