Home / Palu

Jumat, 8 Maret 2024 - 13:10 WIB

JPMBN Sulteng Ajak Pelajar di Palu Tanamkan Nilai Moderasi Beragama

JPMBN berkolaborasi dengan MAN 1 Palu menyelenggarakan dialog moderasi beragama, Jumat (8/3/2024)/hariansulteng

JPMBN berkolaborasi dengan MAN 1 Palu menyelenggarakan dialog moderasi beragama, Jumat (8/3/2024)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Jaringan Penggerak Moderasi Beragama Nusantara (JPMBN) berkolaborasi dengan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Palu menyelenggarakan dialog moderasi beragama sebagai upaya menanamkan nilai-nilai moderasi beragama di kalangan pelajar.

Kegiatan itu diikuti ratusan pelajar bertempat di Aula MAN 1 Palu, Jalan Jamur, Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (8/3/2024).

Koordinator JPMBN Sulteng, Muh Sidiq Djatola menyebut gerakan intoleransi maupun radikalisme menjadi ancaman yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, untuk menangkal semua itu, moderasi beragama mesti terus digaungkan dalam setiap masa dan generasi.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk membuka wawasan pentingnya menanamkan sikap menghargai perbedaan. Esensi agama sepenuhnya hadir untuk memanusiakan manusia. Pemahaman dan pengalaman yang berlebihan hingga menjadi ekstrem justru menjauhkan nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri,” kata Sidiq yang juga selaku Ketua KNPI Palu.

Baca juga  KNPI Kota Palu Gandeng Rais Syuriah PBNU Kenalkan Moderasi Beragama ke Pelajar

Dialog bertema “Implementasi dan Penguatan Moderasi Beragama dalam Dinamika Kebangsaan” itu menghadirkan sejumlah narasumber.

Mereka di antaranya Kepala Kantor Kemenag Palu Nasruddin L Midu, Sekjen PB Alkhairaat Jamaluddin Mariadjang, akademisi Untad Muh Nur Sangadji, dan Ketua KNPI Sulteng Rahmat Gunawan.

Dalam pemaparannya, Sekjen PB Alkhairaat Jamaluddin Mariadjang mengatakan bahwa menghargai perbedaan agama dan keyakinan orang lain merupakan aspek penting dalam moderasi beragama.

Hal ini dapat dilakukan dengan tidak merendahkan atau mengolok-olok keyakinan orang lain, serta tidak mengekspresikan keyakinan yang dianut secara berlebihan yang dapat memicu konflik.

“Perbedaan memberi makna yang besar bagi kehidupan kita. Perbedaan merupakan sebuah keniscayaan yang memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat,” ucap Jamaluddin.

Baca juga  Damkarmat Kota Palu Bakal Bentuk Tim Khusus Buru Buaya Berkalung Ban

Sementara itu, Ketua KNPI Sulteng Rahmat Gunawan Winter menilai pentingnya konsep moderasi beragama ditanamkan sejak dini untuk bersikap moderat.

Ia menuturkan, moderasi beragama lebih menekankan kepada cara pandang kehidupan keagamaan dalam masyarakat yang majemuk.

“Pelajar merupakan generasi penerus bangsa. Didikan (moderasi beragama) ini perlu disampaikan untuk bagaimana menyatukan dan menjaga keutuhan NKRI,” katanya.

“Jangan sampai anak-anak usia dini tidak tahu sikap beragama yang benar, hanya merasa dirinya yang paling benar dibanding lainnya. Namun harus diketahui bahwa Indonesia ini terdiri dari berbagai suku, ras dan agama. Perbedaan-perbedaan ini mesti dihargai,” ucap Rahmat.

(Red)

Share :

Baca Juga

Dua remaja terkena busur akibat tawuran antar geng motor di Kota Palu, Jumat (07/02/2025)/Ist

Palu

Tawuran Geng Motor di Palu, Dua Remaja Terkena Busur di Pipi dan Tangan
Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Dody Triwinarto memimpin upacara penyerahan Peleton Beranting dan penyerahan simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya, Senin (18/12/2023)/Ist

Palu

Peringati HUT Infanteri ke-75, Danrem 132/Tadulako Lepas Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya
Ahmad Ali dipeluk emak-emak saat blusukan ke Pasar Inpres Manonda, Kamis (1/8/2024)/Ist

Palu

Ahmad Ali Dipeluk Erat Emak-emak saat Blusukan ke Pasar Inpres Manonda Palu
Persiapan jelang festival kebangsaan di Taman GOR, Kota Palu, Minggu (7/8/2022)/hariansulteng

Palu

Drummer Gilang Ramadhan dan Cindy Eks JKT48 Ramaikan Festival Kebangsaan di Palu Besok
Rektor Untad terpilih Prof Amar/hariansulteng

Palu

Rektor Untad Serahkan Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswinya ke Polisi
AJI Palu gelar jumpa pers catatan akhir tahun, Selasa (31/12/2024)/hariansulteng

Palu

Sederet Kasus Kekerasan terhadap Jurnalis Sepanjang 2024, AJI Palu Beri Pernyataan Sikap
Habib Alwi Aljufri saat membacakan riwayat perjalanan dakwah Guru Tua di pembukaan peringatan haul, Rabu (11/5/2022) malam/hariansulteng

Palu

Momen Habib Alwi Aljufri Terisak Saat Cerita Detik-detik Wafatnya Guru Tua
Kantor KPU Kota Palu, Jalan Balaikota Selatan, Kelurahan Tanamodindi/hariansulteng

Palu

KPU Palu Bakal Beri Santunan Rp 36 Juta ke Keluarga Petugas KPPS yang Meninggal Dunia