Home / Sulteng

Sabtu, 29 Maret 2025 - 20:02 WIB

KNPI Sulteng Kecam Fuad Plered Penghina Guru Tua, Minta Polisi Tindaklanjuti Laporan Masyarakat

Ketua KNPI Sulteng, Widya Jahaja Ponulele/Ist

Ketua KNPI Sulteng, Widya Jahaja Ponulele/Ist

HARIANSULTENG.COMKomite Nasional Pemuda Indonesia Sulawesi Tengah (KNPI Sulteng) mendesak kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penghinaan terhadap Habib Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua.

Ketua KNPI Sulteng, Widya Jahaja Ponulele mengecam pernyataan kontroversial Fuad Flered terhadap pendiri Alkhairaat tersebut.

Menurutnya, pernyataan Fuad Plered tidak hanya mencederai rasa hormat terhadap tokoh agama yang dihormati, tetapi juga berpotensi memecah belah kerukunan umat beragama di daerah ini.

“Kami mengecam keras pernyataan tidak pantas dari Fuad Plered yang telah melecehkan Guru Tua, seorang tokoh yang sangat dihormati oleh masyarakat, khususnya jamaah Alkhairat. Ini adalah bentuk penghinaan yang tidak bisa dibiarkan dan harus diproses secara hukum,” tegas Widya dalam keterangan resminya, Sabtu (29/03/2025).

Baca juga  Polda Sulteng Pecat 57 Anggota Selama 2024, 137 Personel Diganjar Penghargaan

Pihaknya mendesak Kapolda Sulteng segera menindaklanjuti laporan dan aduan masyarakat yang menuntut Fuad Plered diproses secara hukum.

“Kami meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tidak boleh ada toleransi terhadap tindakan yang merendahkan martabat tokoh agama dan merusak persatuan bangsa,” imbuhnya.

Baca juga  Bazar UMKM hingga Jalan Sehat Bakal Ramaikan Milad Alkhairaat ke-94, Panitia Siapkan Hadiah Umrah

Lebih lanjut, KNPI Sulteng mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menggaungkan semangat Guru Tua Pahlawan Nasional.

Generasi muda perlu mengawal dan mendorong agar Guru Tua mendapatkan gelar Pahlawan Nasional karena telah meninggalkan jasa yang sangat besar dalam pendidikan Islam khususnya di Sulawesi Tengah.

“KNPI Sulteng berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga proses hukum selesai, demi menjaga keadilan dan menghormati nilai-nilai luhur agama serta budaya masyarakat Sulawesi Tengah,” pungkas Widya.

(Red)

Share :

Baca Juga

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, secara resmi membuka Festival Raodhah dalam rangka Haul Guru Tua ke-55, Minggu (30/4/2023)/Pemkot Palu

Palu

Dibuka Wali Kota Palu, Peserta Haul Guru Tua ke-55 Ditargetkan Capai 70 Ribu Orang
Ilustrasi/iStock

Palu

KPU Palu Rampungkan Pelipatan Surat Suara Pemilihan Presiden, DPD, DPR RI dan DPRD Provinsi
Polres Sigi bersama pemerintah daerah setempat menutup penutupan lokasi tambang ilegal di Dusun Kangkuro, Desa Tomado, Kecamatan Lindu. Kabupaten Sigi, Minggu (27/04/2025)/Ist

Sigi

Aparat Gabungan Tutup Tambang Emas Ilegal di Lindu Sigi
Tim Dai Polri Ops Madago Raya menggelar sosialisasi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikal dan intoleran di kalangan pelajar, Senin (6/8/2024)/Ist

Poso

Bentengi Pelajar dari Radikalisme, Tim Dai Polri Sosialisasi Moderasi Beragama di SMAN 1 Poso
Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy/Ist

Sulteng

Kemenkum Sulteng Tegaskan Status WNI Guru Tua: Diakui Negara
Ketua PKC PMII Sulteng, Moh Rizal/Ist

Palu

Perangi Paham Intoleran, PMII Sulteng-JPMB Gelar Dialog Moderasi Beragama Besok
Kapolresta Palu, Kombes Pol Barliansyah mengundang Lurah Lasoani, Erwin dan Sudhy sebagai pemilik kos-kosan yang disebut dijadikan tempat prostitusi, Selasa (14/3/2023)/hariansulteng

Palu

Undang Lurah dan Pemilik Kos, Kapolresta Palu: Tidak Benar Oknum Polisi Bekingi Prostitusi
Ilustrasi pencuri/Ist

Palu

Rumahnya Dibobol Maling, Warga di Palu Merasa Dipersulit saat Melapor ke Polisi