HARIANSULTENG.COM, PALU – Menjelang bulan Ramadan, ratusan warga dari tiga kelurahan di Kota Palu memadati Kantor Kelurahan Lasoani, Selasa (17/2/2026).
Kedatangan warga untuk mendapatkan paket sembako murah dalam kegiatan pasar murah yang diinisiasi oleh PT Citra Palu Minerals (CPM).
Bekerja sama dengan Pemerintah Kota Palu dan Perkumpulan Imunitas, CPM mendistribusikan total 1.500 paket sembako yang disubsidi secara besar-besaran.
Program ini menyasar warga di Kelurahan Lasoani, Tanamodindi, dan Kawatuna yang terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Lurah Lasoani, Erwin menjelaskan bahwa setiap kelurahan mendapatkan jatah sebanyak 500 paket. Warga yang memiliki kupon dapat menebus paket sembako tersebut hanya dengan harga Rp50.000.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT CPM. Kegiatan ini sangat memudahkan warga kami, terutama karena dalam waktu dekat kita akan menyambut bulan suci Ramadan,” ujar Erwin.
Senada dengan hal tersebut, Officer PPM CSR PT CPM, Mohamad Bustam, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan harga bahan pokok menjelang puasa.
“Kami ingin memastikan ketersediaan dan aksesibilitas pangan bagi masyarakat penerima manfaat. Harga satu paket ini sebenarnya bernilai Rp160.000, namun disubsidi sehingga warga cukup membayar Rp50.000 saja,” kata Bustam.
Setiap paket sembako yang diterima warga terdiri dari, beras premium 5 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 kg, dan tepung terigu 1 kg.
Megawati, salah satu ibu rumah tangga warga Lasoani, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Rp50.000 sudah dapat beras, minyak, tepung, dan gula. Ini sangat lumayan dan membantu sekali mau masuk puasa begini,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Ibu Marlina dari Kelurahan Tanamodindi yang turut mengantre sejak pagi. Ia merasa bersyukur karena isi paket yang didapatkan tergolong lengkap dengan harga yang sangat terjangkau.
Pihak dari perusahaan memastikan jika terdapat sisa paket dari kuota penerima manfaat (PKH/BPNT), sisa tersebut akan dialokasikan untuk warga umum dengan harga tebus Rp100.000 per paket. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga seluruh paket tersalurkan pada sore hari.
(Adv)














