Home / Morowali Utara

Senin, 16 Januari 2023 - 16:29 WIB

17 Pekerja Lokal Jadi Tersangka Kerusuhan PT GNI, SPN Minta Polisi Juga Proses TKA Asal China

Bentrokan antara TKI dan TKA di PT GNI, Kabupaten Morowali Utara, Sabtu (14/1/2023)/Ist

Bentrokan antara TKI dan TKA di PT GNI, Kabupaten Morowali Utara, Sabtu (14/1/2023)/Ist

HARIANSULTENG.COM, MORUT – Kepolisian terus mendalami tragedi bentrokan antara tenaga kerja Indonesia (TKI) dan tenaga kerja asing (TKA) asal China di PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), Kabupaten Morowali Utara (Morut).

Dua hari usai kejadian, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) menahan 71 pekerja lokal dan 17 di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Ada 71 orang yang diamankan. 33 orang telah dilakukan pemeriksaan di mana 17 di antaranya telah ditetapkan tersangka pengrusakan. Sementara 16 orang lainnya diminta wajib lapor, ungkap Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Didik Supranoto, Senin (16/1/2023).

Polisi juga telah berhasil mengidentifikasi dua korban meninggal dunia, akibat kerusuhan pada Sabtu (14/1/2023) malam lalu. Mereka masing-masing XE (30) warga negara China dan MS (19) warga Parepare, Sulawesi Selatan.

“Kami menghimbau masyarakat untuk tidak mudah termakan dengan informasi-informasi yang tidak benar terutama yang ada di media sosial. Tidak ada tenaga kerja asing yang diungsikan, semua berada di mess dan dalam pengamanan pihak kepolisian dan TNI,” jelas Didik.

Baca juga  Banjir Rendam 3 Desa di Morowali Utara, Ratusan Rumah dan Jalan Trans Sulawesi Terdampak

Serikat Pekerja Nasional (SPN) mengecam sikap PT GNI dan meminta perusahaan pengolahan bijih nikel itu bertanggung jawab atas kerusuhan yang terjadi.

SPN menilai ketegangan antara TKI dan TKA dipicu karena PT GNI tidak menyanggupi semua tuntutan dari para pekerja.

“Tragedi yang terjadi tidak lepas dan tidak bisa dipisahkan dari PT GNI yang tidak taat terhadap peraturan perundang-undangan RI. Di sisi lain sepertinya management PT GNI tidak mampu memberikan masukan maupun berkoordinasi dengan baik kepada management China terkait peraturan perundang-undangan RI,” kata Ketua Bidang Politik dan Hubungan Antarlembaga Dalam Negeri DPP SPN, Puji Santoso melalui keterangan resminya.

Baca juga  Ledakan Smelter Tewaskan 2 Pekerja, Walhi dan Jatam Desak Pemerintah Evaluasi Total PT GNI

Puji menceritakan, rangkaian advokasi hak dan kepentingan pekerja PT GNI sudah dilakukan sekitar 4 bulan namun belum mendapatkan hasil, dan malah berujung pada hilangnya nyawa pekerja.

Pihaknya meminta kepolisian fair dalam perkara tersebut. Sebab, ia menyebut korban penganiayaan TKI oleh TKA China sudah membuat laporan kepada kepolisian tapi belum ada proses mengamankan oknum TKA China.

“Kami mengimbau para pejabat instansi atau institusi tertentu dalam membangun narasi terkait insiden ini agar berimbang dan tidak menyudutkan salah satu pihak. Kami menuntut kepolisian untuk juga memproses para TKA China yang melakukan penyerangan, pengeroyokan dan penganiayaan kepada para tenaga kerja lokal serta mengakibatkan hilangnya nyawa,” ujar Puji. (Anw)

Share :

Baca Juga

Stafsus Menteri Pertanian, Yesiah Ery Tamalagi dorong petani pingkar tambang di Morut sokong kebutuhan pangan pekerja/Ist

Morowali Utara

Stafsus Menteri Pertanian Dorong Petani Lingkar Tambang di Morut Sokong Kebutuhan Pangan Pekerja
Wakil Gubernur Ma'mun Amir

Banggai

Resmi Dilantik, Wagub Sulteng Harap Terobosan IDAI Atasi Stunting
Ilustrasi/KPK RI

Morowali Utara

Negara Rugi Rp 8 Miliar, KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Pembangunan Kantor DPRD Morut
Jurnalis Indosiar, Syamsuddin Tobone/Ist

Morowali Utara

Marak Komentar Kasar Usai Beritakan Pembunuhan di Morut, Jurnalis Indosiar Bakal Tempuh Jalur Hukum
Jeffisa Putra Amrullah/hariansulteng

Morowali Utara

Bung Jeff Siap Berjuang Menangkan Pilkada Morut 2024
Kantor Kementerian ESDM/Ist

Morowali Utara

5 Perusahaan di Morut Abaikan Perintah Inspektur Tambang, Legislator Datangi Kementerian ESDM
Delis Julkarson Hehi melantik 96 pejabat di lingkungan Pemkab Morut, Selasa (1/3/2022)/Ist

Morowali Utara

Lantik 96 Pejabat Baru Pemkab Morut, Delis: Jangan Ada yang Merasa Superman
Ilustrasi/Ist

Morowali Utara

Diduga karena Dendam, Kakak Beradik Bunuh Ayah Kandung di Morowali Utara