Home / Sigi

Kamis, 25 Juli 2024 - 23:15 WIB

Prihatin dengan Akses Jalan ke Kulawi Selatan, Ahmad Ali: Mari Akhiri Penderitaan Ini

Ahmad Ali hadiri konser BERAMAL di Kecamatan Kulawi Selatan, Kabupaten Sigi, Kamis malam (25/7/2024)/Ist

Ahmad Ali hadiri konser BERAMAL di Kecamatan Kulawi Selatan, Kabupaten Sigi, Kamis malam (25/7/2024)/Ist

HARIANSULTENG.COM, SIGI – Kecamatan Kulawi Selatan, Kabupaten Sigi menjadi titik ke-24 pelaksanaan konser Bersama Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri (BERAMAL), Kamis malam (25/7/2024).

Untuk menuju ke lokasi acara, rombongan Ahmad Ali menempuh jarak yang lumayan jauh dari Kota Palu, dan jalan rusak ketika memasuki wilayah Kulawi.

Bahkan, iring-iringan mobil bakal calon gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) itu sempat tersendat karena harus melintasi derasnya arus sungai.

Ahmad Ali tiba di lokasi konser sekira pukul 21.40 Wita. Ia tampak ditemani sang istri Nilam Sari Lawira dan Wakil Ketua DPD Gerindra Sulteng Bartholomeus Tandigala.

Anggota DPR RI dua periode itu mengungkapkan keprihatinannya terkait kondisi infrastruktur jalan di Kulawi dan Kulawi Selatan.

Baca juga  Polisi Ungkap Identitas Mayat Perempuan yang Hangus Terbakar di Desa Sidondo Sigi

“Perjalanan saya dari Palu ke Kulawi Selatan membuat hati saya menjadi tidak bahagia. Betapa sulitnya melewati jalan di sini,” katanya.

Selama Ahmad Ali berpidato, teriakan warga terus bersahutan mengeluhkan persoalan jalan rusak, akses jaringan hingga listrik.

Pada kesempatan itu, Ahmad Ali kembali menegaskan keinginannya untuk memperbaiki jalan di Sigi apabila memperoleh izin dari pemerintah setempat.

“Saya sudah katakan, apabila pemerintah memberikan izin, saya akan perbaiki jalan di sini. Saya siap mengerahkan alat berat saya. Tapi tolong pemerintah daerah memberi restu dan awasi pengerjaannya agar sesuai standar yang dibutuhkan. Tidak perlu menunggu Ahmad Ali menjadi gubernur, karena ini atas nama kemanusiaan,” ucapnya disambut sorak sorai ribuan warga Kulawi Selatan.

Baca juga  Cegah Penimbunan, Satgas Pangan Awasi Distribusi 700 Dos Minyak Goreng di Pasigala

Ahmad Ali mengatakan, infrastruktur jalan merupakan sarana vital bagi aktivitas keseharian masyarakat.

Kondisi jalan yang memadai akan mendorong kegiatan masyarakat lebih produktif. Namun, hal ini sulit dilakukan apabila akses jalan rusak.

“Bagaimana masyarakat bisa makmur dengan kondisi jalan yang rusak. Ada rasa bahagia ketika ingin bertemu masyarakat Kulawi, namun ketika perjalanan ke sini perasaan itu hilang. Ada ketidakadilan yang dirasakan masyarakat Kulawi dan Kulawi Selatan. Oleh karena itu, mari kita akhiri penderitaan ini,” tutur Ahmad Ali.

(Red)

Share :

Baca Juga

PLN dan warga bergotong royong melakukan perbaikan jaringan listrik/istimewa

Sigi

PLN Dibantu Warga Perbaiki Jaringan Listrik Rusak Akibat Cuaca Buruk
Ilustrasi modus penipuan melalui Whatsapp/Ist

Sigi

Kembali Terjadi, Beredar Pesan Whatsapp Penipuan Mengatasnamakan Wakil Bupati Sigi
Muhammad J Wartabone hadiri zikir dan sholawat akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad di Kabobona/Ist

Sigi

Muhammad J Wartabone Hadiri Zikir dan Sholawat Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Kabobona
Tim SAR lakukan pencarian 2 bocah yang hilang terseret arus Sungai Kura-Kura di Desa Kapiore, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (25/3/2023)/Ist

Sigi

Dua Bocah di Sigi Hilang Terseret Arus saat Bermain di Sungai Kura-kura
Bencana banjir melanda Desa Balongga dan Desa Sambo, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Rabu malam (17/4/2024)/Ist

Sigi

Banjir Terjang Dua Desa di Kabupaten Sigi, Akses Jalan Palu-Bangga Terputus
Warga dikejutkan dengan penemuan mayat perempuan di aliran sungai Desa Pakuli, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (4/7/2023)/Ist

Sigi

Sempat Dilaporkan Hilang, Wanita di Sigi Ditemukan Meninggal di Sungai Desa Pakuli
Ilustrasi buaya/Ist

Sigi

Penambang di Sigi Diterkam Buaya saat Sedot Pasir di Tepi Sungai Malam Hari
Istri Agustakari (tengah) bersama kuasa hukumnya di PN Donggala/Ist

Sigi

Terdakwa Kasus Penganiayaan Petani di Sigi Divonis 4 Tahun Penjara, Keluarga Korban Merasa Berat Hati