Home / Sulteng

Selasa, 20 Juni 2023 - 15:17 WIB

Lapor ke Polda, Arisan Bodong Bikin Ratusan Emak-emak di Sulteng Tekor Rp1 Miliar

Korban penipuan investasi dan arisan bodong melapor ke Polda Sulteng/Ist

Korban penipuan investasi dan arisan bodong melapor ke Polda Sulteng/Ist

HARIANSULTENG.COM – Ratusan emak-emak di Sulawesi Tengah (Sulteng) diduga menjadi korban penipuan arisan online dan investasi bodong.

Korban dari kalangan ibu rumah tangga (IRT) ini total berjumlah 123 orang, berasal dari Kota Palu, Kabupaten Donggala, Parigi Moutong hingga Provinsi Gorontalo.

Para korban ini mengalami kerugian sebesar Rp1 miliar dan telah melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Polda Sulteng.

Deasy Marsya Fantriana, salah satu korban yang berharap agar pelaku segera ditangkap dan diproses hukum sebagai tanggung jawab atas perbuatannya.

Baca juga  Polda Sulteng Segera Autopsi Jenazah Pemuda yang Tewas Usai Ditangkap Polisi

“Saya hanya ingin mendapatkan pengembalian uang yang telah saya setorkan secara penuh,” ungkapnya, Selasa (20/6/2023).

Deasy merupakan salah satu anggota arisan online yang melakukan setoran Rp2.500.000 per bulan selama 16 bulan dengan total Rp40 Juta.

Namun, pemilik akun Arisol Palu tidak bisa dihubungi ketika tiba hari penerimaan uang arisan sesuai kesepakatan pada 28 Juni 2023.

Baca juga  Siap Amankan Pemilu 2024, Polda Sulteng dan Kodam XIII/Merdeka Teken Kerja Sama Perkuat Sinergitas

Pihak korban melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib dan berharap agar pelaku segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Selain Deasy, masih ada banyak ibu rumah tangga lainnya yang juga menjadi korban penipuan dengan jumlah arisan bodong yang berbeda-beda.

“Kami semua sepakat untuk membawa masalah penipuan arisan online ini ke ranah hukum agar pelaku dapat diadili sesuai dengan peraturan yang berlaku,” jelasnya. (Jmr)

Share :

Baca Juga

Anwar Hafid geram atas penebangan sebatang pohon di depan Rujab Gubernur Sulteng, Jalan Prof Moh Yamin, Kota Palu. (Foto: Istimewa)

Sulteng

Ironi Anwar Hafid: Geram Pohon Depan Rujab Ditebang, Ribuan Hektare di Morowali Terlupakan?
Ilustrasi Wisuda Universitas Tadulako angkatan 107-108 beberapa waktu lalu

Palu

16 Lulusan Terbaik di Wisuda Untad 107-108, Satu Diantaranya IPK 4,00
Banjir bandang menerjang Desa Lumbumamara, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (28/11/2021)/Ist

Donggala

30 KK Desa Lumbumamara Donggala Mengungsi Akibat Banjir Bandang
Hari kedua dialog YTM bertema "Menguak Ironi Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Tengah Laju Tambang Nikel Ilegal", Selasa (12/11/2024)/hariansulteng

Palu

Pengawas Ketenagakerjaan Dicecar Buruh soal Kecelakaan Kerja di Kawasan Industri Nikel Morowali
Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido menghadiri Peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-115 di SMP Negeri 1 Palu, Jumat (19/5/2023)/Pemkot Palu

Palu

Wakil Wali Kota Palu Tekankan Pentingnya Anak Perempuan Tahu Golongan Darah
Banjir merendam Desa Lembah Mukti, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Senin (29/11/2021) sore/Ist

Donggala

Warga Terdampak Banjir di Dampelas Donggala Butuh Alas Tidur dan Makanan

Palu

Sebelum Tinggalkan Palu, Presidium KAHMI Serahkan Bantuan Rp 100 Juta ke Pesantren Putera Muhammadiyah
Tim Inafis Polres Banggai melakukan olah TKP untuk menyeliduki penyebab kebakaran di Pasar Sentral Luwuk, Minggu sore (8/12/2024)/Ist

Banggai

Diduga Korsleting Listrik, Tim Inafis Polres Banggai Olah TKP Awal Kabakaran Pasar Sentral Luwuk