Home / Nasional

Kamis, 16 Maret 2023 - 19:32 WIB

Tobat Usai Bebas Bersyarat, Pelaku Bom Bali Umar Patek Kenang Perkataan Kapolda Sulteng Irjen Rudy

Umar Patek/BNPT

Umar Patek/BNPT

HARIANSULTENG.COM, NASIONAL – Hisyam bin Alizein alias Umar Patek, narapidana terorisme Bom Bali I dinyatakan bebas bersyarat dari Lapas Kelas I Surabaya pada 7 Desember 2022.

Dalam serangan teror yang menewaskan 202 orang pada 12 Oktober 2002 lalu, Umar Patek berperan sebagai perakit dan perancang bom.

Lelaki yang kini berusia 56 tahun itu berhasil ditangkap dari pelariannya di Pakistan pada Maret 2011. Dia kemudian dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.

Setelah dikeluarkan dari penjara lewat program pembebasan bersyarat, Umar mengaku tobat, serta berjanji bakal mengabdikan dirinya untuk kepentingan bangsa dan negara.

Dalam wawancara di acara Kick Andy, Umar menceritakan sejumlah penyebab yang membuat hatinya luluh hingga memutuskan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pertama, ia merasa keluarga besarnya tetap merangkul meski selama ini berbeda pandangan secara ideologis dengan dirinya.

“Saya mulai insaf ketika keluarga merangkul sekalipun menentang pemikiran dan jalan hidup saya. Mereka tetap menganggap saya bagian dari keluarga. Di situlah saya mulai sadar,” ujar Umar Patek dikutip dari kanal YouTube METRO TV, Kamis (16/3/2023).

Baca juga  Dihadiri Keluarga, Jenazah Teroris MIT Ahmad Panjang Dimakamkan Subuh Hari di Poboya

Selain keluarga, lelaki asal Pemalang, Jawa Tengah itu merasa bersyukur ditangani Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

Ia pun mengungkap sosok Rudy Sufahriadi yang berperan penting dalam proses tobatnya ketika dijemput di Pakistan.

Dikatakan Umar, Rudy bersama tim Densus 88 yang diutus Pemerintah Indonesia memperlakukannya dengan baik ketika ingin membawanya ke tanah air.

Rudy Sufahriadi yang kini berpangkat inspektur jenderal (irjen) dan menjabat Kapolda Sulteng menjadi orang pertama yang berbicara kepada Umar.

Meski belasan tahun berlalu, Umar masih mengingat sebuah kalimat yang diucapkan jenderal bintang dua tersebut.

“Bapak Rudy Sufahriadi orang pertama yang berbicara kepada saya. ‘Sebesar apapun kesalahan antum (kamu, red) kepada negara, antum adalah putra bangsa yang mana kami wajib menyelamatkan antum,'” kata Umar menirukan perkataan Rudy kala itu.

Baca juga  Pemerintah Resmikan 3 Provinsi Baru dan Lantik Penjabat Gubernur

Ia awalnya tak menyangka diperlakukan secara baik dan mendapat banyak dukungan. Dalam benak Umar, petugas Densus 88 tergambar sebagai sosok yang kejam.

“Itu kalimat yang sangat dalam, masuk ke dalam hati dan pikiran saya. Artinya di luar dugaan,” ucapnya.

Di akhir acara, Umar Patek berusaha meyakinkan masyarakat bahwa dirinya benar-benar insaf dan telah meninggalkan paham radikalisme.

Sambil menitikkan air mata, anak pertama dari tiga bersaudara itu kembali menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban tragedi Bom Bali 2002.

“Untuk kesekian kalinya, saya memohon maaf. Saya bersalah, saya berdosa. Semoga Allah meringankan saya di yaumul hisab. Perkara mereka memaafkan atau tidak itu hak mereka. Sampai kapanpun saya memohon maaf. Saya selalu mendoakan mereka (korban) apapun agama dan asal negara mereka,” kata Umar Patek. (Sub)

Share :

Baca Juga

Nasional

Tim Balap Doni Racing Raih Hasil Memuaskan di Ajang Balap Motor MP3
Jenderal TNI Andika Perkasa dan Hetty Andika Perkasa kenakan baju adat Suku Bada, Kabupaten Poso/Instagram @jenderaltniandikaperkasa

Nasional

Panglima TNI Jenderal Andika dan Istri Unggah Foto Pakai Baju Adat Sulteng
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai laga lanjutan Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022) malam/Ist

Nasional

Berawal dari Kekecewaan Suporter, Ratusan Orang Tewas dalam Kerusuhan Laga Arema FC vs Persebaya
Ilustrasi Densus 88 Antiteror Polri/Ist

Nasional

Densus 88 Sita Senjata Api dan Ratusan Amunisi dari Penangkapan Pendukung Teroris di Sulteng
Ilustrasi gelombang tsunami/Ist

Nasional

Persiapan Natal dan Tahun Baru, BMKG Ingatkan Potensi Tsunami 8 Meter di Cilegon
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meraih penghargaan kategori partai politik (parpol) informatif dari Komisi Informasi (KI) Pusat/Ist

Nasional

Bowo Timumun Wakili PKB Terima Penghargaan Parpol Informatif
Kapolda Kaltim, Irjen Imam Sugianto menjenguk balita korban kecelakaan maut di RS Ibnu Sina, Balikpapan, Jumat (21/1/2022)/Ist

Nasional

Kapolda Kaltim Jenguk Balita Korban Kecelakaan Simpang Rapak di Rumah Sakit
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai NasDem, Ahmad Ali menemui Ketua Umum Gerindra sekaligus Presiden RI terpilih 2024-2029 di kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2024)/Instagram @madtu_madali

Nasional

Sambangi Prabowo di Kertanegara, Ahmad Ali: Tak Ada Pembicaraan Politik