Home / Sigi

Jumat, 24 Maret 2023 - 15:58 WIB

Kasus Mayat Perempuan Hangus Terbakar di Sigi Terus Diusut, Polisi Periksa 10 Saksi

Ilustrasi orang terbakar (Foto: Istimewa)

Ilustrasi orang terbakar (Foto: Istimewa)

HARIANSULTENG.COM, SIGI – Pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus penemuan mayat wanita di Desa Sidondo Satu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi.

Jenazah korban berinisial CT (22) asal Desa Pakuli itu pertama kali ditemukan dalam kondisi hangus terbakar pada 21 Maret 2023 sekira pukul 06.00 Wita.

“Masih terus digali pengembangannya. Sudah lebih sepuluh saksi yang diperiksa, mulai dari yang menemukan, keluarga, orang dekat korban termasuk orang-orang yangg dianggap bisa memberikan keterangan terkait kasus ini,” kata Kasi Humas Polres Sigi, AKP Ferry Triyanto, Jumat (24/3/2023).

Kasus ditemukannya mayat wanita dalam kondisi terbakar ini menuai sorotan dari berbagai organisasi dan aktivis tergabung dalam Perempuan Bersatu Sulawesi Tengah (GPB-ST).

Baca juga  Prihatin dengan Akses Jalan ke Kulawi Selatan, Ahmad Ali: Mari Akhiri Penderitaan Ini

Meski identitas korban berhasil diungkap kepolisian, namun hingga kini belum diketahui pasti penyebab dari kejadian mengenaskan tersebut.

Dalam keterangan resminya, Gerakan Perempuan Bersatu Sulteng menyebut kekerasan dengan menyasar tubuh perempian semacam ini bukan kali pertama terjadi di Bumi Tadulako.

“Dalam dua dekade terakhir, berbagai jenis kekerasan dialami oleh perempuan dalam skala domestik, komunitas hingga publik. Tindakan penyekapan, perkosaan, pelecehan, penyiksaan, ekslpoitasi seksual, prostitusi online, pemenjaraan, penembakan, mutilasi, pembunuhan hingga pembakaran, pernah terjadi dan terus berulang,” ujar Direktur LiBu Perempuan Sulteng, Dewi Rana.

Baca juga  Bocah 11 Tahun di Sigi Mengaku Nyaris Jadi Korban Penculikan Anak, Polisi: Indikasi Belum Cukup Kuat

GPB-ST mendesak kepolisian untuk bergerak cepat menemukan pelaku, membongkar motif dan penyebab kekerasan, serta memberikan perindungan keamanan bagi keluarga korban.

Selain itu, Pemda Sigi juga harus memberikan perlindungan dan pemulihan psikologis keluarga korban, serta memitigasi timbulnya potensi konflik antarwarga sebagai reaksi balasan kepada pelaku.

“Masyarakat Kabupaten Sigi dan Sulawesi Tengah berpartisipasi menjaga keamanan dan keteraman di bulan Ramadhan ini serta membantu aparat keamanan jika memiliki informasi terkait pelaku,” terang Dewi. (Jmr)

Share :

Baca Juga

Bupati Sigi, Moh Irwan Lapatta menghadiri malam penutupan Ramporame Festival, Minggu malam (23/7/2023)/Ist

Sigi

Hadiri Penutupan Ramporame Festival, Bupati Sigi Nimbrung di Pematang Sawah bersama Warga
Sesosok mayat perempuan ditemukan di perkebunan milik warga di Dusun 4 Desa Pesaku, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Minggu (22/1/2023)/Ist

Sigi

Warga Dolo Barat Digegerkan Penemuan Mayat Perempuan di Kebun, Polres Sigi Selidiki
Satu anak yang hanyut di sungai Kura-kura, Desa Kapiroe, Kecamatab Palolo, Kabupaten Sigi ditemukan meninggal dunia, Selasa (28/3/2023)/Ist

Sigi

3 Hari Hilang, Satu Anak Korban Terseret Arus Sungai di Sigi Ditemukan Meninggal Dunia
Seorang pria di Desa Tinggede kabur ke atap rumah usai membacok warga/Ist

Sigi

Bacok Warga karena Stres Masalah Keluarga, Pria di Desa Tinggede Sigi Kabur ke Atap Rumah
Persiapan Ramporame Festival di Desa Porame, Kabupaten Sigi, Minggu (16/7/2023)/hariansulteng

Sigi

Modal Gotong Royong, Warga Porame Sigi Gelar Ramporame Festival di Hamparan Sawah
Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Djoko Wienartono/Ist

Sigi

Viral Curhatan Anggota Polisi Dimutasi gegara Konten, Polda Sulteng Buka Suara
Pencarian 2 remaja hanyut di Air Terjun Wera masih nihil, Selasa (27/2/2024)/Ist

Sigi

Pencarian 2 Remaja Hanyut di Air Terjun Wera Masih Nihil
Polres Sigi bersama Bupati Sigi, Mohamad Irwan Lapata musnahkan ribuan liter miras jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Kamis (23/12/2021)/Ist

Sigi

Jelang Natal, Polres Sigi Musnahkan Ribuan Liter Cap Tikus dan Saguer di Dua Kecamatan