Home / Sulteng

Kamis, 25 Agustus 2022 - 14:21 WIB

Seorang Wanita Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Oknum Petinggi Partai di Sulteng

Ilustrasi kekerasan seksual/Ist

Ilustrasi kekerasan seksual/Ist

HARIANSULTENG.COM – Seorang wanita berusia 26 tahun di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng) menjadi korban kekerasan seksual dan aborsi.

Pelaku berinisial IS diduga memiliki jabatan di partai politik (parpol) dan telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Laporan tersebut dilayangkan Jaringan Advokasi untuk Perempuan sebagai pihak yang mendampingi korban.

Oknum petinggi partai diduga pelaku dilaporkan ke Polda Sulteng per 24 Agustus 2022 dengan nomor laporan LP/B/240/VIII/2022/SPKT/POLDA SULAWESI TENGAH.

Perwakilan Jaringan Advokasi untuk Perempuan, Fitri mengatakan, korban dan pelaku berkenalan sejak 2016 kemudian menjalin hubungan asmara pada 2019.

Seiring berjalannya waktu, korban dipaksa melakukan hubungan badan dengan iming-iming bakal dinikahi pelaku.

Akibat hubungan terlarang tersebut, korban hamil dan pelaku memaksa sang kekasih menggugurkan kandungan atau aborsi.

“Beberapa bulan setelah itu korban hamil. Sementara pelaku berupaya agar dilakukan aborsi, padahal korban meminta pertanggungjawaban untuk dinikahi,” ungkap Fitri.

Baca juga  Waspada Bencana Hidrometeorologi Hingga Oktober, Sejumlah Daerah di Sulteng Berpotensi Banjir

Namun saat ditanya mengenai identitas pelaku dan asal partai, Fitri enggan menyampaikan dengan alasan sesuai permintaan korban.

“Iya (politisi), kejadiannya di Palu. Tapi untuk identitasnya kami belum bisa buka,” ujarnya.

Setelah melakukan aborsi, korban mengalami pendarahan hebat dan infeksi pada alat reproduksinya.

Korban awalnya merasa ketakutan melaporkan kasus yang dialaminya mengingat pelaku seorang politisi berpengaruh.

Namun ia baru membuat laporan ketika mendapat dukungan dan pendampingan dari berbagai organisasi perempuan.

Belakangan, ditemukan indikasi bahwa korban IS lebih dari satu orang dengan lokasi kejadian di Kota Palu dan Kabupaten Tolitoli.

Hal itu diungkapkan Direktur Yayasan Lingkar Belajar untuk (LiBu) Perempuan Sulteng, Dewi Rana saat konferensi pers usai membuat laporan ke kepolisian, Rabu (24/8/2022).

Baca juga  4 Alasan Sulteng Jadi Tuan Rumah Munas KAHMI, dari Isu Teroris Hingga Gempa 2018

Ia menerangkan, pihak Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Sulteng langsung melakukan visum terhadap korban guna pemeriksaan lanjutan.

“Isi laporan adalah pemerkosaan dan aborsi paksa. Tindakan aborsi dilakukan di salah satu penginapan. Laporan alhamdulillah langsung direspon kepolisian dengan melakukan visum

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari membenarkan laporan tersebut.

Akan tetapi, pihaknya belum bisa memastikan apakah pelaku merupakan pengurus partai politik atau tidak.

“Pelapor D (26) warga Tolitoli, dan terlapor atas nama IS. Laporannya kemarin dan hari ini baru masuk di Ditreskrimum untuk dipelajari dan dibuat tata naskahnya. Belum ditahu apakah terlapor pengurus salah satu partai karena di dalam laporan tidak disebutkan,” terang Kompol Sugeng. (Slh)

Share :

Baca Juga

Kantor KPU Kota Palu, Jalan Balaikota Selatan, Kelurahan Tanamodindi/hariansulteng

Palu

KPU Palu Bakal Beri Santunan Rp 36 Juta ke Keluarga Petugas KPPS yang Meninggal Dunia
Kadisdikbud bersama Diah Puspita lepas peserta jalan sehat HUT SMPN 1 Palu/Pemkot Palu

Palu

Kadisdikbud bersama Diah Puspita Lepas Peserta Jalan Sehat HUT SMPN 1 Palu
Seorang warga bernama Ikhsan (25) dikabarkan hilang saat mencari ikan di sungai Desa Bulili, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (17/5/2024)/Ist

Sigi

Seorang Warga Hilang saat Mencari Ikan di Sungai Desa Bulili Sigi
Kapolsek Palu Barat, AKP Rustang/hariansulteng

Palu

Bentrok Antarkelompok di Pasar Inpres Manonda, Polisi Bantah Ada Korban Meninggal
Sejumlah tersangka persetubuhan remaja putri di Parimo tiba di Mapolda Sulteng, Rabu (31/5/2023)/hariansulteng

Sulteng

Polisi Tampilkan Tersangka Dugaan Persetubuhan di Parimo, Jurnalis: Halo Pak Kades, Sehat?
Dhei tengah mendapat perawatan di RSUD Undata akibat mengalami luka bakar, Rabu (6/4/2022)/hariansulteng

Palu

Bocah Kelas 5 SD Alami Luka Bakar Gegara Teman Sepermainan di Poboya Palu
Anggota Jemaat GKST Immanuel Palu, Rony Sandhi. (Foto: Istimewa)

Opini

Pentingnya Batas Bijak Pimpinan GKST di Tengah Sensitivitas Isu Publik
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menerima kunjungan LP2M UIN Datokarama, Jumat (07/03/2025)/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu Dukung Pelaksanaan KKN Mahasiswa UIN Datokarama di Kelurahan Lingkar Kampus