Home / Palu / Sulteng

Kamis, 15 September 2022 - 23:26 WIB

14 Miliar ABPD Habis Demi Munas XI KAHMI, Penyintas Pasigala Murka

Sri Tini Haris, korban gempa Palu 2018 di Huntara Hutan Kota Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah/hariansulteng

Sri Tini Haris, korban gempa Palu 2018 di Huntara Hutan Kota Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU– Puluhan penyintas yang tergabung dalam From Rakyat Pasigala menggelar aksi demo didepan kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah,  Kamis (15/9/2022) siang.

Aksi demo itu, buntut dari kekecewaan penyintas Pasigala kepada Pemerintah Provinsi Sulteng dan DPRD Sulteng.

Pasalnya, Pemrov Sulteng dan DPRD Sulteng terkesan lebih mementingkan Musyawarah Nasional ke XI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yang digelar dua bulan lagi.

Baca juga  Usai di Jakarta, MN KAHMI Luncurkan Logo Musyawarah Nasional ke XI di Kota Palu

Sedangkan mereka sudah empat tahun lamanya tidak kunjung mendapatkan Hunian Tetap yang sudah dijanjikan.

“Kasih keluar itu anggota dewan, kasih keluar. Bisa kamu kasih keluar uang Rp14 miliar hanya dalam tiga hari, sedangkan kami yang sudah tergiling-giling stunami tidak diperhatikan,” ujar Sri Tini Haris.

Sri Tini Haris mengungkapkan, bahwa kehidupan para penyintas di Huntara sangat menyedihkan.

Bahkan, pernah seorang penyintas meninggal di Huntara dan tidak mempunyai biaya untuk membeli kain kafan.

Baca juga  Hadiri Peringatan Isra Miraj di Layana Indah, Usman: Momen Pererat Silaturahmi

Ia pun bersama rekan yang lainnya berinisiatif mengumpulkan uang demi membeli kain kafan.

“Dimana pikiran ibu bapak, dimana hati nurani?, saya kira ketua DPRD yang seorang perempuan mempunya hati nurani, punya perasaan. Bagaimana nasib kami, kami sudah empat tahun hidup di Huntara,” kata Sri Tini Haris sembari terisak. (Slh)

Share :

Baca Juga

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) menggeledah Kantor Pertanahan Kota Palu terkait dugaan kasus pungli, Rabu (27/7/2022)/Ist

Palu

Kantor Pertanahan Kota Palu Digeledah Selama 7 Jam Terkait Dugaan Kasus Pungli
Fasilitas site camp CV Surya Amindo Perkasa SAP hancur diterjang banjir bandang, Jumat (03/01/2025)/Ist

Morowali Utara

Diterjang Banjir Kiriman: Camp CV SAP di Morut Luluh Lantak, Karyawan Jadi Korban
Demo kawal putusan MK bentrok dengan polisi, mahasiswa berlindung ke Korem 132/Tadulako, Jumat (23/8/2024)/hariansulteng

Palu

Demo Kawal Putusan MK Bentrok dengan Polisi, Mahasiswa Berlindung ke Korem 132/Tadulako
Lahan Warga di Batui Diduga Disrobot PT Sawindo, Walhi Sulteng Turun Tangan

Banggai

Lahan Warga di Batui Diduga Disrobot PT Sawindo, Walhi Sulteng Turun Tangan
Polda Sulteng gelar konferensi pers terkait kasus kematian tahanan di Polresta Palu, Senin malam (30/9/2024)/Ist

Palu

Terancam 10 Tahun Penjara, Dua Anggota Polresta Palu Diduga Aniaya Tahanan hingga Tewas
Habib Husen Alhabsyi bersama LBH Sulteng menggelar konferensi pers terkait kisruh HPA, Jumat (5/4/2024)/hariansulteng

Palu

Layangkan Somasi, Kubu Habib Husen Alhabsyi Sebut SK Pengurus Sementara HPA Cacat Hukum
Ilustrasi daftar UMP dan UMK Sulawesi Tengah/Ist

Sulteng

Daftar Besaran UMP dan UMK Sulawesi Tengah 2025 Usai Naik 6,5 Persen
Ilustrasi garis polisi Polres Poso masih terus melakukan penyelidikan (Sumber:polri.go.id)

Poso

Hampir Tiga Pekan, Kasus Dugaan Penembakan Warga di Poso Belum Terungkap