Home / Palu

Jumat, 18 November 2022 - 02:31 WIB

Polda Sulawesi Tengah Siap Sukseskan Pelaksanaan Munas KAHMI di Palu

Polda Sulawesi Tengah Siap Sukseskan Pelaksanaan Munas KAHMI di Palu

Polda Sulawesi Tengah Siap Sukseskan Pelaksanaan Munas KAHMI di Palu

HARIANSULTENG.COM, PALUPolda Sulteng mendukung pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI XI di Kota Palu, Provinsi Sulteng, yang akan dibuka Presiden RI Joko Widodo, pada 24 November 2022 mendatang.

Dukungan pengamanan akan dilakukan dengan maksimal oleh Polda Sulteng , demi suksesnya pelaksanaan iven nasional tersebut.

Hal ini disampaikan Kapolda Sulteng yang diwakili Karo Ops Polda Sulteng, Kombes Pol Norman Widjajadi, saat menerima kunjungan dari Panitia Daerah Munas KAHMI di Mapolda Sulteng, Selasa, 15 November 2022.

Kombes Norman yang didampingi AKBP Taufik Lamakarate SH, meminta kepada panitia Munas tentang kepastian kehadiran orang nomor satu di Indonesia.

Hal itu sangat penting, karena menyangkut skema pengamanan yang akan dikerahkan pada saat penjemputan di bandara hingga ke area kegiatan Munas.

Baca juga  Wali Kota Palu Hadiri Halal Bihalal dan Festival Lopi di Kelurahan Watusampu

Demikian juga koordinasi Panitia dengan pihak Korem 132 Tadulako dan Kodim harus lebih dimatangkan.

“Ada dua rencana pola pengamanan, yakni pengamanan terbuka dan pengamanan tertutup (pamtup). Kedua pengamanan membutuhkan jumlah pasukan sesuai kebutuhan dan situasi di lapangan,” ujar Kombes Norman.

Pada pertemuan dengan suasana keakraban berlangsung di ruang kerja Karo Ops, Panitia Munas dipimpin Ketua Panitia Daerah (Tiara), Dr Moh. Tavif, ditemani Sekretaris, Ruslan Sangadji, Wakil Ketua Panitia, AKBP H. Sirajuddin Ramly SH. MH, Ketua Seksi Keamanan, Ahmad Umayer dan anggota panitia lainnya.

Kepada Karo Ops Polda Sulteng, Ketua Tiara melaporkan kesiapan pelaksanaan event nasional dengan yang dihadiri sejumlah menteri kabinet Presiden Jokowi.

Baca juga  Polisi Catat 23 Kasus Kecelakaan di Sulteng di Arus Mudik Lebaran, 5 Korban Meninggal Dunia

Sehingga dibutuhkan pengamanan dan kerja sama yang baik dengan pihak Keamanan dalam hal ini Polda Sulteng untuk kelancaran Munas.

“Kami Panitia daerah mengelola kesiapan pelaksanaan, mulai penginapan peserta, transportasi hingga tempat kegiatan berlangsungnya Munas selama empat hari. Panitia Munas Nasional mengkomunikasikan kebijakan pelaksanaan.

“Sampai saat ini pak Presiden masih on schedule, akan hadir membuka acara Munas KAHMI. Sesuai jadwal, Insya Allah Presiden akan tiba di Palu pada tanggal 25 November 2022 berdasarkan penyampaian dari Panitia Nasional,” kata Ruslan Sangadji.

Ruslan Sangadji juga menginformasikan, bahwa pada H-3 sekitar 150 pasukan pengamanan presiden (paspampres) akan dikirim ke Palu.

Share :

Baca Juga

Sebuah truk tertimbun longsor di area PETI Poboya. (Foto: Istimewa)

Palu

Insiden Fatal Sepanjang 2025: Longsor Jadi Pembunuh Utama di Area PETI Poboya
Dihadiri Presiden Jokowi, KMHDI gelar Mahasabha ke-XIII di Untad/hariansulteng

Palu

Gelar Kongres di Palu, Ketua Presidium KMHDI Kritik Dunia Pendidikan di Hadapan Jokowi
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid mengunjungi Kelurahan Boyaoge untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, Sabtu (3/2/2024)/Pemkot Palu

Palu

Marak Penipuan Catut Namanya, Wali Kota Palu Minta Masyarakat Hati-hati
Foto udara area tambang emas di Kelurahan Poboya, Kota Palu/Jatam Sulteng

Palu

Kisruh Tambang PT AKM di Poboya, Pengamat: Jangan Menambang Dulu Baru Urus Izin
Ketua TP-PKK Kota Palu, Diah Pispita menghadiri peringatan Isra Miraj Bersama perantau asal Minangkabau, Minggu (26/01/2025)/Pemkot Palu

Palu

Ketua TP-PKK Kota Palu Hadiri Peringatan Isra Miraj Bersama Perantau Minang

Palu

Sebelum Tinggalkan Palu, Presidium KAHMI Serahkan Bantuan Rp 100 Juta ke Pesantren Putera Muhammadiyah
BMKG lakukan pengamatan fenomena gerhana bulan sebagian di Kota Palu, Jumat (19/11/2021) malam/hariansulteng

Palu

BMKG Ungkap Hasil Pengamatan Gerhana Bulan Sebagian di Kota Palu
DPW Perindo Sulteng gelar musyawarah kerja wilayah, Minggu (10/11/2024)/Ist

Palu

Perindo Wanti-wanti Kader Membelot Tak Dukung Ahmad Ali: Mengundurkan Diri atau Dipaksa Mundur