Home / Palu

Sabtu, 4 November 2023 - 22:36 WIB

Sempat Menolak, Keluarga Bocah Korban Pembunuhan di Palu Siap Autopsi Dilakukan Demi Keadilan

Ilustrasi/Ist

Ilustrasi/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Hasil visum AR, bocah korban pembunuhan di Kecamatan Palu Barat, Kota Palu hingga sekarang belum juga didapatkan pihak keluarga.

Hal ini membuat keluarga kecewa dan menilai kepolisian tidak tranaparan. Sementara hasil visum hanya diketahui melalui media massa.

“Dari awal sampai sekarang itu hasil visum belum ada kami lihat. Sampai sekarang belum ada dikabari,” kata ayah AR, Herman, Sabtu (4/11/2023).

Keluarga almarhum AR meragukan hasil visum dari RS Bhayangkara yang diumumkan Kasatreskrim Polresta Palu, AKP Ferdinand E Numbery.

Baca juga  HIV/AIDS di Palu Tembus 2.194 Kasus, 146 Orang Meninggal Sejak 2002

Seperti diketahui, dalam jumpa pers, Kamis (2/11/2023), Ferdinand menyebut tidak ada tanda-tanda kekerasan seksual di tubuh korban.

Hal ini membuat keluarga berang. Sebab, kata Herman, dirinya menyaksikan sendiri dubur anaknya kendur saat memandikan jenazah.

“Saya sendiri yang memandikan jenazah bersama anggota keluarga yang lain. Banyak lebam di tubuh anak saya. Waktu saya memasukkan kapas ke duburnya itu sangat mudah, terasa longgar. Saya suruh keluarga lain untuk melanjutkan, saya sudah tidak mampu,” jelasnya.

Pihak keluarga sempat menandatangani surat berita acara penolakan autopsi terhadap jenazah AR. Surat itu ditandatangani sesaat seusai proses pemakaman pada Rabu (1/11/2023) dan belum didampingi LBH Sulteng.

Baca juga  Tolak Voting Pemilihan Presma, Ketua MM Untad Geram Sambil Tunjuk-tunjuk Panitia

Dalam surat tersebut, terdapat tanda tangan penyidik dan ayah korban tanpa dibubuhi cap instansi maupun materai.

Merasa janggal atas penjelasan kepolisian terkait kematian anaknya, Herman mengaku keluarga siap membongkar makam dan dilakukan autopsi terhadap jenazah anaknya.

“Selaku keluarga, demi keadilan dan mengungkap kebenaran saya siap (lakukan autopsi). Apalagi mendengar berita seperti ini,” ucap Herman.

(Jmr)

Share :

Baca Juga

Suhardi (49), pedagang siomay di Kawasan Masjid Agung Palu, Sabtu (11/6/2022)/hariansulteng

Palu

Curhat Pedagang Siomay di Palu, Omzet Turun 50 Persen Imbas Harga Cabai Meroket
Debat kedua Pilkada Kota Palu 2024, Kamis malam (7/11/2024)/hariansulteng

Palu

Debat Publik Kedua, KPU Palu Gencarkan Pendidikan Pemilih Jelang Voting Day Pilkada 2024
Lahan sekitar daerah aliran sungai (DAS) di Poboya yang kritis terus meningkat/Ist

Palu

Lahan DAS Kritis Akibat Tambang Ilegal di Poboya Terus Meningkat
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menerima kunjungan Sasakawa Peace Foundation (SPF) bersama Yayasan Sikola Mombine di rumah jabatannya, Senin (13/5/2024)/Pemkot Palu

Palu

Wali Kota Palu Bakal Jadi Pembicara Workshop Internasional di Thailand
Ilustrasi - Detik-detik kenaikan harga BBM di SPBU Jalan Diponegoro, Kota Palu, Sabtu (3/9/2022)/hariansulteng

Palu

Pembelian BBM Pakai QR Code di Kota Palu Dimulai 9 Januari 2023
Stafsus Menkumham RI, Milton Hasibuan didampingi Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Budi Argap Situngkir beserta Pimti dan Kepala Rutan Kelas IIA Palu, Yansen dan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Herdi, saat melakukan kunjungan di kolam budidaya ikan air tawar di Rutan Kelas llA Palu, Selasa (21/6/2022)/Ist

Palu

Stafsus Menkumham Milton Hasibuan Kunjungi Rutan Palu, Ini Tujuannya
Kuasa Hukum Suradi, Rukly Chahyadi menunjukkan surat laporan dugaan pelanggaran kode etik Kapolsek Palu Selatan ke Irwasum Mabes Polri/hariansulteng

Palu

Diduga Intimidasi Pedagang Sari Laut, Kapolsek Palu Selatan Dilaporkan ke Irwasum Mabes Polri
Mako Polda Sulteng, Jalan Soekarno Hatta, Kota Palu/hariansulteng

Palu

Salat Iduladha 1445 H di Polda Sulteng Bakal Dihadiri Unsur Forkopimda dan Masyarakat