Home / Morowali

Jumat, 28 April 2023 - 22:42 WIB

2 Pekerja Tewas Tertimbun Longsor, Walhi Sulteng Kecam Kelalaian PT IMIP

 Pendiri Ruang Setara (RASERA) Project, Aulia Hakim/Ist

Pendiri Ruang Setara (RASERA) Project, Aulia Hakim/Ist

HARIANSULTENG.COM, MOROWALI – Walhi Sulteng mengecam insiden dua karyawan tewas tertimpa longsoran di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kabupaten Morowali.

Peristiwa nahas itu menimpa dua orang buruh tambang bernama Arif dan Masriadi hingga keduanya dilaporkan meninggal dunia.

Walhi Sulteng menyebut insiden itu terjadi lantaran alat dumping yang operasikan patah sehingga mengakibatkan mereka ikut tertimbun setelah dumpingan tersebut longsor bersamaan dengan dua kendaraan operasional pada 27 April 2023.

Dalam pernyataannya, Kepala Departemen Advokasi dan Kampanye Walhi Sulteng, Aulia Hakim mengecam tindakan PT IMIP yang dianggap lalai dalam menjaga keselamatan kerja karyawan.

“Peristiwa ini terus berulang terjadi, dua hari yang lalu saja banyak pekerja yang terseret arus banjir yang melanda kawasan industry PT IMIP, juga menggenangi pemukiman warga,” ujarnya, Jumat (28/4/2023).

Baca juga  JAMAN Morowali Dukung Sikap Gubernur Sulteng Terkait KK PT Vale

Tulus menilai bencana ekologis dan kecelakaan kerja yang terus menerus terjadi adalah bentuk tidak adanya jaminan keselamatan dan kesehatan bagi pekerja dan masyarakat sekitar.

Menurutnya, kejadian ini bukanlah kali pertama kecelakaan kerja yang terjadi dikawasan pertambangan.

Sebelumnya, terang dia, kecelakaan kerja juga terjadi PT Gunbuster Nickel Industri, Kabupaten Morowali Utara pada 22 Februari 2022.

Dua pekerja bernama Nirwana Selle dan I Made Defri tewas terbakar akibat ledakan yang terjadi dikawasan tungku pabrik smelter.

Peristiwa ini kemudian menjadi pemicu pemogokan masal dari para pekerja akibat lalainya penegakan keselamatan kerja di lingkungan industri.

Baca juga  Ledakan Smelter Tewaskan 2 Pekerja, Walhi dan Jatam Desak Pemerintah Evaluasi Total PT GNI

Olehnya, Walhi Sulteng mengecam keras pengabaian secara terus menerus yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dan Pemerintah Daerah baik atas praktik buruk perusahaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa para pekerja dan bencana ekologis bagi masyarakat.

“Presiden Joko Widodo dan Pemerintah Daerah tidak boleh menunda lagi untuk memberikan sanksi hukum bagi pelaku usaha yang banyak telah melakukan pelanggaran HAM dan menyebabkan bencana ekologis. Mau sampai berapa banyak korban nyawa melayang, mau berapa banyak lagi rumah warga yang terendam banjir akibat ulah perusahaan ini. Tidak ada jaminan pemulihan atas kerugian yang ditanggung oleh warga sampai saat ini.” tegas Aulia Hakim. (Jmr)

Share :

Baca Juga

PT Indonesia Morowali Industrial Park/IMIP

Morowali

PT IMIP Bantah Isu Dukung Kandidat Tertentu di Pilkada Morowali
Keluarga Pong Salamba/Ist

Morowali

Respons Aduan Keluarga Pong Salamba, Kementerian HAM Surati PT Vale Minta Klarifikasi
Longsor terjadi di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah/Ist

Morowali

Longsor Timbun Pekerja di Kawasan PT IMIP: 1 Tewas, 2 Masih Dicari
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Morowali nomor urut 03, Iksan Iksan Baharudin Abdul Rauf dan Iriane Iliyas/Ist

Morowali

Hasil Akhir Quick Count Poltracking Pilkada Morowali: Pasangan IKLAS Tumbangkan Petahana
Ilustrasi/Ist

Morowali

Oknum TNI Diduga Aniaya Petani di Desa Bahomakmur, Kodim 1311/Morowali Buka Suara
Taslim/Ist

Morowali

Tanggapi Rival Politik soal Semut Vs Gajah di Pilkada Morowali, Taslim: Semua Kandidat Putra Terbaik
Koordinator FRAS Sulteng, Eva Bande/Ist

Banggai

Aktivis Lingkungan Soroti Perusahaan Perambah Kawasan Hutan di Banggai dan Morowali
Spanduk bertuliskan 'Terima Kasih Pak Taslim' berdiri di sekitar kawasan industri Huabao/Ist

Morowali

PT BTIIG di Morowali Ciptakan Lapangan Kerja Baru, Warga: Terima Kasih Pak Taslim