HARIANSULTENG.COM, PALU – Puluhan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Sulteng, Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Jumat (10/7/2026).
Massa menyuarakan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintahan Prabowo-Gibran tetap dilanjutkan.
Di tengah skandal yang menjerat para petinggi BGN, para relawan mendorong tata kelola MBG tanpa harus dihentikan.
Mereka menilai penghentian program MBG akan sangat berdampak pada nasib pekerja terutama kalangan ibu-ibu.
Kedatangan pendemo diterima oleh Anggota DPRD Sulteng, Rahmawati M. Nur dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Di hadapan massa aksi, Rahmawati meyakini MBG yang menjadi program andalan Presiden Prabowo bakal terus berlanjut.
“Selama Pak Prabowo menjadi presiden, program ini tidak akan ditutup. MBG sangat dibutuhkan anak-anak dan menciptakan lapangan pekerjaan,” katanya.
Berikut tuntutan massa mengatasnamakan Aliansi Relawan MBG Sulteng:
1. Mendukung program MBG untuk terus dilanjutkan
2. Mendukung perbaikan tata kelola di Badan Gizi Nasional (BGN)
3. Mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan MBG
4. Meminta kepastian hukum bagi mitra dan yayasan penyelenggara MBG
5. Meminta transparansi dasar kebijakan penghentian insentif SPPG selama masa libur
6. Meminta perlindungan terhadap investor dan keberlangsungan usaha mitra MBG di seluruh Indonesia
7. Mendesak BGN untuk mencabut moratorium penambahan titik SPPG agar operasional dapur tidak mandek
8. Meminta penjelasan resmi hubungan antara Surat Edaran 12/2026 dengan PKS yang telah ditanda tangani.
(Red)














