Home / Nasional / Parigi Moutong

Jumat, 18 Februari 2022 - 18:41 WIB

Kunjungi Parimo, Komisi III DPR RI Sampaikan Dukacita Atas Meninggalnya Erfaldi

Komisi III DPR RI kunjungi Parimo guna merespon insiden penembakan terhadap massa unjuk rasa, Kamis (17/2/2022)/DPR RI

Komisi III DPR RI kunjungi Parimo guna merespon insiden penembakan terhadap massa unjuk rasa, Kamis (17/2/2022)/DPR RI

HARIANSULTENG.COM, PARIMO – Komisi III DPR RI mengunjungi Kecamatan Tinombo, Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) usai demo warga berujung bentrok dengan kepolisian.

Akibat bentrokan itu, seorang pemuda bernama Erfaldi (21) ditemukan tewas akibat mengalami luka tembak.

Sebanyak 9 perwakilan rakyat tiba dipimpin langsung Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh, Jumat (17/2/2022).

Kedatangan rombongan Komisi III DPR RI ini guna meninjau lokasi kejadian dan mendengar kesaksian warga.

Baca juga  Ingatkan Potensi Gempa Susulan NTT, BMKG: Jauhi Pantai dan Gedung Retak

“Kedatangan kami untuk melakukan pengawasan terhadap penegakan hukum di Parigi Moutong,” kata Pangeran mengawali dialog dengan warga.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan, kunjungan DPR RI guna memperoleh informasi dan data seluas-luasnya terkait unjuk rasa pada Sabtu (12/2/2022) lalu.

Data diperoleh nantinya menjadi bahan Komisi III DPR RI melakukan analisa dalam rangka memberikan rekomendasi untuk perbaikan sistem penegakan hukum dan pengambilan keputusan.

Baca juga  Hari Ketiga Usai Banjir Bandang di Torue, 3 Warga dan Satu Balita Belum Ditemukan

“Berdasarkan informasi, aparat kepolisian awalnya melakukan penertiban pembukaan jalan dengan menembakkan gas air mata kepada warga. Kericuhan tersebut menyebabkan sekitar 60 orang ditangkap dan 1 orang meninggal dunia,” kata Pangeran.

“Segenap anggota Komisi III DPR RI turut berdukacita. Komisi III juga menyerahkan bantuan uang duka kepada perwakilan keluarga almarhum Erfaldi. Kami menghimbau semua pihak menahan diri dan menjaga kondusifitas serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan permasalahan,” tuturnya. (Amd)

Share :

Baca Juga

Belasan alat berat diduga melakukan pengerukan di lokasi PETI Taopa. (Foto: Istimewa)

Parigi Moutong

Belasan Alat Berat di Lokasi PETI Taopa, Gakkum Didesak Tangkap Para Cukong
Merah Putih Institute (MPI) menggelar diskusi bertajuk "Hilirisasi dan Lingkungan: Bagaimana Masa Depan Ruang Hidup Kita?", Rabu (21/8/2024)/Ist

Nasional

MPI Gelar Diskusi Bahas Isu Lingkungan, Yudi Prasetyo: Hilirisasi Harus Menyasar Semua Sektor
Ilustrasi - Aksi mahasiswa di depan Kantor DPRD Sulawesi Tengah, Senin (11/4/2022)/hariansulteng

Nasional

Pasal 273 RKUHP: Demo Tanpa Izin Dipenjara Satu Tahun
Tangkapan drone saat puluhan armada polisi memukul mundur massa aksi di Jl Trans Sulawesi, Kecamatan Tinombo Selatan, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (12/2/2022) malam/Ist

Parigi Moutong

Warga Parimo Blokir Jalan Hingga Malam, Polisi Tembakkan Water Cannon dan Gas Air Mata
Personel bersenjata lengkap disiagakan dalam Operasi Keselamatan Tinombala guna mencegah ancaman serangan teroris MIT, Minggu (6/3/2022)/Ist

Parigi Moutong

Cegah Serangan Teroris MIT, Personel Bersenjata Lengkap Diterjunkan dalam Operasi Keselamatan Tinombala
Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J/Ist

Nasional

Jenazah Brigadir J Diautopsi Ulang 27 Juli, 16 Hari Setelah Dimakamkan
Ahmad Ali melakukan peninjauan ke lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Kamis (4/7/2024)/hariansulteng

Parigi Moutong

Ahmad Ali Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Parimo
2 korban terseret air terjun Ogomojolo Parimo ditemukan meninggal, Senin (18/11/2024)/Ist

Parigi Moutong

2 Korban Terseret Air Terjun Ogomojolo Parimo Ditemukan Meninggal