Home / Palu

Kamis, 4 Agustus 2022 - 20:57 WIB

Gubernur Hingga Wali Kota Palu Kirim Karangan Bunga ke Rumah Duka Om Kota

Karangan bunga ucapan belasungkawa memenuhi sekitar rumah Om Kota, Kamis (4/8/2022)/hariansulteng

Karangan bunga ucapan belasungkawa memenuhi sekitar rumah Om Kota, Kamis (4/8/2022)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALUKarangan bunga ucapan belasungkawa memenuhi sekitar rumah Ayuba Lasira atau akrab dikenal Om Kota, Kamis (4/8/2022).

Karangan bunga tersebut termasuk dari Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura dan Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid.

Karangan bunga Gubernur Rusdy Mastura bercorak biru yang disandarkan di depan rumah Om Kota.

Sebelum dimakamkan, terpantau ratusan masyarakat terus berdatangan ke rumah Om Kota di Jalan Miangas, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.

Arus lalu lintas di Jalan Miangas juga ditutup sementara oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.

Selain warga sekitar, Wali Kota Hadianto turut hadir sebagai bentuk belasungkawa atas wafatnya Om Kota, sang penyiar radio legendaris di Palu.

Baca juga  Polresta Palu Resmi Tahan Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Santriwati di Bawah Umur

“Om Kota sosok bersahaja, sangat sederhana, ramah dan mudah bergaul. Kalau saya pribadi nama Om Kota ini harus selalu dikenang,” kata Hadianto.

Om Kota menghembuskan napas terakhir dini hari tadi sekitar pukul 03.00 usai berjuang melawan sakit yang ia derita.

Om Kota merupakan penyiar radio senior khususnya melalui saluran Radio Republik Indonesia (RRI) Palu sejak 1980-an hingga 2006.

Guyonan serta dialek lokal nan khasnya saat memberi kabar seputar kota telah melekat di telinga masyarakat yang sering mendengar siarannya.

Baca juga  Bedah Buku Aldera di Untad, Pius Cerita Perjuangan Mahasiswa Lengserkan Rezim Otoriter Soeharto

Sebagian besar masyarakat ibu kota Sulawesi Tengah lebih mengenalnya dengan sebutan Om Kota ketimbang nama aslinya-Ayuba Lasira.

Sebutan ini disematkan padanya oleh Hotman Pontoh, rekan Om Kota dan kepala pemberitaan RRI kala itu.

Hal ini diungkap Neni Muhidin, seorang pegiat literasi di Palu saat bertemu dan ngobrol banyak hal dengan Om Kota.

Hasil obrolan bersama penyiar legendaris itu kemudian diceritakannya melalui beberapa paragraf tulisan dengan Om Kota sebagai judul besarnya. (Sub)

Share :

Baca Juga

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid bersama sejumlah jajarannya melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota Samarinda, Selasa (13/6/2023)/Pemkot Palu

Palu

Bahas Pengelolaan Limbah Sungai, Hadianto Kunjungi Pemerintah Kota Semarang
Kapolda Sulteng, Irjen Agus Nugroho menggelar ramah tamah bersama jurnalis di Palu, Jumat (2/8/2024)/Ist

Palu

Perkuat Sinergi Jelang Pilkada 2024, Kapolda Sulteng Gelar Ramah Tamah dengan Jurnalis di Palu
Seorang tukang becak berinisal M tewas usai ditikam di depan RSUD Anutapura, Jumat (1/3/2024)/Ist

Palu

Polisi Dalami Motif Kasus Tukang Becak Tewas Ditikam di Depan RSUD Anutapura Palu
Ilustrasi/Ist

Palu

Polresta Palu Resmi Tahan Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Santriwati di Bawah Umur
Polisi menaikkan status kasus dugaan penimbunan 53 ton minyak goreng di Kota Palu ke tahap penyidikan, Rabu (23/3/2022)/Ist

Palu

Naik Penyidikan, Staf Disperindag Terseret Kasus Penimbunan 53 Ton Minyak Goreng di Palu
Sekkot Palu, Irmayanti Pettalolo membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi calon Paskibraka Kota Palu 2023/Pemkot Palu

Palu

Buka Diklat Calon Paskibraka Kota Palu 2023, Irmayanti: Kalian Harapan Bangsa
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, Memberikan arahan dalam pertemuan kepala sekolah dan guru bersama PT Sampoerna Kamis (13/4/2023)/Pemkot Palu

Palu

Gandeng PT Sampoerna, Pemkot Palu Lanjutkan Program Magang Guru dan Kepala Sekolah
Ketua MW KAHMI Sulteng, Andi Mulhanan Tombolotutu/Ist

Palu

4 Alasan Sulteng Jadi Tuan Rumah Munas KAHMI, dari Isu Teroris Hingga Gempa 2018