HARIANSULTEMG.COM – Karier aparatur sipil negara (ASN) Nelson Metubun, pria asal Kabupaten Parigi Moutong, kembali memasuki babak penting.
Pada Jumat (6/2/2026), Nelson resmi dilantik sebagai Direktur Pestisida pada Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan)
Nelson menyatakan kesiapannya menjalankan tanggung jawab tersebut dengan penuh dedikasi dan integritas.
Ia berkomitmen mengabdi bagi kemajuan pertanian nasional, sekaligus tetap memberi perhatian bagi daerah-daerah lainnya, termasuk Sulawesi Tengah.
“Kami mohon doa restu dan dukungan agar dapat berbuat yang terbaik di Kementerian Pertanian RI. Saya siap menjalankan tugas baru ini, termasuk berkontribusi memajukan pertanian Sulawesi Tengah maupun daerah-daerah lain di Indonesia,” ujar Nelson.
Saat disinggung pengalamannya di Sulawesi Tengah, Nelson mengenang masa pengabdiannya sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sulawesi Tengah selama kurang lebih 3 tahun 10 bulan.
Ia menjabat mulai 4 Maret 2022 hingga 31 Desember 2025. Dalam periode tersebut, berbagai capaian berhasil ditorehkan.
Dinas TPH Sulteng di bawah kepemimpinannya meraih penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan nilai “A” selama tiga tahun berturut-turut, serta sejumlah penghargaan tingkat nasional di sektor tanaman pangan dan hortikultura.
Tak hanya itu, Sulteng juga berhasil menjadi provinsi penyumbang surplus beras nasional peringkat ke-9 pada tahun 2023, sekaligus dipercaya sebagai salah satu lokasi Panen Raya Serentak Nasional.
Dalam kurun waktu enam bulan, Nelson juga mencatatkan sejarah dengan menghadirkan dua Menteri Pertanian yang berbeda, yakni Syahrul Yasin Limpo dan Andi Amran Sulaiman, untuk melakukan kunjungan kerja dan panen raya di Sulteng.
Sulawesi Tengah juga sukses menyelenggarakan Jambore Nasional Penyuluh Pertanian, yang dihadiri sekitar 5.000 penyuluh dari seluruh Indonesia.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam wacana penarikan penyuluh pertanian ke pemerintah pusat.
Puncak kebanggaannya sebagai insan pertanian, menurut Nelson, adalah ketika Sulawesi Tengah berhasil mengundang Presiden Republik Indonesia untuk menghadiri Panen Raya serta Peresmian Irigasi Gumbasa, sebuah capaian prestisius bagi sektor pertanian daerah.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama masa pengabdiannya di Sulawesi Tengah,” ucapnya.
(Adv)














