Home / Morowali

Senin, 31 Juli 2023 - 19:23 WIB

Oknum TNI Diduga Aniaya Petani di Desa Bahomakmur, Kodim 1311/Morowali Buka Suara

Ilustrasi/Ist

Ilustrasi/Ist

HARIANSULTENG.COM, MOROWALI – Amirudin, seorang petani di Desa Baho Makmur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah diduga mendapat penganiayaan dari seorang oknum prajurit TNI berinisial A.

Diceritakan Amirudin, kejadian itu berawal dari perselisihan terkait dugaan penyerobotan lahan kebun milik korban.

Pada Jumat (28/7/2023), ia mengunjungi kebunnya di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali.

Amirudin melihat oknum TNI berinisial A tersebut dan menegurnya karena diduga telah melakukan penyerobotan lahan miliknya dengan cara meratakan areal kebun menggunakan alat berat.

“Banyak tanaman saya ikut tergusur,” ujarnya, Senin (31/7/2023).

Baca juga  Anak Diduga Jadi Korban Pemukulan, Keluarga Tuntut Dirsamapta Polda Sulteng Diproses Hukum

Akan tetapi, terang Amirudin, sang oknum TNI tidak terima dan berdalih bahwa lahan kebun itu miliknya.

Keduanya lalu terlibat cekcok hingga Amirudin mengaku mendapat tindakan kekerasan fisik dari sang oknum TNI.

“Saya dicekik dan leher saya dipelintir, tubuh saya dibanting ke tanah. Saat terjatuh perut saya diinjak-injak,” katanya.

Dalam keterangan resminya, Komandan Kodim 1311/Morowali, Letkol Inf Alzaki telah mengambil langkah-langkah penyelesaian permasalahan kontak fisik antara Amirudin dan salah satu anggotanya.

“Tadi kami sudah bersilaturahmi ke rumah beliau dalam rangka penyelesaian perselisihan. Ini sebagai komitmen kami untuk hadir secara langsung dalam mencari penyelesaian yang harmonis dan menjaga hubungan baik antara TNI dan masyarakat,” kata Alzaki.

Baca juga  Buruh Hamil Diduga Kena PHK Sepihak karena Sakit, PT IMIP Beri Bantahan

Ia menyatakan telah memerintahkan jajarannya untuk membuat berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap terduga pelaku.

“Langkah tegas ini menunjukkan komitmen dalam menjalankan proses hukum secara transparan dan adil. Tak hanya komitmen TNI dalam melayani dan melindungi masyarakat, tetapi juga memperkuat kepercayaan dan kebersamaan antara kedua belah pihak,” jelas Alzaki. (Bal)

Share :

Baca Juga

Fasilitas penyimpanan tailing di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali longsor, Rabu (18/2/2026). (Foto: Istimewa)

Morowali

Fasilitas Penyimpanan Tailing PT IMIP Kembali Longsor
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng, Dandy Alfita, saat berikan arahan di Morowali. Foto : Istimewa

Morowali

Dinas Perkebunan dan Peternakan Morowali Optimis Nol Kasus PMK
Direktur Eksekutif Yayasan Tanah Merdeka, Richard Labiro/Ist

Morowali

Penghargaan PROPER Biru PT IMIP Kaburkan Kasus Kerusakan Lingkungan di Morowali
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulteng, AKBP Sugeng Lestari/Ist

Morowali

Polda Sulteng Tahan Tersangka Dugaan Pemalsuan IUP di Morowali
PT Vale Indonesia Tbk/Ist

Morowali

PT Vale Buka Suara soal Tudingan Serobot Lahan Masyarakat Adat di Morowali
Massa dari Forum Ambunu Bersatu (Forbes) menggelar demonstrasi di bawah flyover PT Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP), Jumat (11/04/2025)/Ist

Morowali

Warga Desa Ambunu Demo di Bawah Flyover PT IHIP, Suarakan 9 Tuntutan
Tim SAR berhasil menemukan dua warga yang hilang di gunung Desa Ipi, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Jumat (14/1/2022) siang/Ist

Morowali

Dua Warga Ditemukan Usai Hilang 17 Jam di Gunung Morowali, 4 Km dari Lokasi Asalnya
Ahmad Ali dan Anwar Hafid dalam debat publik Pilgub Sulteng 2024/Ist

Morowali

Sentil Pernyataan Anwar Hafid, Ahmad Ali Ungkit Jejak Izin Tambang di Morowali