Home / Palu

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:19 WIB

Korban Kasus Penggelapan Mobil di Palu Soroti Kinerja Penyidik

Ray Ichtiar Basya. (Foto: Istimewa)

Ray Ichtiar Basya. (Foto: Istimewa)

HARIANSULTENG.COM, PALU – Eko Wahyudi, seorang warga di Kota Palu mengaku kecewa atas kinerja penyidik dalam menangani perkara penggelapan mobil yang dialaminya.

Terdakwa dalam kasus ini adalah Herry Santoso, seorang mantan anggota kepolisian yang telah diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH).

Dalam persidangan yang digelar di Pengalidan Negeri (PN) Palu, Selasa (14/7/2026), majelis hakim menyoroti tidak adanya penyitaan terhadap barang bukti.

“Kami sudah berkali-kali meminta penyitaan sejak awal. Namun, permintaan itu seperti diabaikan begitu saja. Ini bukan sekadar kelalaian, tetapi pembiaran yang sangat menyakitkan bagi korban,” ujar Ray Ichtiar Basya selaku kuasa hukum korban, Rabu (15/7/2026).

Menurut Ray, tindakan penyidik yang tidak melakukan penyitaan terhadap barang bukti utama merupakan sebuah kekeliruan fatal dan tidak dapat ditoleransi.

Baca juga  Hadianto Rasyid Hadiri Pengucapan Syukur GPID Jemaat Koinonia Palu

Ia bilang pengabaian ini jelas-jelas melanggar ketentuan hukum acara pidana yang berlaku, khususnya terkait wewenang dan kewajiban penyidik dalam melakukan penyitaan atas Bukti.

“Padahal UU Nomor 20 tahun 2025 tentang KUHAP telah jelas mengatur, yaitu bagian enam tentang Penyitaan, khususnya pasal 123 huruf a yang jelas mengatur mengenai hal tersebut,” jelasnya.

Rey menuturkan pihaknya sudah berulang kali menyampaikan kepada penyidik bahwa mobil kliennya sedang dalam penguasaan orang lain dan tempatnya diketahui.

Akan tetapi, imbuh dia, penyidik seolah tak menindaklanjuti sehingga persidangan dimulai tanpa adanya bukti hasil tindak pidana, serta Akan terancam nya kepastian hukum dan keadilan kepada Korban.

Baca juga  Jembatan IV Palu Bakal Dibangun Kembali Awal Tahun Depan

“Sekalipun pidana telah dijatuhkan dan terdakwa telah menerima hukuman, bagaimana mobil bisa kembali kalau seperti ini? Jelas ini bentuk pembiaran dan menyandera keadilan korban,” kata Ray.

Ray menyebut korban saat ini merasa frustasi karena mobil miliknya digadaikan oleh terdakwa dan berada dalam penguasaan orang lain.

Atas kondisi tersebut, pihaknya juga telah mengirim surat aduan dan permohonan atensi kepada Kapolri dan Komisi III DPR RI.

“Kami berharap perkara ini mendapat atensi mengingat perbuatan penyidik sangat tidak profesional. Upaya kami di tingkat kepolisian daerah pun diabaikan,” pungkasnya.

(Red)

Share :

Baca Juga

Lalu lintas di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kota Palu padat merayap akibat perbaikan jalan, Sabtu (14/5/2022) sore/hariansulteng

Palu

Lalu Lintas di Jalan I Gusti Ngurah Rai Palu Padat Merayap Akibat Perbaikan Jalan
Peninjauan rumah penerima dana stimulan di Kelurahan Birobuli Selatan, Rabu (17/11/2021)/Ist

Infrastruktur

10 Rumah Penerima Dana Stimulan di Birobuli Selatan Palu Selesai Direhab
Wali Kota Hadianto Rasyid mengukuhkan 54 anggota Paskibraka Kota Palu, Sabtu (16/8/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Hadianto Rasyid Kukuhkan 54 Anggota Paskibraka Kota Palu 2025
Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Teknik Universitas Tadulako (Untad) menyelenggarakan acara buka puasa bersama 1.000 anak yatim, Selasa (26/3/2024)/hariansulteng

Palu

Pererat Silaturahmi, IKA Teknik Untad Gelar Buka Puasa Bersama 1.000 Anak Yatim
Sejumlah alumni HMI di Kota Palu merespon soal spanduk penolakan Anies Baswedan di Munas KAHMI, Rabu (23/11/2022)/hariansulteng

Palu

Alumni HMI Tanggapi Spanduk Penolakan Anies di Munas KAHMI: Ada Upaya Mendiskreditkan
Ketua Dewan Kesenian Sigi Akbar Dian saat konferensi pers terkait polemik penyelenggaraan FDL 2025 (Sumber: Mawan/hariansulteng.com)

Palu

Polemik di Balik Penyelenggaraan Festival Danau Lindu 2025
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid meresmikan Masjid Al-Ikhlas Ganogo di Jalan Kramat Jati, Kelurahan Nunu, Kota Palu, Rabu (10/5/2023)/Pemkot Palu

Palu

Resmikan Masjid Al-Ikhlas Ganogo di Nunu, Wali Kota Palu Ajak Warga Ikut Memakmurkan
Aliansi Mahasiswa se-Kota Palu memasuki Kantor DPRD Sulteng untuk menyampaikan aspirasi terkait insiden penembakan di Parimo, Selasa (15/2/2022)/hariansulteng

Palu

Soal Penembakan di Parimo, Mahasiswa Masuki DPRD Sulteng dengan Mobil Sound System