Home / Poso

Senin, 5 Agustus 2024 - 17:17 WIB

Bentengi Pelajar dari Radikalisme, Tim Dai Polri Sosialisasi Moderasi Beragama di SMAN 1 Poso

Tim Dai Polri Ops Madago Raya menggelar sosialisasi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikal dan intoleran di kalangan pelajar, Senin (6/8/2024)/Ist

Tim Dai Polri Ops Madago Raya menggelar sosialisasi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikal dan intoleran di kalangan pelajar, Senin (6/8/2024)/Ist

HARIANSULTENG.COM, POSO – Tim Dai Polri Ops Madago Raya menggelar sosialisasi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikal dan intoleran di kalangan pelajar.

Sosialisasi kali ini dilaksanakan di Sekolah Menegah Atas Negeri (SMAN) 1 Poso, Kabupaten Poso, Senin (5/8/2024).

Tim Dai Polri yang terdiri dari Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi menyampaikan materi tentang moderasi beragama, bahaya radikalisme, dan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama.

Para siswa diajak untuk selalu bersyukur, patuh kepada orang tua dan guru, serta menghindari perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama, norma, dan hukum yang berlaku di Indonesia.

Baca juga  Brimob Sulteng Sambut Personil Purna Tugas Madago Raya

Tim Da’i Polri juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan menolak segala bentuk radikalisme dan intoleransi.

Kasubsatgas Humas Operasi Madago Raya, AKP Basirun Laele mengatakan bahwa kegiatan ini penting guna membentengi pelajar dari paham radikalisme.

“Penyuluhan kepada pelajar merupakan upaya proaktif kita dalam mencegah penyebaran paham radikalisme dan intoleransi. Generasi muda adalah aset bangsa, dan kita harus melindungi mereka dari pengaruh negatif,” ujar AKP Basirun.

Basirun menuturkan, pihaknya akan terus menyosialisasikan nilai-nilai moderasi beragama hingga ke seluruh lapisan masyarakat.

“Kami akan terus berupaya untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda agar nilai-nilai moderasi dan toleransi dapat tertanam dengan kuat di dalam diri mereka,” ungkapnya.

Baca juga  45 Rumah Terdampak Banjir di Desa Salindu Poso, 22 KK Mengungsi

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Poso, Hermanto mengapresiasi kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh Tim Dai Polri.

Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para siswa dalam membentuk karakter yang baik dan menjadi generasi muda yang moderat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Dai Polri yang telah memberikan perhatian dan bimbingan kepada siswa-siswi kami. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi mereka,” ujar Hermanto.

(Fat)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi gempa bumi

Nasional

Laut Maluku Diguncang Gempa Magnitudo 5,6, Terasa Hingga Minahasa dan Poso
Abdul Karim Aljufri menggelar kampanye terbatas di Desa Watutau, Kecamatan Lore Piore, Kabupaten Poso, Jumat malam (1/11/2024)/Ist

Poso

Kampanye di Desa Watutau Poso, AKA Bicara soal Masalah Pertanian
Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik/Komnas HAM

Poso

Soal Ferdy Sambo, Komnas HAM Singgung Penembakan Qidam di Poso karena Diduga Teroris
Cudy dan Agusto melaksanakan kampanye di Poso, Jumat (11/10/2024)/Ist

Poso

Duet Cudy-Agusto Ingin Lahirkan Jenderal-jenderal Baru di Sulteng
Rektor Unismuh Palu, Rajindra

Poso

Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Segera Hadir di Poso
Satgas III Preventif Operasi Madago Raya meningkatkan patroli guna memcegah peredaran bahan berbahaya seperti senjata api, bahan peledak, dan bahan berbahaya lainnya di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Sabtu (14/12/2024)/Ist

Poso

Cegah Peredaran Senjata Api, Satgas III Preventif Gencarkan Razia di Poso
Mahasiswa Unkrit Tentena demo rektorat protes pungutan uang bantuan KIP Kuliah/Ist

Poso

Mahasiswa Unkrit Tentena Demo Rektorat Protes Pungutan Uang Bantuan KIP Kuliah
Ilustrasi selongsong peluru (Sumber: Shutterstock)

Poso

Anggota Polsek Poso Pesisir Jadi Tersangka Penembakan Jumardi