Home / Palu

Selasa, 27 September 2022 - 18:43 WIB

Demo Tolak Kenaikan BBM di Palu, Mahasiswa Sebut Sempat Ditantang Polisi ‘Chaos’

Massa dari Aliansi Mahasiswa se-Kota Palu kembali turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi, Selasa (27/9/2022)/hariansulteng

Massa dari Aliansi Mahasiswa se-Kota Palu kembali turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi, Selasa (27/9/2022)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Massa dari Aliansi Mahasiswa se-Kota Palu kembali turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi, Selasa (27/9/2022).

Aksi tersebut merupakan kali ketiga untuk menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Mahasiswa dari Universitas Tadulako (Untad) itu kembali geruduk Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Tengah (DPRD sulteng) di Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.

Pengamatan di lokasi, massa aksi sempat beberapa kali memaksa masuk bertemu anggota dewan namun mendapat penghalangan dari aparat kepolisian.

Setelah beberapa saat, dua anggota DPRD Sulteng yaitu Alimuddin Paada dan Muh Dg Rahmatu keluar menemui pendemo didampingi Kapolresta Palu, Kombes Barliansyah.

Di hadapan mahasiswa, Nur Rahmatu memastikan pihaknya menerima tuntutan mahasiswa dan akan dibahas dalam rapat paripurna.

“Saya tidak membawa institusi. Kalau saya berbicara institusi, ini kan akan dibawa ke paripurna. Saya Anggota DPRD Sulteng meminta apa yang telah disepakati oleh unsur pimpinan tolong disampaikan ke pemerintah pusat terkait tuntutan mahasiswa,” katanya.

Baca juga  Kawal Ketat Ma'ruf Amin di Palu, Segini Daftar Gaji Paspampres

Namun demikian, pernyataan legislator Demokrat kelahiran 29 September 1959 itu ditolak mentah-mentah oleh massa aksi.

“Kami meminta pernyataan sikap secara institusi. Jangan sampai aksi ini dijadikan momen kampanye. Kami minta hanya pernyataaan sikap secara kelembagaan,” ujar seorang mahasiswa.

“Ini apa. Kami sudah datang di sini tapi malah dibilang kampanye politik. Kalau kalian begini saya masuk sekarang,” kata Alimuddin Paada kemudian kembali masuk ke gedung DPRD bersama Nur Dg Rahmatu.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Mahasiswa Untad, Amming mengaku kecewa atas sikap DPRD Sulteng.

Sebab sejak unjuk rasa pada 6 September 2022, hingga saat ini tuntutan mahasiswa tak kunjung ditindaklanjuti.

“Kami menyampaikan aspirasi sejak tanggal 6 dan 12 September tetapi tidak ditanggapi. Tentu kalau kami berpikir untuk menerobos masuk, tak butuh waktu lama pagar ini akan roboh,” ungkapnya.

Baca juga  Hadianto Rasyid Pimpin Pelepasan Jenazah Pegawai Pemkot Palu

Lantaran tuntutan tak direspon, Aliansi Mahasiswa se-Kota Palu menyatakan sikap “Mosi Tidak Percaya Terhadap Anggota DPRD Sulawesi Tengah”.

Sebelum membubarkan diri, Amming turut meminta aparat kepolisian tidak menggunakan cara-cara represif setiap mengamankan jalannya aksi demonstrasi.

Sebab, mahasiswa fakultas hukum itu mengatakan terdapat oknum polisi menginginkan agar demo mahasiswa berujung chaos.

“Tadi ada satu oknum polisi mengatakan kapan demo mahasiswa chaos, silahkan benturan dengan kepolisian. Dengan enteng dia katakan di hadapan massa aksi,” ujar Amming.

“Kami ditantang agar secepatnya saja chaos. Kalau kami tidak berpikir panjang terkait dengan segala kekacauan, maka kami akan layani itu. Bapak polisi tadi bijaklah bicara dengan mahasiswa. Kami tidak pernah takut,” tegasnya. (Sub)

Share :

Baca Juga

Eddy Djunaedi Mahyuddin/Instagram @eddy.djunaedi

Palu

Jelang Konferkot ke-IX, Eddy Djunaedi Siap Maju Jadi Calon Ketua AJI Palu
Viral sejumlah orang disebut tengah melakukan ritual tanam kepala sapi di lokasi pembangunan Masjid Raya Darussalam Palu/Facebook Ambo Illang

Palu

Viral Sejumlah Orang Diduga Sedang Ritual Tanam Kepala Sapi di Kawasan Eks Masjid Agung Palu
KPU Sulteng menggelar sosialisasi pendidikan pemilih dengan fokus pada peningkatan partisipasi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti disabilitas, difabel, dan transgender/hariansulteng

Palu

Jelang Pilkada 2024, KPU Sulteng Sosialisasikan Pendidikan Pemilih untuk Kelompok Rentan di Palu
Polisi membongkar peredaran narkoba yang dikendalikan seorang narapidana (napi) Lapas Kelas IIA Palu berinisial IL alias Illang alias Beb (33)/Ist

Palu

Raup Rp 42 Miliar, Napi Lapas Palu Libatkan Istri dan Mertua Kendalikan Bisnis Narkoba dari Balik Penjara
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid memimpin rapat koordinasi (rakor) penanggulangan kemiskinan di ruang Bappeda Kota Palu, Senin (25/11/2024)/Pemkot Palu

Palu

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid Pimpin Rakor Penanggulangan Kemiskinan
Sekkot Palu, Irmayanti Pettalolo menjadi inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Mako Polresta Palu, Sabtu (1/6/2024)/Ist

Palu

Irmayanti Pettalolo Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Mako Polresta Palu
Pembangunan kembali Jembatan Palu IV resmi dimulai, Rabu (20/7/2022)/hariansulteng

Palu

3 Tahun 10 Bulan Ambruk Akibat Gempa, Jembatan Palu IV Mulai Dibangun Kembali
Area Manager BSI Palu, Puja Nur Arief/hariansulteng

Palu

Bukber dengan Jurnalis di Palu, BSI Ungkap Rencana Strategis Usai Jadi Bank Emas Pertama