Home / Palu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:31 WIB

Kronologi Penembakan di Jalan Tombolotutu Palu Versi Polisi

Warga memadati lokasi perkelahian oknum polisi dan juru parkir di Jalan Tombolotutu, Kota Palu, Kamis (27/8/2026). (Foto: Istimewa)

Warga memadati lokasi perkelahian oknum polisi dan juru parkir di Jalan Tombolotutu, Kota Palu, Kamis (27/8/2026). (Foto: Istimewa)

HARIANSULTENG.COM, PALU – Polisi memaparkan kronologi penembakan yang menewaskan seorang juru parkir di depan gerai Alfamidi Jalan Tombolotutu, Kota Palu.

Peristiwa ini bermula saat anggota Bidpropam Polda Sulteng berinisial Aipda AA berhenti di sekitar rumah makan untuk berbelanja di Alfamidi, Kamis (27/8/2026) malam.

Setelah keluar dari minimarket, Aipda AA didatangi juru parkir bernama Dedi untuk menanyakan tarif parkir.

Keduanya terlibat cekcok hingga berujung perkelahian. Polisi bilang Dedi melakukan penyerangan menggunakan parang.

Aipda AA yang berusaha menangkis serangan mengalami luka pada tangan kanan dan jari manis tangan kirinya terputus.

Baca juga  Polisi Terdakwa Penembakan Erfaldi Divonis Bebas dari Tuntutan 10 Tahun Penjara, JPU: Kami akan Pelajari

Masih menurut polisi, Aipda AA terpaksa mengeluarkan senjata api dan melepaskan satu tembakan peringatan.

“Namun saudara D (Dedi) masih mengejar dengan parangnya sehingga Aipda AA melepaskan sejumlah tembakan ke arah saudara D,” kata Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Achmad Muhaimin, Jumat (28/8/2026).

Pada saat bersamaan, ujar Achmad, seorang warga berinisial MA yang berada di sekitar lokasi mendengar suara tembakan.

Saat mengintip dari jendela, ia kemudian menyadari terdapat luka pada bagian leher kanan yang diduga akibat terkena peluru nyasar.

Dedi dan MA dievakuasi ke RS Dr Shindu Trisno untuk mendapatkan perawatan, sedangkan Aipda AA dibawa ke RS Bhayangkara Palu.

Baca juga  Keluhan Juru Parkir Vatulemo Palu: Tak Difasilitasi Mendaftar, Nilai Setoran Tinggi

Sekira pukul 23.30 WITA, Dedi selanjutnya dirujuk ke RSUD Anutapura Palu namun ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 2.30 WITA dini hari.

Achmad menyatakan penanganan perkara masih dilakukan penyelidikan dan pengembangan di lapangan untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian.

Polda Sulteng akan mendalami fakta-fakta di lapangan, termasuk penggunaan senjata tajam dan senjata api dalam insiden tersebut.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan mempercayakan seluruh proses penanganan perkaranya kepada pihak kepolisian,” ucapnya.

(Red)

Share :

Baca Juga

Kadis Dukcapil Kota Palu, Walawati/hariansulteng

Palu

4 Ribu Warga Kota Palu Sudah Miliki KTP Digital, Kadis Dukcapil: Tak Perlu Lagi Bawa Fotokopi
Dirreskrimsus Polda Sulteng, Kombes Bagus Setiawan/Ist

Palu

Polda Sulteng Buka Suara soal Dugaan Penambangan Emas Ilegal PT AKM
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menerima kunjungan Yayasan Kesehatan Kanker Indonesia (YKKI) di ruang kerjanya, Rabu (1/2/2023)/Ist

Palu

Wali Kota Hadianto Terima Kunjungan YKKI Palu, Bahas Program Indonesia Sehat Tanpa Kanker
Ahmad Ali hadiri rakorwil DPW PKB Sulteng, Kamis (31/10/2024)/Ist

Palu

Ahmad Ali di Rakorwil PKB Sulteng: Tanggung Jawab Saya Menangkan Pilkada
Prof Abrar Saleng

Opini

Solusi Penciutan Lahan di Tengah Polemik Kontrak Karya vs Kepentingan Rakyat
Sumbang Dana Hingga 7 Miliar Rupiah Untuk Pembangunan Taman Nasional Palu, Simbol Alfa Midi Tidak Ada

Palu

Sumbang Dana Rp 7 Miliar Rupiah Untuk Pembangunan Taman Nasional Palu, Simbol Alfamidi Tidak Ada
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid meresmikan Gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Selasa (21/3/2023)/Pemkot Palu

Palu

Wali Kota Palu Resmikan Puskesmas Pembantu Kelurahan Petobo Bantuan Pemprov Bengkulu
Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) 02 Kota Palu menggelar muswil, Minggu (25/05/2025)/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu Ajak RAPI Perkuat Solidiaritas dan Jaga Netralitas