Home / Palu

Senin, 19 Agustus 2024 - 22:31 WIB

Momen Haru Penyandang Disabilitas di Palu Bertemu Ahmad Ali: Beliau Siap Jadi Ayah Angkat

Ahmad Ali menerima kunjungan penyandang disabilitas dari Rumah Merah Putih Difabel Berkarya Kota Palu/Ist

Ahmad Ali menerima kunjungan penyandang disabilitas dari Rumah Merah Putih Difabel Berkarya Kota Palu/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Senyum bahagia terlukis di wajah belasan penyandang disabilitas dari Rumah Merah Putih Difabel Berkarya Kota Palu usai bertemu Ahmad Ali.

Mereka bertemu Ahmad Ali di kediamannya pada 18 Agustus 2024. Pengurus Rumah Merah Putih, Dewi Santiana merasa bahagia ketika disambut baik bakal calon gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) tersebut.

“Kami ada 15 orang mengunjungi rumah Bapak Ahmad Ali untuk bersilaturahmi, berbincang, berdiskusi untuk mengutarakan apa yang ada di hati dan pikiran kami,” kata Dewi, Senin (19/8/2024).

Dewi mengaku banyak mendengar tentang sosok Ahmad Ali, terutama mengenai sifat kedermawanannya.

Akan tetapi, pertemuan itu menjadi sangat berkesan karena merupakan pertama kali bisa berdiskusi langsung dengan Ahmad Ali.

“Kami sering mendengar tentang beliau, sosok beliau yang dermawan, baik hati dan ramah, tetapi untuk bertemu baru kali pertama. Pertama-tama perkenalan tentang kami penyandang disabilitas Rumah Merah Putih Difabel Berkarya Kota Palu yang punya 100 orang anggota,” jelasnya.

Baca juga  Di Sela Kunjungan ke Banggai, Ahmad Ali Jenguk Wagub Sulteng Ma'mun Amir

Tanpa janji temu, Dewi bersama teman-temannya berinisiatif mendatangi kediaman Ahmad Ali agar bisa mengenal sosok calon pemimpin Sulawesi Tengah.

Ia dan kawan-kawan mengaku kagum dengan sosok Ahmad Ali karena tidak ada batasan untuk bisa berinteraksi dan bertatap muka langsung.

Bagi para penyandang disabilitas seperti Dewi, tidak cukup hanya mencari calon gubernur atau calon pemimpin, tapi mereka juga mencari sosok seorang ayah (orang tua angkat) yang menyayangi, mengayomi dan peduli, serta selalu ada untuk para penyandang disabilitas.

“Mungkin kalau pemimpin ada masanya, ada waktunya, tetapi seorang ayah akan terus ada dan akan selalu ada,” katanya.

Dewi dan kawan-kawan mengaku hanya ingin mendapatkan dukungan dari sosok yang mau menjadi mata dan tangan untuk memegang, menuntun, merangkul dan memeluk mereka.

Ia mengatakan bahwa penyandang disabilitas tak butuh belas kasihan, mereka tidak butuh uang atau materi.

Penyandang disabilitas hanya ingin mencari sosok yang bisa memberikan kesempatan, ruang, dan tempat untuk berkarya untuk bisa menjadi lebih baik sehingga keberadaan mereka bisa dihargai di tengah masyarakat.

Baca juga  Tukang Bangunan hingga Ojol Ramai-ramai Dukung Ahmad Ali Jadi Gubernur Sulteng

Dewi berharap dengan diberikan ruang, stigma negatif di masyarakat yang seolah-olah disabilitas bukan apa-apa, bahkan kadang dianggap aib dan beban bisa dihilangkan.

“Respons dari beliau sangat luar biasa, beliau menangis bersama kami, terharu bersama kami, dan satu kata dari beliau, tidak banyak beliau bilang sama kami. Beliau berucap ‘saya jadi gubernur atau tidak jadi gubernur, saya adalah Ayah kalian. Kalian adalah anak-anak saya’,” ucap Dewi menirukan pernyataan Ahmad Ali saat berdiskusi.

Ia menambahkan, Ahmad Ali juga meminta para penyandang disabilitaa tidak sungkan ketika memerlukan bantuan seperti kursi roda.

“Beliau siap menjadi Ayah untuk kami, itu kesan yang kami rasakan saat bertemu. Kami yang akan mengantarkan Bapak, kalau Bapak berkenan, kami mendampingi untuk mengantarkan Bapak di pintu kantor gubernur,” ujar Dewi.

(Adv)

Share :

Baca Juga

Perkara sengketa tanah di Jalan Tanjumbulu, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, terus bergulir/hariansulteng

Palu

Sengketa Tanah di Palu Barat, Ahli Waris Cekcok dengan Penghuni Rumah
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menggelar latihan satuan di medan ketinggian atau vertikal.

Palu

Basarnas Palu Gelar Latihan di Ketinggian Demi Tingkatkan Kompetensi Tim Rescue
Ilustrasi tukang becak/Ist

Palu

Curhat Tukang Becak di Palu, Penghasilan Menurun Drastis karena Ojek Online
Prof Muhardi kembali terpilih sebagai Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako (Untad) periode 2023 - 2027/hariansulteng

Palu

Prof Muhardi Kembali Dilantik Sebagai Dekan Fakultas Pertanian Untad Periode 2023-2027
Perwakilan KPK gelar audiensi program oembersntsr korupsi di Gedung DPRD Palu Jl Moh Hatta, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (11/2/2022)/hariansulteng

Palu

Telat Kirim APBD 2021 ke Pusat, KPK Sentil Pemkot dan DPRD Palu
Sebagian besar mahasiswa Untad meninggalkan Kantor DPRD Sulteng saat demo tolak Perppu Ciptaker/hariansulteng

Palu

Berbeda Pandangan, Sebagian Mahasiswa Untad Tarik Diri dari Demo
Aparat memasang garis polisi di lokasi longsor PETI Poboya. (Foto: Istimewa)

Palu

Lubang Galian PETI di Poboya Longsor, Dua Penambang Selamat
Ilustrasi/PLN

Donggala

Dampak Cuaca Buruk, PLN Lakukan Pemadaman Listrik di Palu dan 2 Kabupaten Hari Ini