Home / Donggala

Selasa, 8 Agustus 2023 - 23:35 WIB

11 Mobil Pick Up Angkut Warga Desa Marana Demo Tuntut Bupati Kasman Lassa Ditangkap

Warga Desa Marana demo menuntut agar Bupati Donggala, Kasman Lassa ditangkap/hariansulteng

Warga Desa Marana demo menuntut agar Bupati Donggala, Kasman Lassa ditangkap/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, DONGGALA – Warga Desa Marana, Kabupaten Donggala menempuh jarak sekitar 68 kilometer menuju Kota Palu untuk melakukan demonstrasi, Selasa (8/8/2023).

Pengamatan HarianSulteng.com, sebanyak 11 mobil pick up membawa massa ke Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.

Sebagian mobil bak tersebut dinaiki warga khususnya dari kalangan emak-emak yang seragam mengenakan jilbab merah.

Kantor Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) menjadi lokasi pertama yang didatangi massa mengatasnamakan Forum Marana Bersatu (Format).

Kepala Desa Marana, Lutfin menyebut kedatangannya bersama warga untuk meminta pemerintah provinsi mempercepat proses pemberhentian Bupati Donggala, Kasman Lassa.

Sebab, Kasman Lassa diketahui telah mengundurkan diri dari jabatannya karena ingin maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2024.

Massa dari Desa Marana ini kemudian diterima Asisten  I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sulawesi Tengah, Fahrudin D Yambas.

Baca juga  Sempat Dilaporkan Hilang, Pendaki di Donggala Ternyata Terlambat Turun karena Cuaca

“Kami meminta gubernur selaku pimpinan tertinggi untuk memberikan sikap terkait status pemerintahan Donggala. Kami tidak ingin ketika dia sudah mengundurkan diri, masih ada kebijakan-kebijakan yang jika terjadi kesalahan siapa yang bertanggung jawab?” kata Lutfin dalam orasinya.

Setelah mendengarkan aspirasi dari para pendemo, Fahrudin D Yambas mengatakan bahwa Gubernur Rusdy Mastura telah memproses hal tersebut.

“Bapak gubernur sudah menindaklanjuti, kita tunggu saja waktunya,” ujarnya.

Seusai menyampaikan aspirasi, massa kemudian berjalan kaki menuju Kantor Kejakssaan Tinggi (Kejati) Sulteng untuk menyuarakan tuntutan lainnya.

Mereka berjalan beriringan sambil membentangkan spanduk bertuliskan “Minta KPK Tangkap Bupati Donggala cs Lubis Dugaan Suap Gratifikasi Mental Koruptor”.

“Tangkap dia (Kasman Lassa). Jangan biarkan pejabat koruptor memimpin Donggala,” sorak massa aksi.

Penanggung jawab aksi, Ahmad Muhsin menuturkan, masyarakat Desa Marana selama 3 tahun terakhir dibuat menderita oleh Bupati Donggala.

Baca juga  Wapres Optimis Target Angka Prevalensi Stunting 14 Persen pada 2024 Tercapai

Hal ini terjadi sejak pencopotan Lutfin sebagai Kepala Desa Marana berdasarkan SK Nomor 188.45/0297/DPMD/2021 tertanggal 15 Juni 2021.

Namun belakangan, Lutfin menggugat SK tersebut ke PTUN Palu dan berhasil menang hingga di tingkat Mahkamah Agung (MA) saat Kasman Lassa mengajukan kasasi.

Dikatakan Muhsin, pihaknya telah melaporkan Kasman Lassa ke Polda Sulteng, seperti terkait dugaan penyelewengan pengelolaan dana desa di Desa Marana.

Namun karena tak kunjung diproses, pihaknya meminta Kejati Sulteng untuk mengambil alih penanganan laporan tersebut.

“Masyarakat Donggala merasa resah oleh kezaliman Pemerintah Kabupaten Donggala yang dinahkodai Kasman Lassa,” terang Muhsin.

“Kasus yang bergulir adalah kasus suap legal opinion, pengadaan TTG, keterlibatan oknum-oknum penegak hukum dan pejabat Kabupaten Donggala. Kami mendesak untuk diproses secepatnya. Tangkap Bupati Donggala,” tegasnya. (Bal)

Share :

Baca Juga

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari/Ist

Donggala

Miliki 2 Kilogram Sabu, 4 Warga Sindue Donggala Terancam 20 Tahun Penjara
Banjir merendam Desa Lembah Mukti, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Senin (29/11/2021) sore/Ist

Donggala

Warga Terdampak Banjir di Dampelas Donggala Butuh Alas Tidur dan Makanan
Intensitas hujan lebat mengakibatkan Desa Tompe, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala tergenang banjir, Selasa (10/1/2023) pagi/istimewa 

Donggala

Hujan Lebat Sebabkan Desa Tompe Donggala Tergenang Banjir
Ilustrasi pemilu/Ist

Donggala

Abaikan Rekomendasi, Bawaslu Sebut KPU Donggala Bisa Hilangkan Hak Konstitusi Warga Negara
Bencana longsor terjadi di Desa Powelua, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Selasa (15/04/2025)/Ist

Donggala

Tebing Longsor, Akses Jalan ke Desa Powelua Donggala Terputus
Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Donggala Rohani/jbr

Donggala

Pemberkasan PPPK di Donggala Hampir Rampung, Tahap Pertama Ada 385
Personel Satbrimob Polda Sulteng bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Donggala menyalurkan Zakat Fitrah bagi warga kurang mampu/humas polda Sulteng

Donggala

Brimob Sulteng Gandeng Baznas Donggala Salurkan Zakat Fitrah
Agus Harimurti Yudhoyono saat melantik jajaran DPC di Sulawesi Tengah/Ist

Donggala

DPC Partai Demokrat Kabupaten Donggala All Out Menangkan Anies di Pilpres 2024