Home / Palu

Minggu, 10 November 2024 - 23:58 WIB

Kadis Pariwisata Palu Tutup Festival Budaya Ngata Topodoka Fest Jilid II

Ngata Topodoka Fest jilid II resmi berakhir, Minggu (10/11/2024)/Pemkot Palu

Ngata Topodoka Fest jilid II resmi berakhir, Minggu (10/11/2024)/Pemkot Palu

HARIANSULTENG.COM, PALU – Kepala Dinas Pariwisata Kota Palu, Ridwan Mustapa, secara resmi menutup event Ngata Topodoka Fest jilid II, Minggu (10/11/2024).

Ngata Topodoka Fest tahun ini digelar selama tiga hari di Lapangan Ngata Topodoka, Kelurahan Palupi, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Ridwan berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan bersilaturahmi, tetapi juga menjadi wadah untuk menghargai dan mempertahankan kearifan lokal di tengah pengaruh globalisasi yang begitu pesat.

Menurut Kadia, tema yang diangkag pada tahun ini, “Eksistensi Kearifan Lokal Terhadap Pengaruh Globalisasi” sangatlah relevan.

Di satu sisi, globalisasi membuka banyak peluang bagi perkembangan kota, namun di sisi lain, globalisasi juga menghadirkan tantangan besar bagi eksistensi budaya dan nilai-nilai lokal yang telah diwariskan oleh leluhur.

Baca juga  Dinobatkan Jadi Bunda Yatim, Tangis Wakil Wali Kota Palu Pecah

Oleh karena itu, Ngata Topodoka Fest ini sangat penting sebagai upaya mempertahankan dan memperkuat identitas kita agar tidak terkikis oleh arus globalisasi.

“Saya melihat bahwa selama tiga hari pelaksanaan festival ini, begitu banyak kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, baik dari generasi muda hingga para tokoh adat,” kata Ridwan.

Beragam pertunjukan seni, pameran kerajinan, dan diskusi mengenai nilai-nilai kearifan lokal telah dihadirkan, membuktikan bahwa masyarakat Palu tetap berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya yang kita miliki.

Olehnya, dirinya sangat mengapresiasi semangat ini karena mempertahankan budaya adalah salah satu bentuk cinta kepada tanah air.

Baca juga  Jalan Setia Budi Depan SMK Negeri 2 Palu Selesai Diaspal

Selain itu, diharapkan pula, melalui kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda kita agar semakin memahami dan menghargai kearifan lokal.

“Anak-anak muda yang turut berpartisipasi di festival ini menunjukkan bahwa meskipun mereka hidup di era digital dan teknologi, mereka tetap memiliki kebanggaan dan tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai budaya lokal,” ungkapnya.

Ridwan menambahkan, hal ini tentu menjadi sinyal positif bahwa kearifan lokal akan terus lestari di tengah tantangan zaman.

“Teruslah berupaya menjadikan acara ini sebagai agenda tahunan yang tidak hanya menyatukan kita sebagai masyarakat Palu, tetapi juga meneguhkan identitas kita di tengah dunia yang semakin mengglobal,” pungkasnya.

(Lam)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi tersengat listrik/Ist

Palu

3 Pekerja di Palu Tewas Kesetrum Saat Pasang Lampu Jalan Dekat Tiang Listrik Tegangan 20 kV
PB Alkhairaat tolak keras ajakan tabayun Fuad Plered/Ist

Palu

PB Alkhairaat Tolak Keras Ajakan Tabayun Fuad Plered
Debat kedua Pilgub Sulteng, Senin malam (4/11/2024)/Ist

Palu

Debat Kedua Pilgub Sulteng, Ahmad Ali Singgung Capaian WTP Anwar Hafid Selama Pimpin Morowali
Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura menjadi inspektur upacara HUT Kota Palu/hariansulteng

Palu

Gubernur Sulteng Apresiasi Pemkot Palu Karena Bisa Pulih Lebih Cepat Usai Pandemi
Andhika Paramandana dan Ridwan Alfarisi, perwakilan PT Donggi Senoro LNG jadi pembicara dalam dialog hari pertama Festival Media Hijau di Taman Gor, Kota Palu, Sulaweai Tengah, Minggu (10/12/2023)/hariansulteng

Palu

Bisnis LNG PT Donggi Senoro Jadi Energi Alternatif Hadapi Dampak Perubahan Iklim
Ilustrasi - PKKMB Untad 2019/Humas Untad

Palu

Jelang PKKMB Untad 2022, Muncul Petisi Tolak Mahasiswa Baru Dibotak
Brigjen TNI Dody Triwinarto memberikan pengarahan kepada atlet Sulteng yang akan berlaga di PON Aceh-Sumut 2024, Sabtu (29/6/2024)/Ist

Palu

Sempat Mundur, Dody Triwinarto Kembali Pimpin Puslatda Sulteng Atas Permintaan Gubernur
Tangkapan layar rakorwil MW KAHMI Sulawesi Tengah guna membahas Munas XI KAHMI di Kota Palu, Minggu (13/3/2022)/Ist

Palu

2.000 Peserta Bakal Hadiri Munas XI KAHMI di Palu, Sriti Convention Hall Jadi Lokasi Pembukaan