Home / Sigi

Senin, 22 Juni 2026 - 13:54 WIB

PSI Peduli Warga Lembantongoa: Dapur Umum, Bantuan Logistik hingga Trauma Healing

PSI Sulteng mendirikan dapur umum hingga menggelar trauma healing di Desa Lembantongoa, Kabupaten Sigi. (Foto: Istimewa)

PSI Sulteng mendirikan dapur umum hingga menggelar trauma healing di Desa Lembantongoa, Kabupaten Sigi. (Foto: Istimewa)

HARIANSULTENG.COM, SIGI – Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menjadi salah satu wilayah yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang terjadi pada Rabu, 17 Juni 2026 lalu.

Di tengah upaya pemulihan yang masih berlangsung, bantuan kemanusiaan terus berdatangan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Melalui program PSI Peduli, sebanyak 2.000 paket bantuan disalurkan kepada warga yang tersebar di lima dusun di Desa Lembantongoa.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPW PSI Sulteng, Agus Lamakarate bersama tim relawan yang turun langsung ke lokasi.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat agar distribusi berjalan merata dan tepat sasaran.

Paket bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang masih berupaya bangkit setelah bencana.

Agus mengatakan kehadiran PSI Peduli merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana alam.

Baca juga  3 Bulan Kasus Mayat Wanita Terbakar di Sigi Belum Terungkap, Keluarga Mengaku Sulit Hubungi Polisi

Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan hanya berupa kebutuhan logistik, tetapi juga dukungan moral agar warga tetap memiliki semangat untuk melanjutkan kehidupan.

“Musibah adalah takdir yang tidak pernah kita harapkan, tetapi kita tidak boleh menyerah. Kami ingin seluruh warga tetap kuat, saling membantu, dan terus menatap masa depan dengan optimisme. Insya Allah, dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kondisi ini akan segera pulih,” katanya.

Selain menyalurkan paket bantuan, PSI Peduli juga membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan warga terdampak.

Dapur umum tersebut menjadi salah satu pusat pelayanan yang cukup membantu masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan yang masih berada di lokasi pengungsian maupun di sekitar kawasan terdampak.

Suasana hangat terlihat saat waktu makan siang tiba. Puluhan anak tampak berkumpul menikmati makanan yang disediakan oleh dapur umum PSI Peduli.

Dengan duduk bersama di lapangan dan area terbuka, mereka menikmati hidangan yang disiapkan relawan dengan penuh keceriaan.

Baca juga  Satgas Madago Raya Beri Makan Bergizi Gratis di Dua Desa Terpencil

Tidak hanya fokus pada kebutuhan pangan, PSI Peduli juga menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak.

Berbagai permainan dan aktivitas interaktif dilakukan untuk membantu mengurangi rasa takut dan trauma pascagempa yang masih dirasakan sebagian anak.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias. Anak-anak terlihat bersemangat mengikuti permainan bersama tim relawan.

Tawa dan canda yang terdengar di sela-sela kegiatan menjadi gambaran bahwa proses pemulihan psikologis mulai berjalan dengan baik.

Menurut tim PSI Peduli, perhatian terhadap kondisi psikologis anak-anak menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana.

Selain memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, anak-anak juga membutuhkan ruang untuk kembali merasa aman dan nyaman setelah mengalami peristiwa yang mengguncang kehidupan mereka.

Warga Desa Lembantongoa menyambut baik bantuan yang diberikan. Mereka mengaku terbantu dengan kehadiran relawan yang tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga memberikan pendampingan dan dukungan moral bagi masyarakat.

Share :

Baca Juga

Orang hilang, Rahmi Eka Putry Zaenong/Ist

Sigi

Bawa Uang Nasabah Rp 75 Juta, Karyawan Amartha Hilang Misterius di Sigi
Ilustrasi gempa bumi/Ist

Sigi

Gempa M 4,5 Guncang Sigi, Terasa hingga Kota Palu
Polres Sigi bersama pemerintah daerah setempat menutup penutupan lokasi tambang ilegal di Dusun Kangkuro, Desa Tomado, Kecamatan Lindu. Kabupaten Sigi, Minggu (27/04/2025)/Ist

Sigi

Aparat Gabungan Tutup Tambang Emas Ilegal di Lindu Sigi
Panitia AAC menggelar jumpa pers terkait pembatalan turnamen di Sigi, Jumat (7/6/2024)/hariansulteng

Olahraga

Ahmad Ali Cup Batal Digelar di Sigi karena Tak Kantongi Izin, Panitia Bantah Ada Unsur Politik
Sejumlah penyintas bencana dan aktivis membentuk FPPM, Selasa (28/12/2021)/hariansulteng

Donggala

Korban Bencana Pasigala Gelar Aksi Akhir Tahun Besok, Beri Rapor Merah ke Pemerintah
Puncak Matantimali di Desa Matantimali, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah/hariansulteng

Sigi

Pengunjung Wisata Puncak Matantimali Keluhkan Akses Jalan
Ilustrasi/Ist

Sigi

Bocah 11 Tahun di Sigi Mengaku Nyaris Jadi Korban Penculikan Anak, Polisi: Indikasi Belum Cukup Kuat
Empat hari tidak kunjung pulang, seorang warga Desa Bulili, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, ditemukan sudah tidak bernyawa/istimewa humas basarnas

Sigi

Tujuh Hari Tak Pulang, Petani di Sigi Ditemukan Meninggal Dunia