Home / Sigi

Minggu, 9 April 2023 - 22:31 WIB

Nasib Nasabah ACC Bak Jatuh Tertimpa Tangga, Tanggung Biaya Debt Collector Usai Mobil Ditarik Paksa di Sigi

Ilustrasi debt collector/Ist

Ilustrasi debt collector/Ist

HARIANSULTENG.COM, SIGI – Edo Yuhan, seorang warga Kabupaten Morowali Utara tengah menghadapi cobaan usai mobil miliknya ditarik paksa debt collector yang bekerja sama dengan Finance Astra Credit Companies (ACC).

Istri Edo Yuhan, Ani mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi ketika sang suami melakukan perjalanan di Desa Marawola, Kabupaten Sigi pada 25 Maret 2023 lalu.

Kejadian bermula saat saat mobil Fortune bernomor polisi 1943 UA miliknya parkir di pinggir jalan sekitar jam 1 siang.

Saat itu, Ani mengaku sedang berada di rumah keluarganya di Desa Marawola untuk mengawali puasa bersama.

Namun, tiba-tiba datang debt collector tanpa dilengkapi atribut maupun surat tugas, langsung merampas kunci serta STNK kendaraannya dengan alasan pemilik kendaraan menunggak pembayaran cicilan.

“Debt collector meminta saya ikut ke kantor dengan menarik kunci mobil dan STNK-nya. Sesampai di Kantor ACC Palu Jalan Juanda, saya bertemu ]ak Rizaldi diberi jangka 5 hari untuk melunasi tunggakan mobil tersebut,” kata Ani, Sabtu (8/4/2023).

Baca juga  Basarnas Palu Latih Potensi SAR soal Teknis Pertolongan di Gunung Hutan

Nasib bak jatuh tertimpa tangga, Ani menyebut pihak ACC menolak menerima pembayaran ketika dirinya sudah menyiapkan uang untuk melunasi keterlambatan tersebut.

Sebaliknya, dirinya justru dibebankan biaya untuk membayar jasa penanganan debt collector sebesar Rp 40 juta.

“40 juta bukan uang sedikit. Bengkel kami di Morut baru terbakar, saya juga baru keluar dari rumah sakit . Ini mau lebaran dari mana semua saya harus dapat tambahan 40 juta itu. Saya berharap pihak ACC mau mengerti kondisi kami saat ini seandainya kami tidak punya niat baik bolehlah kami dipersulit, ini kan kami mau bayar,” keluh Ani.

Baca juga  ACC Tanggapi Pemberitaan Tarik Paksa Mobil Nasabah Pakai Debt Collector

Atas kejadian tersebut, Ani berencana melaporkan masalah ini ke Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Tengah (OJK Sulteng) terkait penarikan paksa mobil milik suaminya.

“Selain ke OJK, kami akan melaporkan ke Polres Sigi atas perampasan kendaraan mobil miliknya yang dilakukan tanpa prosedur yang resmi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Finance ACC Indra mengatakan, pihaknya menggunakan jasa debt collector karena sudah mencari nasabah tersebut selama berbulan-bulan.

“Karena kami menggunakan jasa debt collector jadi nasabah harus bayar biaya penanganan debt collector sebesar Rp 40 juta. Karena mengingat unit kendaraan yang mahal yang ditarik jadi penanganan pembiayaan debt collector besar mencapai 40 juta itu sudah menjadi aturan dari kami,” ujar Indra yang dihubungi lewat via WhatsApp pribadinya. (Red)

Share :

Baca Juga

Sukarelawan Ganjar Pranowo tergabung dalam Mak Ganjar mengadakan pelatihan membuat cemilan stik pisang cokelat di Desa Langaleso, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng)/Ist

Sigi

Latih Kemandirian Ibu-ibu di Sigi, Mak Ganjar Gelar Pembuatan Stik Pisang Cokelat
Ilustrasi gempa bumi

Sigi

Kabupaten Sigi Diguncang Gempa Beruntun Senin Subuh, 2 Kali Magnitudo 4,1
Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi (kiri) gelar jumpa pers terkait ancaman dan pemerasan terhadap dirinya/Ist

Sigi

Polisi Selidiki Dugaan Pemerasan ke Wakil Bupati Sigi dengan Ancaman Sebar Video Syur
Ilustrasi/Ist

Sigi

Kronologi Pria 43 Tahun Tewas Diamuk Massa Usai Tikam Pegawai PTUN Palu, Sempat Lukai 2 Polisi
Orang hilang, Rahmi Eka Putry Zaenong/Ist

Sigi

Bawa Uang Nasabah Rp 75 Juta, Karyawan Amartha Hilang Misterius di Sigi
SDG Sulteng gotong royong bareng santri renovasi laboratorium komputer Ponpes Luqmanul Hakim/Ist

Sigi

SDG Sulteng Gotong Royong Bareng Santri Renovasi Laboratorium Komputer Ponpes Luqmanul Hakim
Puncak Matantimali di Desa Matantimali, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah/hariansulteng

Sigi

Pengunjung Wisata Puncak Matantimali Keluhkan Akses Jalan
Isrini, ibu korban pembakaran di Desa Sidondo histeris saat menyaksikan rekonstruksi, Jumat (28/7/2023)/hariansulteng

Sigi

Tersangka Pembakaran Wanita di Sigi Peragakan 54 Adegan Rekonstruksi, Ibu Korban Menangis Histeris