Home / Palu

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:01 WIB

Mantan Direktur RSUD Undata Sebut Jurnalis ‘Bodoh’ saat Ditanya soal Jasa Pelayanan

drg. Herry Mulyadi. (Foto: Istimewa)

drg. Herry Mulyadi. (Foto: Istimewa)

HARIANSULTENG.COM, PALU – Mantan Direktur RSUD Undata Palu, drg. Herry Mulyadi melontarkan kata tidak pantas kepada jurnalis Global Sulteng, Rian Afdhal.

Rian menceritakan, dirinya disebut bodoh saat ingin mengonfirmasi tentang pedoman teknis pembagian jasa pelayanan yang dikeluarkan Herry sewaktu menjabat direktur RSUD Undata.

Hal itu ia alami saat mewawancarai Herry usai dilantik sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Sulteng, Senin (4/5/2026).

“Dia bilang, itu tidak usah ditanya lagi, tidak ada masalah. Suruh tanya direktur baru saja,” ucap Rian menirukan perkataan Herry.

Baca juga  Jelang 5 Tahun Pascabencana, PWI Sulteng Serukan Jurnalis Suarakan Hak Penyintas

Rian kemudian meminta waktu untuk wawancara lanjutan di kantor. Namun, permintaan itu belum mendapat kepastian. Ia juga diarahkan untuk menanyakan hal tersebut ke bagian keuangan RSUD Undata.

Saat Rian mencoba menggali lebih jauh, situasi berubah. Herry tiba-tiba meninggikan suara dan melontarkan kata “bodoh”.

“Dia bilang, ‘cari yang berkualitas, jangan itu kau tanya, bodoh,’” ungkap Rian.

Tak hanya itu. Rian juga mengaku sempat mendapat pernyataan bernada tekanan, “mau berteman atau mau cari masalah.”

Baca juga  Warga Palu Serbu Pasar Ramadan, 22 Sampel Jajanan Buka Puasa Diperiksa Balai POM

Rian menyebut upaya konfirmasi itu bukan tanpa dasar. Ia sudah beberapa kali mencoba mengatur jadwal wawancara dengan Herry sebelumnya.

“Karena sulit ditemui, saya manfaatkan momen pelantikan itu untuk konfirmasi langsung. Isu yang ingin saya konfirmasi banyak dikeluhkan nakes,” terangnya.

Terpisah, Herry mengaku perkataan itu sekadar “nyeletuk”. Tak ada niat untuk merendahkan pribadi maupun kerja-kerja jurnalistik.

“Sekali lagi saya mohon maaf atas kehilafan dalam bertutur. Insyallah cara ngobrol bahasa yang kadang nyeletuk tidak terulang,” ungkapnya.

(Red)

Share :

Baca Juga

Wijaya Chandra/Ist

Palu

Wijaya Chandra, Sosok Pengusaha Sukses Maju Caleg DPRD Sulteng dari Partai Perindo
Ilustrasi pembusuran/Ist

Palu

Polresta Palu Buru Pelaku Pembusuran Misterius di Jalan Diponegoro
Polisi memasang garis polisi saat pelaksanaan autopsi jenazah AR, Senin (13/11/2023)/hariansulteng

Palu

Dokter Forensik Sebut Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bocah di Palu
Asisten Bidang Administrasi Perekonomian Setda Kota Palu, Rahmad Mustafa menghadiri kegiatan halal bihalal Alfamidi Branch Palu, Selasa (22/04/2025)/Pemkot Palu

Palu

Asisten Setda Kota Palu Ajak Alfamidi Kolaborasi Sukseskan 35 Program Prioritas Pemerintah
Ketua Adat Poboya Siap Bersinergi Menjaga Stabilitas Keamanan di Wilayah Lingkar Tambang/istimewa

Palu

Ketua Adat Poboya Siap Bersinergi Menjaga Stabilitas Keamanan di Wilayah Lingkar Tambang
Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Budi Argap Situngkir memberi arahan kepada jajaran Rutan Kelas IIA Palu, Selasa (12/4/2022)/hariansulteng

Palu

Kakanwil Kemenkumham Sulteng Ingatkan Petugas Perketat Pengawasan di Rutan Palu
Puluhan massa dari Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Touna menggelar aksi demo menolak Taman Nasional Kepulauan Togean (TNKT), Kamis (30/5/2024)/Ist

Palu

Puluhan Pemuda dan Mahasiswa Touna Gelar Aksi Tolak Taman Nasional Kepulauan Togean
AJI Palu menggelar konferensi pers dan diskusi akhir tahun, Jumat (30/12/2022)/Ist

Palu

Polisi Nyusup ke Institusi Media Jadi Bahan Diskusi, AJI Palu Sayangkan Ketidakhadiran Pejabat Polda