Home / Nasional

Kamis, 21 Desember 2023 - 21:00 WIB

Bowo Timumun Wakili PKB Terima Penghargaan Parpol Informatif

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meraih penghargaan kategori partai politik (parpol) informatif dari Komisi Informasi (KI) Pusat/Ist

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meraih penghargaan kategori partai politik (parpol) informatif dari Komisi Informasi (KI) Pusat/Ist

HARIANSULTENG.COM, NASIONALPartai Kebangkitan Bangsa (PKB) meraih penghargaan kategori partai politik (parpol) informatif dari Komisi Informasi (KI) Pusat.

Acara prestisius tersebut dihelat di Jakarta belum lama ini, dan dibuka secara resmi oleh Ketua Komisi KI Pusat, Donny Yoesgiantoro.

PKB yang dipimpin Muhaimin Iskandar dinobatkan sebagai partai informatif urutan pertama mengungguli Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Penanggungjawab Monev KI Pusat, Handoko Agung Saputro menyatakan bahwa PKB berada pada posisi pertama dengan poin 79,54, diikuti PKS 73,06, dan PPP dengan poin 69,00 dalam pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) untuk kategori parpol.

“PKB menunjukkan kinerja luar biasa dalam hal keterbukaan informasi publik, ini menegaskan bahwa PKB berkomitmen untuk memberikan akses informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca juga  Tim Balap Doni Racing Raih Hasil Memuaskan di Ajang Balap Motor MP3

Penghargaan tersebut diterima secara simbolis oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKB, Risharyudi Triwibowo atau akrab disapa Bowo Timumun.

“Alhamdulillah PKB kembali mendapat penghargaan ini yang didedikasikan kepada Ketua Umum Abdul Muhaimin Iskandar dan segenap pengurus juga staf DPP PKB yang berjibaku setiap saat untuk lebih memajukan partai ke arah modern, terbuka dan kompetitif dalam segala hal untuk menghadapi tantangan global. Parpol harus terbuka dan informatif supaya masyarakat yang punya mandat bisa mengakses segala kerja-kerja politik kami. Masyarakat dan bangsa inilah yang menjadikan PKB besar, maka tugas PKB ialah terbuka dan informatif,” ungkap Bowo dalam keterangannya, Kamis (21/12/2023).

Pentingnya keterbukaan informasi ini juga diakui sebagai strategi yang efektif menjelang tahun politik menuju pemilu dan pilpres 14 Februari 2024.

Baca juga  Risharyudi Triwibowo Ungkap Alasan Tak Hadiri Rakor di KPK

Parpol yang transparan dan terbuka dalam menjalankan UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik diharapkan dapat memenangkan simpati pemilih.

Sementara itu, parpol lainnya masih berada pada posisi penilaian ‘kurang informatif’ menurut KIP, berharap bahwa penilaian ini bisa menjadi panggilan bagi semua mitra KIP yaitu kementerian, lembaga dan organisasi yang ada di tanah air untuk bersama sepakat meningkatkan pengelolaan dan pelayanan keterbukaan Informasi Publik demi memberikan akses luas bagi masyarakat dan jadi catatan sejarah bangsa.

Sebagai informasi, hanya tiga parpol yang memiliki nilai hasil Survei Angket Kepuasan (SAQ) di atas 70 yang diperkenankan ikut uji publik bersama enam kategori BP lainnya. Enam kategori tersebut mencakup BP Kementerian, BP LN-LPNK, LNS, PTN, dan BUMN.

(Jmr)

Share :

Baca Juga

Pengacara Putri Candrawathi, Patra M Zen/YouTube Indonesia Lawyers Club

Nasional

Tidak Ada Pelecehan, Pengacara Istri Ferdy Sambo: Saya Juga Kena Prank
Untad memulai pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2022, Selasa (17/5/2022)/hariansulteng

Nasional

Hasil SBMPTN 2022 Diumumkan Besok, Berikut Cara Cek dan 29 Link Mirror
Hotman Paris Hutapea/Instagram @hotmanparisofficial

Nasional

Tolak JHT Cair di Usia 56 Tahun, Hotman Paris Tantang Menaker Ida Fauziyah Debat Terbuka
Ilustrasi gempa bumi

Nasional

Gempa Beruntun Guncang Tapanuli Utara Sumut, BMKG Imbau Warga Jauhi Bangunan Retak
Guyuran hujan iringi kedatangan jenazah Eril, Minggu (12/6/2022)/Ist

Nasional

Guyuran Hujan Iringi Kedatangan Jenazah Eril di Kota Bandung
Gedung DPR/MPR

Nasional

Pasal 353 RKUHP: Hina DPR, Gubernur, Wali Kota Hingga Polisi Dipenjara 1 Tahun 6 Bulan
Pengisian BBM di SPBU Jalan Diponegoro, Kota Palu terhenti seusai pemerintah menaikkan harga BBM subsidi, Sabtu (3/9/2022)/hariansulteng

Nasional

Kualitas Pertalite Disebut Menurun Hingga Bikin Boros, Ini Penjelasan Pertamina
Aktivis HAM sekaligus Direktur Lokataru, Haris Azhar/Instagram @azharharis

Nasional

Aktivis HAM Haris Azhar dan Fatia KontraS Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Luhut