Home / Palu

Kamis, 3 Agustus 2023 - 17:07 WIB

Pasien VVIP Keluhkan Pelayanan Kesehatan di RS Budi Agung Palu

RS Budi Agung, Jalan Maluku, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu/hariansulteng

RS Budi Agung, Jalan Maluku, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Seorang warga bernama Riana Febriyanty mengeluhkan pelayanan kesehatan saat dirawat di Rumah Sakit (RS) Budi Agung Palu.

Riana dirawat di Suite Room 1 selama 4 hari mulai 22 – 26 Juli 2023 dengan biaya Rp 1.500.000 per malamnya.

Di hari pertama, ia mengeluhkan tidak adanya tisu dan taplak meja di dalam ruangan. Ketika mengadu berulang-berulang ke petugas barulah disiapkan.

“Itu hal pertama yang kurang baik saya dapatkan ketika dirawat di sana” kata Riana, Kamis (3/8/2023).

Selama di rumah sakit, wanita 55 tahun itu hanya ditemani seorang sahabat karena kedua anaknya berada di luar daerah.

Pada hari kedua, Riana melihat sahabatnya sedang tidur karena merasa kelelahan usai merawat dirinya semalaman, sementara kerabatnya yang lain belum datang.

Baca juga  RS Budi Agung Palu Minta Maaf Usai Keluhan Pasien Viral

Ia merasa sungkan membangunkannya sehingga meminta kepada perawat untuk mengambilkan resep obat di apotek rumah sakit.

Akan tetapi, ia kembali mengeluhkan pelayanan RS Budi Agung lantaran sang perawat enggan melayani permintaan pasien dengan alasan sedang sibuk.

“Saya minta tolong ke perawat tetapi jawabannya ‘maaf bu, kami semua sedang sibuk’. Berarti dianggap saya bukan pasien, tak butuh obat dan perawatan,” tuturnya.

Keluhan lainnya, Riana menpertanyakan menu makanan bagi pasien di RS Budi Agung yang selalu sama setiap hari.

Merasa bosan dengan menu makanan yang itu-itu saja, ia juga menyoroti kuah sayur yang dibagikan terlalu berminyak.

Riana mengaku sempat mengajukan komplain, namun pihak rumah sakit menyebut setiap makanan yang diberikan telah disesuaikan dengan penyakit yang diderita pasien.

Baca juga  Dikawal Ketat Polisi, KPU Kota Palu Mulai Distribusi Logistik Pemilu 2024

“Pagi, siang dan malam menunya sama, kuah dari tumisan supnya berminyak. Kalau dibilang sesuai penyakit itu tidak mungkin. Saya harap makanannya bisa lebih baik. Jangan hanya mau gampangnya saja, menerima upah tetapi tidak ada tanggung jawab,” jelasnya.

“Saya merasa sangat dirugikan. Ini berkaitan dengan pelayanan publik, jangan sampai pasien lain mengalami hal seperti saya,” kata Riana.

HarianSulteng.com mencoba melakukan konfirmasi atas berbagai keluhan Riana dengan mendatangi langsung RS Budi Agung di Jalan Maluku, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.

Namun informasi yang diperoleh bahwa Direktur RS Budi Agung sedang sibuk dan tidak berada di rumah sakit. (Mrj)

Share :

Baca Juga

Hidayat Lamakarate janji sampaikan aspirasi warga terkait aktivitas pertambangan di Kelurahan Poboya ke PT CPM, Jumat (4/11/2022)/hariansulteng

Palu

Temui Warga Poboya, Hidayat Lamakarate Janji Sampaikan Aspirasi ke Pihak PT CPM
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid resmi meneken kesepakatan terkait pengawasan dan penertiban penyaluran BBM bersubsidi, Rabu (10/1/2024)/Pemkot Palu

Palu

Resmi Berlaku, Beli BBM Subsidi di Kota Palu Wajib Tunjukkan STNK
Kolam perendaman emas di area tambang Poboya, Kota Palu/Jatam Sulteng

Palu

Praktik Tambang Ilegal PT AKM Raup Untung Rp3 T Selama 5 Tahun, Setara 52 Persen APBD Sulteng
Jurnalis Kompas, Ahmad Arif/hariansulteng

Palu

Ahmad Arif Pernah Ingatkan Kerawanan Bencana di Palu Sebelum Gempa-Tsunami 2018
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid/Pemkot Palu

Palu

Wali Kota Palu Sebut Kebutuhan Air Bersih Jadi Masalah yang Sering Dikeluhkan Warga
Rektor Untad, Prof Amar/hariansulteng

Palu

Belum Ada Perpanjangan Masa Studi, 900 Mahasiswa di Untad Terancam Drop Out
Menteri P2MI Abdul Kadir Karding teken MoU bersama sejumlah kepala daerah di Sulteng untuk memperkuat perlindungan pekerja migran Indonesia, Selasa, 10 Juni 2025) (Sumber: Fandy/hariansulteng.com)

Palu

Upaya Menghindarkan Pekerja Migran Indonesia dari Bujuk Rayu Calo
Wapres Ma'ruf Amin memimpin rapat koordinasi penyelesaian rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sulawesi Tengah, Kamis (6/1/2022)/Ist

Donggala

Di Depan Wapres Ma’ruf, DPRD Sulteng Sebut Pemerintah Gagal Tangani Gempa 2018