Home / Palu

Sabtu, 2 Desember 2023 - 05:32 WIB

KNPI Palu dan JPMBN Sulteng Inisiasi Deklarasi Gerakan Moderasi Beragama

KNPI Palu dan JPMBN Sulteng inisiasi deklarasi Gerakan Moderasi Beragama/hariansulteng

KNPI Palu dan JPMBN Sulteng inisiasi deklarasi Gerakan Moderasi Beragama/hariansulteng

Ia menyatakan bahwa moderasi beragama bukan berarti pendangkalan akidah. Moderasi beragama lebih kepada sikap dan perilaku beragama tanpa merubah ajaran agama itu sendiri.

Zainal mengatakan, aspek utama dalam praktik moderasi beragama dalam kehidupan yaitu menghargai perbedaan.

“Seandainya Tuhan mau menciptakan satu agama, maka di dunia ini hanya satu agama saja. Tetapi ternyata Tuhan menciptakan banyak agama,” kata Zainal usai mengutip Surah Yunus ayat 99.

Dari penjelasan Alquran tersebut, perbedaan yang terjadi merupakan suatu ketetapan Allah SWT. Pada titik ini, moderasi beragama mengajarkan sikap toleransi terhadap keyakinan dan praktik keagamaan orang lain.

Baca juga  Wawali Palu Hadiri Upacara HUT ke-105 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Jawa Timur

Zainal mengakui kebanyakan orang justru lebih menonjolkan perbedaan yang berlebih-lebihan. Padahal, ia menyebut semua agama lebih banyak persamaan dibanding perbedaannya.

“Saya sedang melakukan penelitan bagaimana melihat persamaan agama. Ternyata lebih banyak persamaannya daripada perbedaan. Cuma terkadang kita lebih menonjolkan perbedaan antara agama yang satu dengan yang lain. Padahal perbedaannya sangat kecil,” jelasnya.

Baca juga  Wali Kota Palu Sebut Tim Pembina Posyandu Punya Peran Strategis Atasi Stunting

Oleh karena itu, Zainal merasa penting untuk memahami dan menerapkan moderasi beragama demi terciptanya kehidupan yang harmonis, dan saling menghormati di tengah keberagaman.

Acara dialog yang berlangsung lebih dari satu jam itu kemudian ditutup dengan deklarasi Gerakan Moderasi Beragama Sulawesi Tengah.

Para peserta serentak mengucap ikrar ingin menjaga 4 pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika), serta menerapkan nilai-nilai toleransi dalam berkehidupan.

(Jmr)

Share :

Baca Juga

Polisi berhasil menangkap dua terduga pelaku penganiayaan di salah satu homestay di Kecamatan Tatanga, Kota Palu/Ist

Palu

Dua Tersangka Penganiayaan di Homestay Kota Palu Terancam Penjara Seumur Hidup
Hadianto Rasyid menghadiri perayaan Pengucapan Syukur 2025 Gereja Protestan Indonesia Donggala (GPID) Jemaat Koinonia Palu, Minggu (19/10/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Hadianto Rasyid Hadiri Pengucapan Syukur GPID Jemaat Koinonia Palu
Universitas Tadulako gelar wisuda angkatan 112, Kamis (16/6/2022)/hariansulteng

Palu

Untad Umumkan Daftar Wisudawan Terbaik Sesi Kedua, Kebanyakan Diraih Perempuan
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid/hariansulteng

Palu

Penjelasan Hadianto Rasyid Soal Pernyataan Heboh akan Blokir KTP Jika Tak Bayar Retribusi Sampah
Warga memadati Lapangan Imanuel Palu di malam penutupan Semarak Sulteng Nambaso, Senin (12/05/2025)/Ist

Palu

Menanti Ujung Kisruh Pengelolaan Anggaran HUT ke-61 Sulteng
Karyawan PT CPM menanam pohon di lingkungan perusahaan/Ist

Palu

PT CPM Sabet Penghargaan PROPER Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup
Ilustrasi Wisuda Universitas Tadulako angkatan 107-108 beberapa waktu lalu

Palu

16 Lulusan Terbaik di Wisuda Untad 107-108, Satu Diantaranya IPK 4,00
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin secara simbolis meresmikan Kantor Kecamatan Palu Barat, Jumat (18/04/2025)/Pemkot Palu

Palu

Resmikan Kantor Kecamatan Palu Barat, Imelda Tekankan Transparansi dalam Pelayanan Publik