Home / Sulteng

Kamis, 10 Agustus 2023 - 13:59 WIB

Ketua Utama Habib Alwi Aljufri Kenalkan Mars dan Logo Muktamar Besar XI Alkhairaat

Logo Muktamar Besar XI Alkhairaat/Ist

Logo Muktamar Besar XI Alkhairaat/Ist

HARIANSULTENG.COM – Habib Alwi bin Saggaf Aljufri resmi memperkenalkan logo Muktamar Besar Alkhairaat ke-XI, Rabu (9/8/2023).

Acara peluncuran dilaksanakan di Pondok Pesantren Madinatul Ilmi, Desa Kotarindau Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Selaku Ketua Utama Alkhairaat, Habib Alwi mengapresiasi tim dari Publikasi dan Dokumentasi (Pubdok) Panitia Muktamar Besar XI Alkhairaat yang mendesain logo serta menciptakan mars untuk digunakan pada muktamar tahun ini.

“Saya mengapresiasi tim kreatif yang memiliki daya seni dan sentuhan serta kepekaan rasa dapat juga menciptakan lagu Mars Muktamar Alkhairaat ke-11. Hal ini semua terlaksana atau terwujud pastinya didasari dengan keikhlasan yang dimiliki oleh semua tim kreatif,” katanya.

Dikatakan Habib Alwi, logo muktamat bukan sekedar logo, namun bentuk kapal pada logo ini harus menjadi obor semangat bahwa Alkhairaat akan terus melaju.

Baca juga  Kakanwil Kemenkumham Sulteng Dianugerahi Gelar Kehormatan Abnaul Khairaat

Cicit dari Guru Tua itu melihat perjalanan panjang Alkhairaat telah melewati berbagai tantangan telah mengantarkan kejayaannya dari masa ke masa.

Guna memastikan bahwa kapal tidak akan lemah di tengah ombak dan badai, kapal ini (Alkhairaat, red) akan terus melaju membawa arus perubahan, kesejahteraan menyentuh seluruh atau semua wilayah kepulauan Indonesia menuju kejayaan satu abad Alkhairaat.

“Semua itu harus dilakukan dengan tekat dan dedikasi yang tinggi terhadap kesejahteraan dan pendidikan serta semangat kebersamaan yang kuat yang harus kita rajut dengan cinta dan ikhlas,” ujar Habib Alwi.

“Kita siap menaiki bersama kapal perjuangan dengan penuh persiapan dan kesiapan semua elemen di dalam Alkhairaat. Harus kita pastikan mampu menjadi bagian yang saling menopang agar kapal terus berlayar dengan kencang kita harus memastikan bahan bakar yang cukup mesin-mesin yang kita miliki juga harus canggih dan baik Nah kalau bersama kru harus memiliki handal dan harus satu frekuensi itu yang terpenting,” imbuhnya menambahkan.

Baca juga  Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tegaskan Elpiji 3 Kg Hanya untuk 4 Golongan

Muktamar Besar XI Alkhairaat akan digelar pada 27 – 30 September 2023 yang dipusatkan di Ponpes Madinatul Ilmi, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi.

Pihak panitia akan memastikan muktamar akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. Pihak panitia juga mengundang sejumlah menteri dan pejabat negara lainnya. (Jmr)

Share :

Baca Juga

Dhei tengah mendapat perawatan di RSUD Undata akibat mengalami luka bakar, Rabu (6/4/2022)/hariansulteng

Palu

Bocah Kelas 5 SD Alami Luka Bakar Gegara Teman Sepermainan di Poboya Palu
Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Djoko Wienartono/hariansulteng

Sulteng

Polda Sulteng Kerahkan 701 Personel Amankan Kampanye Pilkada 2024
Ratusan warga menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor PT Citra Palu Minerals (CPM) di area pertambangan Poboya, Kota Palu, Kamis (06/02/2025)/Ist

Palu

Ratusan Warga Lingkar Tambang Poboya Kepung Kantor CPM, Sampaikan 6 Tuntutan
Ahmad Ali jadi rebutan swafoto warga saat safari politik di Kolonodale, Morowali Utara, Jumat malam (13/9/2024)/Ist

Morowali Utara

Ahmad Ali Jadi Rebutan Swafoto Warga saat Safari Politik di Kolonodale Morowali Utara
Tampar manajer SPBU gegara QR Code, Danramil Biromaru minta maaf, Sabtu (7/12/2024)/Ist

Palu

Tampar Manajer SPBU gegara QR Code, Danramil Biromaru Minta Maaf
Polda Sulteng gelar apel pasukan Operasi Ketupat Tinombala 2022, Jumat (22/4/2022)/Ist

Sulteng

Polisi Antisipasi Ancaman Aksi Teroris MIT Jelang Lebaran di Sulteng
Banjir bandang menerjang Desa Lumbumamara, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (28/11/2021)/Ist

Donggala

30 KK Desa Lumbumamara Donggala Mengungsi Akibat Banjir Bandang
Puluhan warga lingkar tambang Poboya menggelar aksi unjuk rasa dengan menutup akses jalan menuju kantor PT Citra Palu Minerals (CPM), Selasa (20/05/2025)/Ist

Palu

Tolak Tambang Bawah Tanah di Poboya, Warga Bakar Ban dan Tutup Jalan Menuju Kantor CPM