Home / Palu

Kamis, 1 Mei 2025 - 22:30 WIB

Aktivis-Mahasiswa di Palu Serukan 12 Tuntutan Peringati Hari Buruh: May Day is Not Holiday

Puluhan aktivis bersama mahasiswa di Kota Palu menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Kamis (01/05/2025)/hariansulteng

Puluhan aktivis bersama mahasiswa di Kota Palu menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Kamis (01/05/2025)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Puluhan aktivis bersama mahasiswa di Kota Palu menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Kamis (01/05/2025).

Aksi yang dipusatkan di Jalan Moh Yamin depan Lapangan Vatulemo Palu itu mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Dalam aksi ini, massa aksi menyuarakan sejumlah tuntutan, mulai dari pengesahan RUU Ketenagakerjaan, usut kasus pelanggaran HAM, hingga hentikan pembungkaman pers.

Anggun Yolanda, salah satu massa aksi menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menjamin perlindungan kaum buruh yang bekerja di semua lini dan sektor.

Ia mencontohkan kasus salah satu pekerja perempuan yang bekerja di puskesmas hanya menerima upah sebesar Rp60 ribu per shift.

“Bagaimana bisa orang dipekerjakan selama 19 jam lamanya tapi hanya diberi upah Rp60 ribu sampai Rp80 ribu. Ini sangat tidak manusiawi,” kata Anggun dalam orasinya.

Baca juga  Wakil Wali Kota Reny Siap Pasang Badan Sukseskan Munas XI KAHMI di Palu

Aktivis perempuan dari Aksi Kamisan Palu itu juga menyoroti maraknya eksploitasi buruh dalam proyek hilirisasi nikel di Morowali dan Morowali Utara.

Buruh dituntut untuk terus ‘produktif’ di tengah ketidakadilan dan sistem kerja yang semakin eksploitatif.

Kaum buruh termasuk pekerja perempuan dihadapkan dengan berbagai tantangan saat memperjuangkan keadilan, mulai dari kesenjangan upah, ancaman PHK, hingga kekerasan seksual.

Di akhir orasinya, Anggun Yolanda mengucapkan kalimat sederhana namun punya arti penting: May Day is not holiday.

“Masih banyak ‘hari-hari melawan’ di bulan Mei, bukan hanya Hari Buruh. Besok kita memperingati Hari Pendidikan. May Day is not holiday (May Day bukan sekadar hari libur),” kata Anggun.

Baca juga  Wawali Palu Kunjungi Usaha Bawang Goreng Hasil Kerja Sama Perumdam dan Kelompok Tani

Berikut 12 tuntutan aktivis dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Rakyat Sulteng:

1. Usut tuntas kasus pelanggaran HAM masa lalu
2. Sahkan RUU Ketenagakerjaan yang melindungi buruh
3. Tambang bukan solusi kesejahteraan
4. Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT)
5. Tolak militer masuk kampus
6. Hentikan diskriminasi berasaskan gender dan orientasi seksual di tempat kerja
7. Hentikan kriminalisasi militer di tanah Papua
8. Hentikan pembungkaman pers
9. Hapus seluruh hukum anti-demokrasi (UU TNI, UU Polri, RKUHP)
10. Jaga netralitas pers
11. Audit sistem K3
12. Setop monopoli dan perampasan tanah, serta wujudkan reforma agraria sejati.

(Red)

Share :

Baca Juga

Pakai ikat kepala Siga, Menkumham RI Supratman Andi Agtas hadiri HUT 46 Kota Palu, Jumat (27/9/2024)/Pemkot Palu

Palu

Pakai Ikat Kepala Siga, Menkumham RI Supratman Andi Agtas Hadiri HUT 46 Kota Palu
Warga Kampung Baru gelar tradisi Lebaran Mandura seminggu usai Idulfitri, Minggu (8/5/2022) malam/hariansulteng

Palu

Mengenal Lebaran Mandura, Tradisi Warga Kampung Baru Palu Seminggu Usai Idulfitri
Pemkot Palu apresiasi program KOLABORASIK Rumah Dua Jari/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu Apresiasi Program KOLABORASIK Rumah Dua Jari
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid meninjau sejumlah titik pembangunan infrastruktur, Selasa (15/04/2025)/Pemkot Palu

Palu

Pastikan Proyek Berjalan Sesuai Rencana, Wali Kota Palu Tinjau Pembangunan Infrastruktur
Aktivitas penambangan emas di Poboya/Ist

Palu

Setumpuk Masalah di Balik PETI Poboya Jadi Bom Waktu Bagi Kota Palu
Anggota VI BPK RI, Pius Lustrilanang menjadi keynote speaker dalam bedah buku Aldera, Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993 - 1998, Kamis (9/1/2023)/hariansulteng

Palu

Bedah Buku Aldera di Untad, Pius Cerita Perjuangan Mahasiswa Lengserkan Rezim Otoriter Soeharto
Material menumpuk di bahu Jalan, Kepala Sekolah SD Inpres 1 Lolu kena denda Rp 500 ribu/Ist

Palu

Material Menumpuk di Bahu Jalan, Kepala Sekolah SD Inpres 1 Lolu Kena Denda Rp 500 Ribu
Ilustrasi - Densus 88 Antiteror Polri/Ist

Palu

Densus 88 Geledah Rumah di Kelurahan Silae, Kapolresta Palu: Terkait Terorisme