Home / Palu

Jumat, 14 Oktober 2022 - 11:50 WIB

Ormas Pemuda Pancasila Ranting Maesa Resmi Dilantik, Ini Program Kedepannya

Ormas Pemuda Pancasila Ranting Maesa Resmi Dilantik, Ini Program Kedepannya

Ormas Pemuda Pancasila Ranting Maesa Resmi Dilantik, Ini Program Kedepannya

HARIANSULTENG.COM, PALU – Sebanyak 135 orang pengurus Organisasi Masyarakat Pemuda Pancasila ranting Maesa yang baru resmi dilantik.

Berlangsung di Hotel Merry Glow, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Kamis (13/10/2022) malam.

Wakil Ketua Satu Ormas Pemuda Pancasila Ranting Maesa yang baru saja dilantik, Denny Supit mengatakan, pelantikan yang digelar ini merupakan upaya untuk mempersatukan kembali kekompakkan antar warga, khususnya para pemuda.

Dengan harapan, tidak ada lagi isu SARA, kekerasan maupun kepentingan kelompok yang dapat memecah belah warga disekitar Jl Maesa.

“Karena kita tahu walaupun kita di masa lingkup Mahesa ini tercerai-berai dari mulai dari wilayah Pattimura, Maluku dan Sulawesi tidak saling kenal, sebenarnya kompak, satu suara, satu bergerak bergerak semua,” terang Denny Supit.

Baca juga  Pemkot Palu Bakal Tambah Kendaraan Operasional Satpol PP

Melalui Ormas Pemuda Pancasila ini, Denny Supit mengungkapkan, sering menggelar kegiatan bakti sosial yang tentunya berdampak positif bagi lingkungan sekitar.

Tepat pada peringatan 28 Oktober nanti, yang diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda, Ormas Pemuda Pancasila ranting Maesa akan menggelar Pekan Olahraga.

“Di Pekan Olahraga yang akan digelar nanti, kita buat lomba Volly, takraw dan cabang olahraga lainnya untuk Pemuda Pancasila,” bebernya.

Denny Supit menjelaskan, masa bakti para pengurus Ormas Pemuda Pancasila ranting Maesa hanya dua tahun saja.

Hal itu dilakukan untuk meregenerasi para penerus dan pemuda di Maesa.

“Kita akan fokus pada keluarga besar yang ada di Maesa yang mengalami kesusahan,” kata adik dari Hengky Supit tersebut.

Baca juga  3 Orang Penghuni Kos-kosan di Besusu Barat Positif Gunakan Narkoba

Kedepan, Ormas Pemuda Pancasila ranting Maesa akan berfokus pada bantaran sungai.

Karena, menurutnya bantaran sungai mempunyai nilai lebih jika dikembangkan menjadi destinasi wisata ataupun kuliner.

“Untuk sementara kita belum kepikiran mau dibuat seperti apa bantaran sungai ini, kita masih fokus untuk buat bakti sosial saja,” terangnya.

Selain melakukan bakti sosial, Ormas Pemuda Pancasila ranting Maesa juga berfokus menurunkan pengguna obat-obat terlarang.

Denny Supit menuturkan, cara yang akan dilakukan oleh Ormas Pemuda Pancasila berbeda dengan instansi pemerintah.

Mereka akan berfokus pada pendekatan persuasif dan pembinaan.

“Nantinya, akan dibentuk Satgas khusus penanganan narkoba tersebut,” terang Denny Supit. (Slh)

Share :

Baca Juga

Pengadilan Negeri Palu/hariansulteng

Palu

Anak Pensiunan Polisi Terdakwa Kasus Pembunuhan Dituntut 7 Tahun 6 Bulan Penjara
Suasana ngabuburit di dekat Masjid Apung, Jalan Cumi-cumi, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (12/4/2022)/hariansulteng

Palu

Hampir 4 Tahun Dibiarkan Ambruk, Masjid Apung Bekas Tsunami Palu Kini Jadi Tempat Ngabuburit

Palu

Sengketa Aset Perusahaan Otobus Jawa Indah Masuk Babak Baru
Ahmad Doli Kurnia lantik pengurus MW KAHMI dan Forhati Sulawesi Tengah, Selasa (4/6/2024)/Ist

Palu

Ahmad Doli Kurnia Lantik Pengurus MW KAHMI dan Forhati Sulawesi Tengah
Ketua KNPI Sulteng, Widya Jahja Ponulele (Sumber: Dok. Pribadi)

Palu

Longsor di Area Tambang Poboya, KNPI Sulteng Sampaikan Duka dan Soroti Peran Pemda
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid melakukan pertemuan dengan para musisi lokal, Kamis (18/11/2021)/Ist

Industri

Wali Kota Hadianto Temui Para Musisi Lokal untuk Membahas Hal Ini
Ilustrasi - Waspada penipuan mengatasnamakan instansi lingkup Pemkot Palu/Ist

Palu

Waspada Penipuan Catut Bappeda Kota Palu, Modus Order Makanan
Seorang tukang becak ditemukan meninggal dunia di atas becaknya di Jalan Nangka, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Senin malam (10/3/2025)/Ist

Palu

Tukang Becak di Palu Meninggal di Atas Becaknya, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan