Home / Palu

Selasa, 2 Mei 2023 - 10:23 WIB

2 Tahun Menjabat, Wali Kota Palu Sebut Tuntutan Masyarakat Semakin Banyak

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid melakukan pertemuan dengan seluruh pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu, Senin (1/5/2023)/Pemkot Palu

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid melakukan pertemuan dengan seluruh pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu, Senin (1/5/2023)/Pemkot Palu

HARIANSULTENG.COM, PALUWali Kota Palu, Hadianto Rasyid, melakukan pertemuan dengan seluruh pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu, Senin (1/5/2023).

Karena masih dalam suasana Idulfitri, Hadianto mengawali arahannya dengan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pimpinan OPD.

“Sebagai kapasitas saya selaku Wali Kota Palu, saya menyampaikan Minal aidzin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

Hadianto menyebut masa jabatannya sebagai Wali Kota Palu bersama wakilnya Reny A Lamadjido tak terasa sudah berjalan selama dua tahun.

Ia pun bersama merasa tidak akan mampu menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu satu ataupun bahkan 10 tahun mendatang.

Hadianto menilai hal twrsebut karena tuntutan dari masyarakat tidak ada habis-habianya seiring dengan karakteristik manusia yang selalu merasa kurang.

Baca juga  Serahkan SK PPPK, Wali Kota Palu: ASN Adalah Mesin Pemerintah

“Manusia itu selalu merasa kurang, tidak ada cukupnya. Demikian halnya dengan kerja-kerja kita, tidak akan pernah ada habis-habisnya. Karena masyarakat akan selalu menuntut,” ungkapnya.

Ia menuturkan, masyarakat dulunya sulit mendapatkan akses untuk berkomunikasi langsung baik dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Namun saat ini, tidak ada lagi sekat-sekat antara pemerintah dan masyarakat dengan era keterbukaan media serta informasi.

“Inilah yang memudahkan pemerintah untuk terhubung dengan masyarakat. Dulu seakan-akan itu menjadi hal yang tabu dan sulit untuk dilakukan, tetapi hari ini semua serba terbuka,” katanya.

Baca juga  Diah Puspita Kembali Dilantik Jadi Ketua TP-PKK Kota Palu Periode 2025-2030

Pria 47 tahun itu menyatakan bahwa dengan keterbukaan informasi yang ada saat ini, tuntutan masyarakat pun tidak ada habis-habisnya sehingga pekerjaan akan selalu ada.

Namun demikian, hal tersebut sudah menjadi takdir baginya maupun seluruh kepala OPD yang telah ‘mewakafkan’ dirinya dalam mengemban amanah dan tanggungjawab yang dimiliki.

“Kita yang punya kota kita ini. Bukan orang lain. Makanya, bagaimana kita urus kota kita ini? Masyarakat kita layani dengan sebaik-baiknya. Gerakkan kita punya dinas seoptimal mungkin. Jadilah cerdas untuk jabatan yang komiu (kamu, red) pegang. Cerdas ini mengandung makna yang begitu luas. Manfaatkan kesempatan ini dengan baik,” terang Hadianto. (Mrj)

Share :

Baca Juga

Kebakaran melanda Pasar Masomba, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (30/11/2022) malam/hariansulteng

Palu

Ratusan Los Pedagang di Pasar Masomba Palu Ludes Terbakar, 4 Jam Petugas Berjibaku Padamkan Api
Detik-detik pengibaran bendera merah putih dalam upacara hari kemerdekaan di Kantor Wali Kota Palu, Rabu (17/8/2022)/hariansulteng

Palu

Upacara HUT Kemerdekaan di Palu Diwarnai Arogansi Satpol PP kepada 2 Jurnalis Perempuan
Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palu, Usman menghadiri Peringatan Isra Miraj di Patung Kuda Lasoso, Rabu (29/01/2025)/Pemkot Palu

Palu

Pemerintah Apresiasi DMI Palu Barat Gelar Festival Seni Islam
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid melakukan pertemuan dengan sejumlah mitra usaha pertambangan galian C, Senin (1/7/2024)/Pemkot Palu

Palu

Wali Kota Palu Panggil Pengusaha Tambang Galian C, Tagih Komitmen Perbaikan Jalan
Saksi Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri menolak menandatangani berita acara dalam rapat pleno rekapitulasi Pilgub Sulteng 2024, Kamis dini hari (12/12/2024)/hariansulteng

Palu

Soroti Kinerja KPU, Saksi BerAmal Tolak Teken Hasil Rekapitulasi Pilgub Sulteng
Hadianto Rasyid resmikan Kantor Kelurahan Baru/Pemkot Palu

Palu

Wali Kota Palu Resmikan 2 Kantor Kelurahan, Satu di Antaranya Hasil Hibah Warga
Ilustrasi - BPOM merilis daftar kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya/Ist

Palu

69 Merek Kosmetik Ilegal dan Berbahaya Beredar di Pasaran, Ini Tanggapan Balai POM Palu
Ilustrasi - Kekerasan seksual terhadap anak. (Foto: Istimewa)

Palu

Oknum Guru PPPK Diduga Cabuli 3 Siswi SD di Palu