Home / Palu

Senin, 31 Juli 2023 - 21:40 WIB

Mahasiswa Untad Gelar Aksi Bisu di Rektorat Tolak Kenaikan UKT

Massa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) menggelar aksi bisu atau tutup mulut, Senin (31/7/2023)/hariansulteng

Massa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) menggelar aksi bisu atau tutup mulut, Senin (31/7/2023)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Massa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) menggelar aksi bisu atau tutup mulut, Senin (31/7/2023).

Aksi yang berlangsung di depan Gedung Rektorat Untad itu sebagai bentuk protes terhadap kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa.

Diketahui, Untad belum lama ini mengumumkan besaran UKT bagi mahasiswa angkatan 2023 secara sama rata alias tak lagi berdasarkan kemampuan finansial orangtua.

Setelah beberapa saat berdiri di bawah terik matahari sambil membentangkan spanduk tuntutan, massa mahasiswa ditemui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Untad, Sagaf.

Juru bicara Aliansi Mahasiswa Untad, Moh Arofik mengaku telah berupaya untuk menemui pimpinan kampus untuk mendiskusikan terkait persoalan kenaikan UKT.

Baca juga  Kepala OPD Lingkup Pemkot Palu Ikuti Sosialisasi Penyusunan LPPD 2023

“Kami sangat sulit untuk bertemu rektor, sehingga aksi bisu ini sebagai pendekatan soft yang kami lakukan. Kalau ini juga tidak didengar lagi, kami akan membuat aksi-aksi selanjutnya dengan skala yang lebih besar,” ujar Arofik.

Menurut Arofik, tidak adanya pembayaran UKT sesuai golongan justru telah menyalahi Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud).

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Untad, Sagaf berjanji akan menyampaikan aspirasi mahasiswa kepada rektor dalam waktu dekat.

Baca juga  Diduga Langgar Aturan, Kemendikbudristek Pertanyakan Pengangkatan 2 Wakil Dekan FKM Untad

Ia menyebut terdapat jalan yang dapat diambil mahasiswa jika mengalami kesulitan dalam membayar UKT, yaitu lewat beasiswa kementerian maupun lainnya.

Akan tetapi, ujar Sagaf, kuota penerima beasiswa pada 2023 dikurangi 50 persen dari tahun sebelumnya dari sekitar 1.500-an menjadi 700-an.

Dosen Fakultas Kehutanan Untad itu menyampaikan bahwa aksi mahasiswa menjadi bagian penting untuk kemajuan institusi.

“Kalau boleh bersurat langsung kepada rektor, bawa suara mahasiswa dan berdialog. Semoga kami juga bisa hadir untuk menjelaskan terkait tuntutan ini,” jelas Sagaf. (Mrj)

Share :

Baca Juga

Warga memadati Lapangan Imanuel Palu di malam penutupan Semarak Sulteng Nambaso, Senin (12/05/2025)/Ist

Palu

Menanti Ujung Kisruh Pengelolaan Anggaran HUT ke-61 Sulteng
Gubernur Sulteng dan ribuan jemaah salat Idulfitri di Makorem 132/Tadulako, Rabu (10/4/2024)/Ist

Palu

Gubernur Sulteng dan Ribuan Jemaah Salat Idulfitri di Makorem 132/Tadulako
Sekjen PB Alkhairaat, Djamaluddin Mariadjang (kiri)/Ist

Palu

PB Alkhairaat Minta Kasus Penghinaan ke Guru Tua Jangan Ditunggangi Isu Lain
The Changcuters guncang panggung Nuestro Fest, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis malam (16/2/2023)/hariansulteng

Palu

Sempat Tertunda, The Changcuters Bawa 8 Lagu Tuntaskan Kerinduan Penggemar di Palu
Sekkot Palu membuka pembekalan dan pelepasan mahasiswa FEB Untad peserta MBKM, Rabu (12/03/2025)/Pemkot Palu

Palu

Sekkot Palu Buka Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa FEB Untad Peserta MBKM
Africhal Direktur Kampanye YAMMI Sulteng (Sumber: Istimewa)

Palu

Longsor Berulang, Polisi Didesak Usut Pemodal di Balik PETI Poboya
Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido membuka langsung acara Palu Pathology Day 2024, Sabtu (30/11/2024)/Pemkot Palu

Palu

Pemeriksaan Kesehatan Gratis hingga Donor Darah Ramaikan Palu Pathology Day 2024
Ilustrasi Wisuda Universitas Tadulako angkatan 107-108 beberapa waktu lalu

Palu

16 Lulusan Terbaik di Wisuda Untad 107-108, Satu Diantaranya IPK 4,00