Home / Parigi Moutong

Kamis, 17 Maret 2022 - 14:26 WIB

Kadernya di DPRD Parimo Diduga Berijazah Palsu, Ini Sikap PKS Sulteng

Ketua Umum DPW PKS Sulawesi Tengah, Muhammad Wahyuddin/Facebook Muhammad Wahyuddin

Ketua Umum DPW PKS Sulawesi Tengah, Muhammad Wahyuddin/Facebook Muhammad Wahyuddin

HARIANSULTENG.COM, PARIMO – Anggota DPRD Parigi Moutong (Parimo) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abdun Hanau belum lama ini dilaporkan atas dugaan ijazah palsu.

Laporan tersebut dilayangkan Anggota Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Parimo, Hartono kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Parimo.

Menanggapi hal itu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulawesi Tengah pun angkat bicara.

Ketua Umum DPW PKS Sulawesi Tengah, Muhammad Wahyuddin menerangkan bahwa pihaknya menghormati segala proses pemeriksaan pihak berwenang.

Baca juga  Pakar Hukum Untad Desak Polisi Selidiki Dugaan Pemalsuan Ijazah Anggota DPRD Parimo

“Kami serahkan saja ke prosedur hukum oleh pihak-pihak yang berwenang,” kata Wahyuddin saat dihubungi melalui telepon, Kamis (17/3/2022).

Ia mengatakan, kasus dugaan ijazah palsu Abdun Hanau sebenarnya telah ditangani Bawaslu di tahapan pemilihan legislatif 2019.

Bawaslu kala itu, kata Wahyuddin, menyatakan tidak ada masalah dan pencalonan Abdun Hanau sebagai anggota legislatif tetap sah.

“Setahu saya ini kasus lama dan telah diselesaikan di tingkat Bawaslu. Kalaupun ada perkembangan terbaru, kami kembalikan saja prosesnya kepada KPU, Bawaslu atau pihak berwenang lainnya,” terangnya.

Baca juga  Kembali Mencuat, BK Siap Selidiki Laporan Dugaan Ijazah Palsu Oknum Anggota DPRD Parimo

Namun demikian, Wahyuddin menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap kadernya yang terbukti melakukan pelanggaran.

Sanksi pemecatan bukan tidak mungkin akan dijatuhi kader PKS yang terbukti terlibat kasus hukum.

“Kami menunggu pembuktiannya. Jika terbukti, maka sesuai prosedural aja. Sebagai partai kami juga memiliki kewenangan untuk mengusut sedetail yang dilakukan pihak berwenang,” kata Wahyuddin. (Rmd)

Share :

Baca Juga

73 KK terdampak banjir di Desa Desa Sausu Pakareme, Kecamatan Sausu, Parigi Moutong, Minggu (8/6/2025). (Sumber: BPBD Sulteng)

Parigi Moutong

Sungai Meluap, 73 KK Terdampak Banjir di Desa Sausu Pakareme Parimo
Tim SAR lakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang di perairan Teluk Tomini, Selasa (22/10/2024)/Ist

Parigi Moutong

Nelayan Hilang di Perairan Teluk Tomini, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pencarian hari kesepulu korban hilang akibat banjir bandang di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong ditutup/istimewa 

Parigi Moutong

Pencarian Korban Banjir Bandang Torue Parigimo Ditutup
Personel Satgas Madago Raya menggelar razia di wilayah Kabupaten Poso dan Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Minggu (2/6/2024)/Ist

Parigi Moutong

Satgas Madago Raya Razia Kendaraan di Poso dan Parimo, Sasar Senjata Api hingga Paham Radikal
Ahmad Ali melakukan kampanye dialogis di Desa Kayu Agung, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (8/10/2024)/Ist

Parigi Moutong

Hadiri Kampanye Ahmad Ali, Warga Kayu Agung Keluhkan Kelangkaan Pupuk
Relawan Banuata gelar Temu Mat Ali (TEMALI) di Parigi Moutong, Minggu (7/7/2024)/hariansulteng

Parigi Moutong

TEMALI di Parimo, Ahmad Ali Dicecar Keluhan Warga soal Kondisi Sail Tomini hingga Iuran BPJS
Kapolda Sulteng, Irjen Rudy Sufahriadi menggelar konferensi pers terkait tewasnya seorang anggota teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) bernama Suhardin alias Hasan Pranata, Kamis (28/4/2022)/hariansulteng

Parigi Moutong

Soroti Perbedaan Identitas Teroris MIT yang Tewas, Akademisi: Mabes Polri Terlalu Terburu-buru
Ilustrasi penembakan/Ist

Parigi Moutong

Seminggu Berlalu, Polisi Belum Pastikan Pelaku Penembakan Warga di Parigi Moutong