Home / Palu

Kamis, 24 November 2022 - 23:35 WIB

Hadiri Gala Dinner Munas XI KAHMI, Gubernur Rusdy Mastura: Yakin Usaha Sampai

Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura memberi sambutan di acara Gala Dinner Munas XI KAHMI, Kamis (24/11/2022)/hariansulteng

Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura memberi sambutan di acara Gala Dinner Munas XI KAHMI, Kamis (24/11/2022)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusdy Mastura menghadiri Gala Dinner Musyawarah Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Munas KAHMI) ke-XI, Kamis (24/11/2022) malam.

Kegiatan itu berlangsung di Hotel Best Western, Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Rusdy Mastura merasa terharu karena daerahnya mendapat kepercayaaan menjadi tuan rumah forum terbesar para alumni HMI.

“Terima kasih telah mempercayakan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Munas KAHMI. Kami ucapkan selamat datang di Negeri Seribu Megalit,” ucap Cudy, sapaannya.

Gala dinner menjadi rangkaian acara sebelum pembukaan resmi Munas XI KAHMI di Sriti Convention Hall, Jumat (25/11/2022) besok.

Pengamatan HarianSulteng.com, gala dinner turut dihadiri sejumlah tokoh KAHMI, seperti Jusuf Kalla, Mahfud MD, Anies Baswedan, serta Ahmad Doli Kurnia Tandjung sebagai Koordinator Presidium MN KAHMI.

Baca juga  Wali Kota Hadianto Rasyid Sambut Hangat Kunjungan Murid TK Putra Palu

Cudy pun sedikit menceritakan mengenai Sulawesi Tengah yang dijuluki sebagai negeri seribu megalit.

Situs sejarah ini berada di wilayah Kabupaten Poso dan diyakini sebagai jejak peradaban megalitik tertua di Indonesia.

“Di Lembah Poso banyak patung megalitik berukuran besar. Saat Festival Danau Poso situs ini menjadi tema utama. Hal ini sebagai bagian untuk memperkenalkan kepada dunia,” terang Cudy.

Meski bukan berasal dari HMI, Cudy mengetahui bahwa korps hijau hitam merupakan salah satu organisasi besar di Indonesia.

Mantan Wali Kota Palu dua periode itu memahami bahwa pemerintah daerah sempat menjadi sorotan jelang pelaksanaan Munas KAHMI.

Baca juga  Dipimpin Wakil Wali Kota, Pengurus KAHMI Palu Periode 2022-2027 Resmi Dilantik

Hal itu menyusul pemberian dana hibah sebesar Rp 14 miliar yang dianggap terlalu besar oleh sejumlah pihak hanya untuk sebuah acara seremonial.

Akan tetapi, Cudy menilai Munas KAHMI akan memberikan multiplier effect yang jauh lebih besar bagi perekonomian daerah.

Di akhir sambutannya, pria berusia 73 tahun itu menyampaikan salam khas dari korps hijau hitam, yakni Yakusa (Yakin Usaha Sampai).

“KAHMI organisasi besar, alumninya tersebar di mana-mana. Jadi aaya bilang sama Ibu Ketua DPRD tidak perlu ragu-ragu keluarkan uang. Dampak Munas KAHMI akan membawa masuk nilai investasi Rp 71 triliun. Yakusa, Yakin Usaha Sampai,” kata Cudy. (Sub)

Share :

Baca Juga

Forum Maroso untuk Ahmad Ali melakukan deklarasi dukungan kepada Ahmad Ali di Pilgub Sulteng 2024, Senin (3/6/2024)/hariansulteng

Palu

Deklarasi Dukungan, Forum Maroso untuk Ahmad Ali Komitmen Jaga Pluralisme
Sekjen PB Alkhairaat, Djamaluddin Mariadjang (kiri)/Ist

Palu

PB Alkhairaat Minta Kasus Penghinaan ke Guru Tua Jangan Ditunggangi Isu Lain
memberikan piagam penghargaan kepada belasan atlet berprestasi, Jumat (27/12/2024)/Ist

Olahraga

Harumkan Daerah di Ajang Olahraga, Kapolda Sulteng Berikan Penghargaan ke Belasan Atlet
Polisi mengamankan seorang kurir yang membawa sabu seberat 101,35 gram/Ist

Palu

Polisi Tangkap Kurir Pembawa 101,35 Gram Sabu di Kota Palu
Wawali Palu, Bupati Sigi hingga Mantan Gubernur Sulteng hadiri Lebaran Mandura di Kampung Baru, Jumat (28/4/2023)/Pemkot Palu

Palu

Wawali Palu, Bupati Sigi hingga Mantan Gubernur Sulteng Hadiri Lebaran Mandura di Kampung Baru
AJI Palu menggelar konferensi pers dan diskusi akhir tahun, Jumat (30/12/2022)/Ist

Palu

Polisi Nyusup ke Institusi Media Jadi Bahan Diskusi, AJI Palu Sayangkan Ketidakhadiran Pejabat Polda
Owner Sarabba Daeng, Abdul Rahman atau Amang bersama istri/hariansulteng

Palu

Kisah Owner Sarabba Daeng, 15 Tahun Jadi Tukang Parkir hingga Terpisah dari Istri Saat Tsunami Palu
Ancam kerusakan lingkungan dan rugikan negara, aktivis-pakar soroti penanganan PETI di Sulteng/Ist

Palu

Jatam Ajak Komnas HAM Desak Polda Sulteng Tertibkan PETI di Poboya