Home / Palu

Kamis, 2 Oktober 2025 - 22:09 WIB

Kualitas Proyek Jalan Rp278 Miliar di Palu Tuai Sorotan

Kualitas proyek jalan Rp278 miliar di Palu oleh BPJN Sulteng menuai sorotan. (Foto: Istimewa)

Kualitas proyek jalan Rp278 miliar di Palu oleh BPJN Sulteng menuai sorotan. (Foto: Istimewa)

HARIANSULTENG.COM, PALU – Proyek rehabilitasi ruas Jalan Rajamoili-Cut Mutia, Kota Palu (coast area) senilai Rp278 miliar menuai sorotan publik.

Anggaran paket proyek ini melekat pada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulteng, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pasalnya, penggunaan tanah urug bercampur akar kayu, kotoran sampah, dan material batu dengan ukuran di atas 10 cm untuk timbunan bahu jalan rabat beton.

Selain itu, rabat beton bahu jalan yang dikerjakan oleh PT Bumi Duta Persada di sejumlah titik Jalan Dewi Sartika tampak miring ke badan jalan.

“Itu jelas keliru. Mengapa bahu jalan itu mestinya miring keluar? Supaya ketika hujan air langsung terbuang ke drainase. Kalau miring ke dalam air akan tergenang di badan jalan,” ujar Sekertaris Gapensi Donggala, Erwin Bulukumba, Kamis (2/10/2025).

Baca juga  Kota Palu Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi 3 Kali Berturut-turut

Mantan Tenaga Ahli (TA) Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura itu menyayangkan pengerjaan proyek tersebut yang terkesan ada pembiaran dari pihak BPJN Sulteng.

Erwin menekankan BPJN Sulteng harus segera mengevaluasi atau bahkan membongkar item-item pekerjaan rabat beton yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

“Apalagi material timbunannya sudah bercamput akar kayu, sampah plastik atau sebagainya. Timbunan itu harus steril dari kotoran untuk menjaga kualitas kepadatannya,” ujarnya.

Menurut Erwin, kualitas pekerjaan pekerjaan PT Bumi Duta Persada justru menimbulkan kecurigaan publik dan terkesan dibiarkan.

Apalagi, kata dia, anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah bertujuan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur di Kota Palu pascagempa.

Baca juga  Diduga Tak Sesuai Standar Teknis, BPJN Sulteng Diminta Evaluasi Proyek Rehabilitasi Jalan di Palu

“Wajar saja bila publik mencurigai ada praktik kotor dalam proyek ini, sebab balai seolah-olah membiarkan. Di mana fungsi pengawasan BPJN Sulteng, jangan sampai bermain mata,” jelas Erwin.

Erwin berencana akan mengumpulkan data-data kejanggalan pekerjaan tersebut untuk dianalisis dan dibedah. Ia menyebut mungkin saja ada pelanggaran serius yang harus diusut oleh aparat penegak hukum (APH).

“Kalau asas manfaat dari proyek itu kita tidak dirasakan, wajar kami menduga proyek ini dijadikan obyek keuntungan pribadi bukan untuk perbaikan infrastruktur,” pungkasnya.

Hingga berita ini terbit belum ada tanggapan dari pihak terkait. Pesan konfirmasi yang dikirim ke nomor pribadi Kepala BPJN Sulteng, Bambang Razak tak mendapat respons.

(Rif)

Share :

Baca Juga

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah pengurus RT dan RW se-Kecamatan Palu Timur, Rabu (22/01/2025)/Pemkot Palu

Palu

Pengurus RT/RW Palu Timur Resmi Dilantik, Wali Kota Pastikan Kenaikan Insentif di 2026
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional tingkat Kota Palu, Jumat (10/11/2023)/Pemkot Palu

Palu

Wali Kota Palu Pimpin Upacara Hari Pahlawan di TMP Tatura
Aparat memasang garis polisi di lokasi longsor PETI Poboya. (Foto: Istimewa)

Palu

Lubang Galian PETI di Poboya Longsor, Dua Penambang Selamat
Netty Kalengkongan kanan bersama kuasa hukumnya Rukly Chahyadi (tengah)/hariansulteng

Palu

Pengadilan Tinggi Sulteng Kuatkan Putusan, Netty Kalengkongan Bakal Ajukan Kasasi ke MA
Universitas Tadulako (Untad) menjalin kerja sama dengan DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah (Apindo Sulteng), Kamis (25/9/2025). (Foto: Istimewa)

Advertorial

Untad-Apindo Sulteng Perkuat Sinergi, Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha Berdaya Saing Global
Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Dody Triwinarto memimpin upacara penyerahan Peleton Beranting dan penyerahan simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya, Senin (18/12/2023)/Ist

Palu

Peringati HUT Infanteri ke-75, Danrem 132/Tadulako Lepas Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya
Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palu, Usman secara simbolis menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Selasa (20/05/2025)/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu Salurkan Dana ZIS Sebesar Rp188 Juta
Rukly Chahyadi/ist

Palu

Mantan Paskibraka Nasional Asal Sulteng Soroti BPIP soal Aturan Paskibraka Lepas Jilbab