Home / Sulteng

Selasa, 31 Januari 2023 - 22:51 WIB

Rugikan Negara Rp 7 Miliar, OJK Buka Suara Terkait Kasus Dugaan Korupsi Bank Sulteng

Kepala OJK Sulteng, Triono Raharjo/hariansulteng

Kepala OJK Sulteng, Triono Raharjo/hariansulteng

HARIANSULTENG.COMOtoritas Jasa Keuangan akhirnya buka suara terkait dugaan korupsi di Bank Sulteng dengan kerugian negara mencapai Rp 7 miliar.

Kepala OJK Sulteng, Triono Raharjo mengklaim bahwa kinerja dari satu-satunya bank daerah di Bumi Tadulako itu dalam kondisi baik walau ada praktik korupsi dalam salah satu produk bisnisnya.

“Tidak terpengaruh dengan kasus ini karena programnya sudah berhenti. Laporan yang kami terima, target perbankan juga sudah terlampaui,” ungkapnya dalam konferensi pers, Selasa (30/1/2023).

Dalam hal ini, OJK memastikan mendukung proses penegakan hukum atas dugaan kasus tindak pidana korupsi di Bank Sulteng.

Baca juga  Siap Beri Bantuan Hukum, Haris Azhar Dukung Pengungkapan Dugaan Korupsi di Untad

Kejaksaan sebelumnya telah menahan tiga orang tersangka dalam perkara ini. Mereka adalah mantan Direktur Bank Sulteng, mantan Direktur PT Bina Artha Prima (BAP) dan mantan Kepala Divisi (Kadiv) Kredit Bank Sulteng.

Ketiganya telah dilakukan penahanan di Rutan Polresta Palu sebelum dipindahkan ke sel Rutan Kelas IIA Palu.

“Kami menghormati proses hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Bank Sulteng tetap harus fokus menjalankan kegiatan usahanya dan tidak boleh terpengaruh dengan permasalahan ini,” tutur Triono.

Baca juga  Didemo Ratusan Mahasiswa Soal Dugaan Korupsi, Rektor Untad Tak Ada di Kampus

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIA Palu, Yansen menegaskan tidak ada perlakuan istimewa bagi koruptor. Hal itu disampaikan Yansen dalam kegiatan coffee morning bersama wartawan, Rabu (31/1/2023).

Alih-alih mendapatkan fasilitas lebih dari tahanan lain, Yansen sembari berkelakar menyebut bahwa AC di ruangannya saja tidak berfungsi.

“Tidak ada perlakuan istimewa terhadap para tersangka. Semua diperlakukan sama dan luas ruangan sama dengan tahanan lain. Silahkan dicek kalau ada AC dan sebagainya. AC di ruangan saya saja mati,” ucapnya. (Sub)

Share :

Baca Juga

Kapolda Sulteng Irjen Agus Nugroho bersama Gubernur Sulteng Anwar Hafid mengecek pos pelayanan dan pengamanan Idulfitri, Minggu (30/03/2025)/Ist

Palu

Kapolda-Gubernur Sulteng Cek Pos Pelayanan dan Pengamanan Idulfitri di Kota Palu
Aksi ratusan mahasiswa Untad tuntut dugaan korupsi oknum pejabat kampus, Senin (18/4/2022)/hariansulteng

Sulteng

Didemo Ratusan Mahasiswa Soal Dugaan Korupsi, Rektor Untad Tak Ada di Kampus
Bank Sulteng/hariansulteng

Palu

Uang Perusahaan Raib, CV Citra Rajawali Somasi Bank Sulteng atas Dugaan Pembobolan Rekening
Arus lalu lintas di Jalur Kebun Kopi ramai lancar jelang Idulfitri 1443 Hijriah, Jumat (29/4/2022)/hariansulteng

Palu

Puncak Arus Mudik Jalur Kebun Kopi Sulteng Diprediksi H-2 dan H-1 Lebaran
Ketua KAHMI Jaya, Mohamad Taufik/Ist

Nasional

40 Nama Masuk Bursa Calon Presidium, Ketua KAHMI Jaya Ajak Peserta Munas Pilih Perwakilan Sulteng
Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Tadulako (IKA Untad) berbagi kebahagiaan Ramadan dengan anak yatim di Kota Palu, Jumat (21/03/2025)/hariansulteng

Palu

IKA Untad Salurkan Bantuan Sembako untuk Dua Panti Asuhan di Palu
Sejumlah pos beratapkan terpal berdiri di lokasi PETI Poboya. (Foto: Istimewa)

Palu

Longsor Lagi di Poboya, Aktivitas PETI Kembali Menelan Korban
Dua mantan narapidana kasus terosis kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso yang berafiliasi dengan ISIS berikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)/istimewa Humas Polda Sulteng

Palu

2 Mantan Kelompok Teroris MIT Poso Ucap Ikrar Janji Setia Pada NKRI