Home / Palu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Aksi Aktivis Lingkungan Soroti Pertambangan di Bualemo Banggai

Sejumlah aktivis tergabung dalam Koalisi Selamatkan Bualemo menggelar aksi di depan Kantor DPRD Sulteng, Kota Palu, Jumat (30/10/2026). (Foto: Istimewa)

Sejumlah aktivis tergabung dalam Koalisi Selamatkan Bualemo menggelar aksi di depan Kantor DPRD Sulteng, Kota Palu, Jumat (30/10/2026). (Foto: Istimewa)

HARIANSULTENG.COM, PALU – Sejumlah aktivis tergabung dalam Koalisi Selamatkan Bualemo menggelar aksi di depan Kantor DPRD Sulteng, Kota Palu, Jumat (30/10/2026).

Massa menyuarakan ancaman pertambangan nikel terhadap hutan Tompotika di Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai.

Kawasan ini menjadi habitat satwa endemik, seperti tarsius, anoa, babirusa, kuskus beruang, dan rangkong Sulawesi.

Satu sisi, Bualemo termasuk wilayah penting bagi produksi pangan di Banggai, terdiri dari 2.532 ha lahan pertanian pangan berkelanjutan, dan 46.610 ha cadangan pertanian pangan berkelanjutan.

Baca juga  Polisi Bekuk Pencuri Spesialis Mesin Dap di Palu, Sudah Beraksi 50 Kali

Kehadiran perusahaan tambang nikel dikhawatirkan memengaruhi lahan pertanian dan menggerus sumber penghidupan warga.

“Ketika lahan pertanian rusak atau kehilangan fungsi produksinya, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh petani, tetapi juga oleh keluarga mereka, masyarakat desa, serta keberlanjutan pasokan pangan daerah,” kata Moh Taufid selaku korlap aksi.

Taufid memberi contoh kasus di Desa Trans Mayayap contohnya. Sekitar 200 ha persawahan di sana telah mengalami alih fungsi lahan.

Baca juga  Temui Gubernur Sulteng, FNPBI Soroti Minimnya Pengawas Ketenagakerjaan di Kawasan Industri Nikel

Berdasarkan data Jatam Sulteng, terdapat 10 konsesi nikel di Bualemo, 9 di antaranya teridentifikasi masuk kawasan hutan.

Konsesi tambang ini mengkapling 12 ha hutan lindung, 6.239 ha hutan produksi, 554 ha hutan produksi konversi, 4.662 ha hutan produksi terbatas.

“Hutan Tompotika bukan sekadar hamparan lahan yang dapat dialokasikan untuk kepentingan industri ekstraktif. Hutan merupakan ruang hidup berbagai spesies sekaligus penyangga ekologis yang menopang kehidupan masyarakat di sekitarnya,” tutur Tauhid.

(Red)

Share :

Baca Juga

Ketua PKC PMII Sulteng, Moh Rizal/Ist

Palu

Perangi Paham Intoleran, PMII Sulteng-JPMB Gelar Dialog Moderasi Beragama Besok
BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu melakukan pengamatan di halaman kantornya di Jalan Sumur Yuga, Kelurahan Balaroa, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (8/11/2022)/hariansulteng

Palu

Pengamatan Gerhana Bulan Total di Palu dari Fase Awal Penumbra Hingga Puncak Tertutup Awan
Puluhan massa tergabung dalam orang muda berisik (RADA BERISIK) melakukan demonstrasi di depan kantor Bawaslu Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (25/11/2024)/Ist

Palu

Bawaslu Sulteng Didesak Segera Tangkap Paslon yang Lakukan Praktik Politik Uang
KPU Kota Palu memulai proses penyortiran dan pelipatan surat suara Pilkada 2024, Minggu (20/10/2024)/Ist

Palu

Libatkan 78 Orang, KPU Kota Palu Mulai Sortir dan Lipat Surat Suara Pilkada 2024
Wawali Kota Palu, Reny A Lamadjido ikut langsung dalam silaturahmi Ramadan 1444 Hijriah/Pemkot Palu

Palu

Safari Ramadan 1444 H, Wawali Palu Sambangi Masjid Jami Nurul Ijtihad
Pengadilan Negeri (PN) Palu kembali menggelar sidang praperadilan yang diajukan jurnalis beritamorut.id, Heandly Mangkali, Rabu (21/05/2025)/Ist

Palu

Hadapi Sidang Besok, Heandly Mangkali Siapkan Saksi Ahli di Praperadilan Lawan Polda Sulteng
Hadianto Rasyid mengunjungi sejumlah gereja di Kota Palu, Kamis (25/12/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Hadianto Kunjungi Gereja di Palu, Pastikan Perayaan Natal Berjalan Aman

Palu

Sengketa Aset Perusahaan Otobus Jawa Indah Masuk Babak Baru