Home / Palu / Parigi Moutong

Rabu, 3 Agustus 2022 - 19:00 WIB

Imbau Warga Waspada, BPOM Temukan Ratusan Kosmetik Ilegal di Palu dan Parigi Moutong

BPOM sita ratusan produk kosmetik ilegal di Kota Palu dan Kabupaten Parigi Moutong/hariansulteng

BPOM sita ratusan produk kosmetik ilegal di Kota Palu dan Kabupaten Parigi Moutong/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Palu menemukan ratusan produk kosmetik kecantikan tanpa izin edar atau ilegal.

Produk ilegal tersebut ditemukan saat inpeksi pasar yang dilakukan di Kota Palu dan Kabupaten Parigi Moutong pada 19 – 25 Juli 2022.

“Dari 28 sarana, ada 15 sarana pengecer ditemukan mendistribusikan produk kosmetik tanpa izin edar. Lokasinya di Pasar Masomba, Pasar Inpres Manonda dan Pasar Sentral Tagunu Parigi,” kata Kepala BPOM di Palu, Agus Riyanto, Rabu (3/8/2022).

Baca juga  Wakil Ketua BPIP Kagum Pada Kelurahan Kabonena, Ini Penyebabnya

Agus mengungkapkan, pihaknya akan melakukan uji laboratorium untuk mengetahui kandungan kosmetik ilegal tersebut.

“Kosmetik-kosmetik ilegal ini adalah ilegal, ada juga tercantum lebel BPOM tetapi palsu. Untuk kandungan berhayanya harus dicek melalui laboratorium,” jelasnya.

Agus menambahkan, para pengecer mengaku mendapatkan barang tersebut dari sales yang tidak jelas identitasnya.

Namun, para pengecer tertarik untuk mendistribusikan karena ditawarkan dengan harga murah.

Ia pun mengimbau masyarakat lebih berhati-hati sebelum membeli kosmetik dengan mengecek kemasan, label, izin edar dan tanggal kedaluwarsa.

Baca juga  Dua Siswa Asal Palu Wakili Sulteng Jadi Paskibraka di Istana Negara

Di sisi lain, BPOM Palu mengingatkan kepada setiap pelaku usaha untuk mematuhi peraturan perundang-undangan.

“Untuk kosmetik ada 20 jenis. Kami menemukan beberapa kategori, yaitu krim emulsi 668 item, rias bibir 226 item, pencerah kulit 11 item, vitamin 2 item, rias mata 7 item, alas bedak 2 item dan sabun mandi 2 item. Sedangkan temuan nonkosmetik 52 item. Jadi total ada 970 item dengan nilai keekonomian sekitar Rp 19.752.500,” ujar Agus. (Sub)

Share :

Baca Juga

Prosesi wisuda offline angkatan 107-108 di Lapangan Upacara Untad Jl Soekarno Hatta, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (15/12/2021)/hariansulteng

Palu

Wisuda Untad, Wisudawan dan Tamu Undangan Dilarang Live di Medsos
Ratusan warga melakukan pelemparan secara bertubi-tubi terhadap bangunan di lokasi tambang Kelurahan Poboya, Kota Palu, Minggu (18/9/2022)/Ist

Palu

Seorang Karyawan PT AKM Alami Luka Bacok dalam Kerusuhan di Tambang Poboya Palu
Enam kelurahan di Kota Palu terendam banjir usai diguyur hujan deras, Minggu (23/7/2023)/Ist

Palu

3 Kelurahan di Kecamatan Palu Barat dan Palu Selatan Terendam Banjir, Puluhan Rumah Terdampak
Surat CPM menyikapi tuntutan penciutan wilayah kontrak karya. (Foto: Istimewa)

Palu

Tarik Ulur Penciutan Konsesi Tambang: Warga dan CPM Saling Berbalas Sikap
Tim SAR lakukan persiapan pencarian kakek hilang di Desa Sausu, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parimo, Jumat (18/3/2022)/Ist

Parigi Moutong

Pamit ke Rumah Anak, Seorang Kakek di Parimo Hilang Misterius Saat Lewati Perkebunan
Ahmad Ali melakukan kampanye dialogis di Desa Kayu Agung, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (8/10/2024)/Ist

Parigi Moutong

Hadiri Kampanye Ahmad Ali, Warga Kayu Agung Keluhkan Kelangkaan Pupuk
Ilustrasi - Aliansi Mahasiswa se-Kota Palu menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di depan Gedung DPRD Sulteng, Selasa (6/9/2022)/hariansulteng

Palu

Polresta Palu Terjunkan 250 Personel Amankan Demo Mahasiswa Hari Ini
Anggota Bawaslu Sulteng, Rasyidi Bakry hadiri coffee morning bersama jurnalis yang diselenggarakan oleh KPU/Ist

Palu

Coffee Morning bersama Jurnalis, Bawaslu Sulteng: Media Berperan Penting Beri Pendidikan ke Masyarakat