Home / Palu

Jumat, 14 April 2023 - 19:22 WIB

Aksi Bela Palestina, Bendera Israel Dibentangkan dan Diinjak di Jalan Depan DPRD Sulteng

Aksi bela Palestina di depan Gedung DPRD Sulteng, Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Jumat (14/4/2023)/hariansulteng

Aksi bela Palestina di depan Gedung DPRD Sulteng, Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Jumat (14/4/2023)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Sejumlah massa menggelar aksi bela Palestina di depan Gedung DPRD Sulteng, Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Jumat (14/4/2023).

Pengamatan HarianSulteng.com, massa aksi membentangkan spanduk berisi dukungan terhadap rakyat Palestina yang belum lama ini mendapat serangan dari militer Israel.

Para peserta juga tampak mengibarkan bendera Palestina dan Indonesia sebagai simbol solidaritas antarkedua negara.

Selain itu, peserta aksi yang diinisasi Panitia Yaumul Quds di Palu tersebut turut membentangkan Bendera Israel.

Bendera negara zionis itu diletakkan di jalan agar bebas dilindas para pengendara yang melintas di Jalan Sam Ratulangi.

Baca juga  Tertangkap Kamera, Begini Penampilan Kekasih Witan Sulaeman Jelang Lamaran

“Aksi ini diinisasi Panitia Khusus Yaumul Quds di seluruh dunia. Kami hanya bagian kecil dari gelombang aksi membela Palestina saat ini,” ujar Koordinator Aksi, Dedi Irawan.

Dedi menuturkan, pada aksi bela Palestina kali ini pihaknya mengusung tema “Tolak Normalisasi, Tegakkan Konstitusi”.

Tema ini diangkat sebagai respon penolakan terhadap upaya Amerika Serikat (AS) yang mendorong normalisasi hubungan Israel dengan negara-negara Muslim di Timur Tengah, termasuk di kawasan Asia.

Baca juga  Hadianto Gelar Pertemuan Dengan Komunitas di Palu Untuk Serap Ide Kreatif

Indonesia termasuk negara yang belum memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Dedi meminta pemerintah tidak membuka ruang diplomatik dengan Israel selama persoalan kedaulatan Palestina belum tuntas.

Dirinya berharap Pemerintah Indonesia tetap menegakkan amanat konstitusi, yakni semangat menghapus segala bentuk penjajahan di dunia.

“Saat ini ada upaya dari Amerika dan Israel juga mendorong Indonesia membangun normalisasi ini. Kami ingin menyampaikan kepada pemerintah agar menolak itu, tidak boleh ada normalisasi hubungan dengan Israel,” kata Dedi. (Mrj)

Share :

Baca Juga

Polresta Palu meningkatkan pengamanan mako usai penangkapan 5 terduga teroris jaringan kelompok Jamaah Islamiyah, Jumat (17/3/2023)/hariansulteng

Palu

Cegah ‘Serangan Balik’ Usai Penangkapan 5 Terduga Teroris, Kapolresta Imbau Anggota Waspada
McDonald's Palu batasi antrean kendaraan drive thru di Jl Juanda, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah/hariansulteng

Palu

Antisipasi Kemacetan, McDonald’s Palu Batasi Antrean Kendaraan Drive Thru
Ilustrasi keringanan UKT

Palu

FKM Untad Beri Keringanan Hingga Pembebasan UKT Mahasiswa, Cek Syaratnya
Sekkot Palu, Irmayanti Pettalolo menghadiri acara pisah sambut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng), Kamis (02/01/2025)/Pemkot Palu

Palu

Sekkot Palu Hadiri Pisah Sambut Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, meninjau langsung kondisi Pasar Tavanjuka, Rabu (21/6/2023)/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu Bakal Revitalisasi Pasar Tavanjuka Tahun Ini
Keluarga Mughni didampingi LBH Sulteng membuat laporan polisi ke Polda Sulteng dirangkaikan dengan aksi demonstrasi, Rabu (31/1/2024)/hariansulteng

Palu

Didemo Warga, Polda Sulteng Terima Laporan Dugaan Remaja Tewas Dianiaya Usai Ditangkap
Longki Djanggola hadiri zikir dan doa bersama pasangan HANDAL, Minggu malam (25/8/2024)/Ist

Palu

Mantan Gubernur Sulteng Dua Periode Turun Gunung Menangkan Hidayat-Anca di Pilkada Kota Palu
Kuasa hukum Rachmansyah Ismail, M Wijaya. (Foto: Istimewa)

Morowali

Gugat Penahanan ke PN Palu, Rachmansyah Soroti Anomali Hukum di Tengah KUHP Baru