Home / Palu

Kamis, 15 Juni 2023 - 14:49 WIB

AJI Palu Minta Polisi Terapkan UU TPKS dalam Kasus Begal Payudara di Hutan Kota

Jurnalis perempuan korban begal payudara melaporkan kasus yang dialaminya ke Polresta Palu, Rabu (14/6/2023)/Ist

Jurnalis perempuan korban begal payudara melaporkan kasus yang dialaminya ke Polresta Palu, Rabu (14/6/2023)/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam kondisi darurat tindak pidana kekerasan seksual (TPKS).

Belum selesai proses hukum sejumlah kasus, kejadian serupa kembali terulang. Kini korbannya seorang jurnalis di Kota Palu.

Korban bernisial N merupakan se jurnalis perempuan di salah satu stasiun TV ternama di Indonesia.

Ia mendapat tindakan kekerasan seksual ketika hendak menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya pada Selasa (13/6/2023).

Saat itu, korban hendak melakukan peliputan supervisi Kompolnas di Mapolda Sulteng, Jalan Soekarno Hatta, Kota Palu.

Namun ketika melintas di Hutan Kota, korban tak menyangka menjadi korban aksi begal payudara sekira pukul 16.20 Wita.

Korban sempat melihat bahwa pelaku tidak menggunakan helm dan membawa tabung gas elpiji 3 kilogram.

Kasus ini pun telah dilaporkan ke Polresta Palu dengan nomor STPL/B/671/VI/2023/SPKT/POLRESTA PALU/POLDA SULAWESI TENGAH tertanggal 14 Juni 2023.

Baca juga  Anak Buah Intimidasi Jurnalis Gegara Berita, Kapolresta Palu Minta Maaf

Dalam keterangan resminya, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu menilai kasus semacam ini tidak bisa dibiarkan dan harus diseriusi aparat kepolisian.

Sebab tidak menutup kemungkinan, pelaku-pelaku pelecehan seksual semacam ini akan kembali mencari korban-korban lain jika tidak diusut tuntas.

Di sisi lain, AJI Palu menduga motif pelaku melakukan pelecehan ada kaitannya dengan tugas-tugas jurnalistik korban.

Berdasarkan keterangan korban, terduga pelaku dicurigai tinggal tidak terlalu jauh dari lokasi kejadian.

Korban sendiri juga mengaku mengenali cici-ciri sepeda motor yang digunakan dan sempat mengingat beberapa angka di plat nomor sepeda motor pelaku.

Olehnya, bahan keterangan ini harus menjadi perhatian serius aparat guna mengungkap pelaku yang dimaksud.

Dalam catatan AJI Palu, jurnalis perempuan rentan untuk mendapatkan kekerasan seksual dalam tugas-tugas jurnalistiknya.

Baca juga  Sambut Kedatangan Jokowi di Palu, Mahasiswa Bakal Demo Tuntut Cabut IUP PT Trio Kencana

Tidak hanya kekerasan secara verbal atau lisan namun juga secara fisik. Olehnya AJI Palu mendesak:

1. Aparat kepolisian khususnya Polresta Palu Harus serius dalam mengusut dan menangkap pelaku dalam kasus ini. Karena bukan tidak mungkin akan ada korban-korban baru lainnya.

2. Menerapkan pasal Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) kepada pelaku bila telah tertangkap.

3. Melakukan patroli secara rutin di tempat-tempat yang berpotensi terjadinya aksi-aksi kekerasan seksual, sepeti di Hutan Kota Palu.

4. Seluruh masyarakat agar melindungi kerja-kerja jurnalistik yang dilakukan jurnalis khususnta jurnalis perempuan, dari aksi-aksi kekerasan dan kekerasan seksual.

5. Seluruh perusahaan pers agar memberikan jaminan keamanan dan keselamatan kepada para jurnalis saat menjalankan tugas-tugas jurnalistik, khususnya jurnalis perempuan. (Jmr)

Share :

Baca Juga

Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri hadiri deklarasi relawan Banuata Kota Palu, Minggu (30/6/2024)/hariansulteng

Palu

Jadi Presidium Banuata Palu, Tokoh Pemuda Renaldhy Paliudju Sebut AA-AKA Pasangan Ideal
Kabid Penanganan Fakir Miskin dan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palu, Sarfan menjadi narasumber dialog refleksi akhir tahun, Jumat (27/12/2024)/Ist

Palu

Dialog Refleksi Akhir Tahun, Dinsos Palu Paparkan Visi Misi Wali Kota Hadianto Rasyid
Polisi mengamankan dua remaja pelaku tawuran geng motor yang terjadi di Jalan Sungai Lariang, Kota Palu, Sabtu dini hari (05/04/2025)/Ist

Palu

Polisi Amankan Dua Anggota Geng Motor saat Tawuran di Palu, Satu Remaja Terkena Busur
Wijaya Chandra/Ist

Palu

Wijaya Chandra, Sosok Pengusaha Sukses Maju Caleg DPRD Sulteng dari Partai Perindo
Guru Besar Hukum Agraria dan Sumber Daya Alam Universitas Hasanuddin, Prof Abrar Saleng. (Foto: Istimewa)

Palu

Cukong di Balik Tambang Ilegal: Untung Berlipat, Negara dan Pekerja Menanggung Derita
Aksi guru dan nakes PPPK Donggala di Kantor DPRD Sulteng, Rabu (8/7/2026). (Foto: Istimewa)

Palu

Guru dan Nakes PPPK Geruduk DPRD Sulteng, Tuntut Pembayaran Gaji ke-13 dan 14
Logo Musyawarah Nasional KAHMI ke XI di Sulawesi Tengah

Palu

KAHMI Rilis Logo Musyawarah Nasional ke XI di Sulawesi Tengah
Sebuah mobil Toyota Avanza hitam ringsek tertimpa pohon saat tengah melintas di Jalan Sis Aljufri, Rabu (1/2/2023) malam/hariansulteng

Palu

Avanza Hitam Ringsek Tertimpa Pohon Saat Melintas di Jalan Sis Aljufri Palu