Home / Palu

Jumat, 23 Mei 2025 - 20:39 WIB

Resmi! Radar Sulteng Ganti Nama Jadi Radar Palu

Radar Sulteng resmi berganti nama jadi Radar Palu/Ist

Radar Sulteng resmi berganti nama jadi Radar Palu/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – PT Radar Sulteng Membangun, anak perusahaan Jawa Pos Group di Sulawesi Tengah, secara resmi melakukan rebranding (berganti merek) terhadap koran hariannya.

Setelah hampir 24 tahun hadir dan menjadi bagian dari kehidupan pembacanya, Radar Sulteng kini bertransformasi menjadi Radar Palu.

Direktur PT Radar Sulteng Membangun, Murthalib mengatakan, pergantian nama ini tentu menimbulkan pertanyaan dari publik, mengingat nama Radar Sulteng telah melekat di benak pembaca.

Namun, di tengah tantangan besar yang dihadapi industri media cetak, langkah rebranding ini merupakan upaya Jawa Pos Group untuk menghadirkan semangat baru dan kualitas yang lebih baik dalam menyajikan informasi bagi masyarakat.

Baca juga  Tantangan Kebebasan Pers di Sulteng: Pelajaran dari Kasus Jurnalis Heandly Mangkali

“Meski berganti nama, manajemen tetap mempertahankan identitas ‘Radar’ yang merupakan ciri khas seluruh koran lokal di bawah naungan Jawa Pos Group di seluruh Indonesia. Ini merupakan bagian dari strategi besar Jawa Pos untuk memperkuat kehadiran medianya di berbagai wilayah, termasuk Sulawesi Tengah,” kata Murthalib, Jumat (23/05/2025).

Ia menuturkan, pemilihan nama Radar Palu bukan untuk menunjukkan eksklusivitas pada satu wilayah tertentu.

Sebaliknya, ‘Palu’ dipilih karena mengandung makna filosofis yang kuat. Dalam budaya Kaili, Palu diartikan sebagai tanah yang terangkat, simbol kebangkitan dan harapan.

Secara harfiah, palu adalah alat yang dapat membentuk atau menghancurkan sesuatu yang keras menggambarkan peran media sebagai penempa opini publik dan pengurai masalah sosial.

Baca juga  Rekrut 23 Anggota Baru, Sekretaris AJI Palu: Jalankan Fungsi Kontrol Secara Bertanggung Jawab

“Dengan semangat tersebut, Radar Palu diharapkan menjadi media yang mampu ‘terangkat’ kembali eksistensinya, hadir sebagai penyampai informasi yang terpercaya, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat melalui pemberitaan yang berkualitas dan mendalam,” papar mantan Pemimpin Redaksi Radar Sulteng ini.

Saat ini, Radar Palu menjadi satu-satunya koran grup Jawa Pos yang hadir di Sulawesi Tengah.

‘Kepada para pembaca, pelanggan setia, dan seluruh mitra kerja, kami menyampaikan komitmen bahwa kualitas jurnalistik dan tampilan yang disuguhkan oleh Radar Palu akan tetap terjaga, bahkan lebih baik dari sebelumnya,” pungkas Murthalib.

(Red)

Share :

Baca Juga

Warga mengeluhkan proyek pipa di Kota Palu. (Foto: Istimewa)

Palu

Warga Keluhkan Proyek Pipa di Palu, Jalan Rusak-Genangan di Mana-mana
Satgas Pangan mengawasi distribusi minyak goreng di Pasigala untuk mencegah terjadinya praktik penimbunan, Sabtu (5/3/2022)/Ist

Donggala

Cegah Penimbunan, Satgas Pangan Awasi Distribusi 700 Dos Minyak Goreng di Pasigala
Kantor DPRD Kota Palu, Jalan Moh Hatta, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah/hariansulteng

Palu

DPRD Kota Palu Kehilangan Dua Anggota dalam Sebulan, Semua dari Partai Gerindra
Puluhan sopir angkutan kota (angkot) melakukan aksi demonstrasi di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu, Kamis (9/11/2023)/hariansulteng

Palu

Keluhkan Sepi Penumpang, Puluhan Sopir Angkot Demo Dishub Palu
Wawali Palu, Reny A Lamadjido membeli bubur kacang hijau saat meresmikan Pasar Ramadan, Kamis (23/3/2023)/hariansulteng

Palu

Resmikan Pasar Ramadan, Wawali Palu Beli Bubur Kacang Hijau untuk Buka Puasa
Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Palu periode 2025-2030, Kamis (01/05/2025)/Pemkot Palu

Palu

Hadianto Rasyid Lantik Pengurus TP-PKK Kota Palu Periode 2025-2030
Rektor Untad, Prof Amar/hariansulteng

Palu

Belum Ada Perpanjangan Masa Studi, 900 Mahasiswa di Untad Terancam Drop Out
Balai POM uji 28 sampel takjil di Pasar Ramadan Pemkot Palu, Selasa (12/3/2024)/Ist

Palu

Balai POM Uji 28 Sampel Takjil di Pasar Ramadan Pemkot Palu, Nihil Bahan Berbahaya